Tampilkan postingan dengan label Buddha. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Buddha. Tampilkan semua postingan

Minggu, 25 Desember 2016

Sejarah Perkembangan Agama di Indonesia



Seperti yang diketahui di negara tercinta kita Indonesia memiliki beraneka ragam agama dan suku, Sehingga membuat Negara Indonesia menjadi negara yang majemuk.Dengan adanya keaneka ragaman agama di negara kita, maka harus dibentuk satu kesatuan antar umat beragama agar tidak terjadi konflik atau pertikaian antar sesama umatNYA.

Untuk menciptakan kerukunan dan ketentraman antar para pengikut beragama, Bangsa Indonesia membuat satu konsep gagasan dengan berdirinya PANCASILA sebagai dasar negara yang telah dibacakan oleh Presiden Republik Indonesia pertama yaitu Bapak Ir.Soekarno Hatta dalam pidatonya pada tanggal 1 Juni 1945.

Salah satu bunyi dari sila pertama PANCASILA yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa, sehingga dengan adanya sila pertama dari PANCASILA akan mewujudkan Negara yang sejahtera dan damai. Bangsa Indonesia telah memberikan kebebasan kepada rakyatnya untuk memilih agama yang akan di anutnya sesuai dengan keyakinan dan kepercayaanya masing-masing.

Pada saat ini pemerintah Negara Indonesia telah meresmikan enam Agama yakni Agama Islam, Agama Hindu, Agama Kristen Katolik, Agama Kristen Protestan, Agama Buddha, dan Agama KhongHuCu. Namun, dengan terdapatnya beraneka ragaman Agama, Suku, Ras, dan Bahasa di Negara Indonesia maka tetap akan dilandasi oleh Hukum yang berlaku di pemerintahan nasional NKRI ( Negara Kesatuan Republik Indonesia ).

Menurut sejarah asal mulanya perkembangan agama di Indonesia terjadi disebabkan karena awal dari pertama kali datangnya para kaum orang India dengan tujuan menyebarkan ajaran agama Hindu dan kebudayaan India. Dari waktu ke waktu lama kelamaan kebudayan dan ajaran agama orang india bisa diterima oleh masyarakat Indonesia, sehingga terjalinlah hubungan yang erat antara kaum pendatang dari India dengan rakyat Indonesia melalui aktivitas perdagangan.

Pada saat itu juga muncullah kerajaan yang berbentuk Hindu-Buddha yang tidak luput dari pengaruh ajaran agama dan kebudayaan Hindu. Dengan berkembangnya ajaran agama dan kebudayaan Hindu hingga semakin di kenal oleh rakyat Indonesia, maka suatu hari masyarakat Indonesia pergi ke negara India untuk bertamu dan belajar ajaran dan kebudayaan Hindu. Setelah kembali dari India, orang-orang Indonesia yang telah belajar dari negara India tersebut itulah yang akan kembali mengajarkan dan memberikan ilmu tentang tata cara menganut kebudayaan dan agama Hindu.

Penyebaran agama dan kebudayaan Hindu masuk ke wilayah Indonesia sekitar pada abad ke 2 sampai pada abad ke 4 Masehi ke pulau sumatera, pulau Jawa dan pulau Sulawesi.Dan semakin berkembangnya ajaran tersebut, maka pada saat memasuki abad ke 5 Masehi para perkumpulan Brahmana telah menyembahi dewa Siva ketika itu.




Sementara penyebaran agama Buddha masuk ke Indonesia pada abad kesatu melalui ativitas dagang dari perairan laut. Kemudian pada masa kerajaan Sriwijaya di pulau Sumatera datanglah seseorang yang berpendidikan dengan gelar sarjana dari negara China yang namanya I-Tsing yang sedang dalam perjalanan menuju negara India. Dan kemudian I-Tsing telah singgah di negara Indonesia sambil mengajarkan ajaran agama buddha kepada masyrakat Indonesia ketika itu.

Selain seorang sarjana yang datang ke Indonesia, ada juga beberapa Bhiksu seperti Bhiksu Atisa, dan Bhiksu Dharmapala.Para bhiksu tersebut berasal dari India bagian Selatan yaitu kuil Nalanda. Dengan ajaran-ajaran agama Buddha sampai pada masa kerajaan Sailendra, terbentuklah bangunan candi yang bersifat agama Buddha seperti candi Borobudur yang sampai saat ini masih ada dan merupakan peninggalan bersejarah dalam kebudayaan agama Buddha.

Sedangkan untuk penyebaran agama Islam dimulai sejak abad ke 14 Masehi sampai dengan abad ke 15 Masehi melalui perkembangan kerajaan agama Islam. Dan awal mulanya Agama Islam masuk ke Indonesia sejak abad ke tujuh sampai abad ke delapan Masehi. Dengan pembawa ajaran agama Islam yaitu para golongan pedagang dan para juru Tasawuf.

Kemudian pada masa ini terbentuklah kerajaan yang menganut agama Islam diantaranya adalah kerajaan Mataram dan kerajaan Banten. Lalu di ujung akhir pada abad ke 15, terbentuklah sebanyak 20 kerajaan yang bersifat agama Islam dan sejak saat itu agama Islam dianggap sudah mendominasi sebagian wilayah Indonesia.

Semakin berkembangnya zaman pada masa itu masuklah agama Kristen Katolik ke Indonesia yang dibawa oleh orang yang berkebangsaan Portugis, terutama di pulau Flores dan pulau Timor pada abad ke 16. Ketika itu, terjadi peraduan kekuasaan dalam bidang politik dengan bangsa barat dari negara Belanda yang beragama Kristen Protestan. Dan pada akhirnya peraduan kekuasaan di bidang politik tersebut telah diunggulkan oleh pihak bangsa Belanda melalui perusahaan VOC waktu itu.




Setelah kejadian itu, agama Kristen Protestan menjadi berkembang pesat untuk dikenal masyarakat Indonesia dengan berdirinya Gereja-Gereja yang ada di sekitarnya. Meskipun demikian, agama Kristen Katolik tetap berkembang sampai sekarang ini di indonesia maupun di dunia melalui penyebaran murid Yesus yaitu Paulus.

Bagi agama KongHuCu telah diresmikan oleh pemerintah pada masa kepemimpinan Presiden Abdurrachman Wahid dengan meresmikan agama Konghucu di Indonesia pada bulan Oktober pada tahun 2007.

Nah, Demikianlah ulasan saya mengenai " Sejarah Perkembangan Agama di Indonesia " Semoga ulasan ini yang ditulis dalam bentuk artikel bisa dapat anda pahami dan menambah wawasan agar menjadi orang yang pintar bagi nusa dan bangsa. Terima Kasih..