Tampilkan postingan dengan label sinar ultraviolet. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sinar ultraviolet. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 12 November 2016

Manfaat Berjemur di Bawah Sinar Matahari Pagi Hari


 
Manfaat Sinar Matahari di saat pagi, hal yang terlampau sayang untuk dilewatkan, sinar matahari pada waktu pagi tidak hanya membuat indah suasana di pagi hari, namun juga sangat penting untuk kesehatan. Sobat sekalian, sinar matahari ini adalah salah satu sumber kehidupan bagi planet kita. Banyak sekali peran Matahari, proses fotosintesis pada tanaman juga memerlukan sinar matahari.

Sinar matahari merupakan salah satu karunia yang sangat dibutuhkan bagi kehidupan manusia di muka bumi. Matahari menjaga agar bumi tetap hangat dan mencegah dunia dari kebekuan. Akan tetapi, jika tubuh terlalu sering terpapar matahari dapat meningkatkan risiko terkena kanker juga katarak

Sinar matahari banyak mengandung Vitamin D, maka bersyukurlah karena kita bisa menikmati vitamin D gratisan, iya kan ? Disamping itu sinar matahari juga bermanfaat membunuh mikro bakteria, oleh karena itu banyak ahli kesehatan menyarankan untuk mebuat rumah yang di pagi hari cukup terkena sinar matahari ini.

Beberapa manfaat berjemur di bawah sinar matahari pagi hari :

1. Mengandung vitamin D

Sinar matahari merangsang tubuh memproduksi vitamin D. Paparan sinar matahari pada wajah, leher, lengan, dan kaki selama 10-15 menit dapat menghasilkan 1.000 unit internasional (IU) sampai 3.000 IU, tergantung pada jenis kulit dan kebutuhan vitamin D yang diperlukan oleh tubuh masing-masing dalam satu hari.

Vitamin D berfungsi untuk meningkatkan penyerapan kalsium di dalam usus dan mentransfer kalsium melintasi membaran sel, sehingga dapat menguatkan tulang. Vitamin D juga dapat memberikan perlindungan terhadap jenis kanker (seperti kanker paru-paru, prostat, dan kulit), osteoporosis, rakhitis, dan diabetes. Selain itu, vitamin D dapat membantu menurunkan kadar kolestrol darah sehingga membantu melawan penyakit jantung.

2. Mengurangi gula darah

Sinar matahari adalah insulin alami yang memberikan kemudahan penyerapan glukosa masuk ke dalam sel-sel tubuh. Hal inilah yang merangsang tubuh untuk mengubah gula darah menjadi glycogen, yang kemudian disimpan di hati dan otot. Proses inilah sebagai turunnya kadar gula darah.

3. Tingkatkan sirkulasi darah

Sinar matahari mapu meningkatkan sirkulasi darah dengan melebarkan pembuluh darah di kulit. Dengan begitu, nutrisi dan oksigen lebih banyak dibawa menuju sel-sel ketika pembuluh darah kapiler terbuka sehingga kesehatan pun menjadi lebih baik. Selain itu, jantung pun menjadi lebih sehat dengan menurunkan denyut nadi ketika beristirahat dan mengurangi tekanan darah.

4. Membentuk dan memperbaiki Tulang

Meningkatnya vitamin D dalam tubuh karena paparan sinar matahari dapat meningkatkan penyerapan kalsium di dalam tubuh Anda. Kondisi ini adalah solusi dalam pembentukan dan perbaikan tulang dan mencegah penyakit seperti rakhitis dan osteomalacia.

5. Menguatkan sistem kekebalan

Sinar matahari dapat menguatkan sistem kekebalan tubuh, karena ketika terpapar sinar matahari, tubuh menghasilkan lebih banyak sel darah putih yang membantu menangkal infeksi dan berbagai penyakit akibat bakteri, jamur, dan virus.

6. Meningkatkan kebugaran pernafasan

Peningkatan kapasitas darah untuk membawa oksigen dan menyalurkannya ke jaringan-jaringan adalah salah satu kegunaan sinar matahari. Selain itu, sinar matahari juga mampu meningkatkan kebugaran pernafasan karena jumlah glikogen akan bertambah setelah berjemur di bawah terik matahari.

7. Memperbaiki kualitas tidur

Dengan terpapar sinar matahari, produksi melatonin pun meningkat. Melatonin adalah suatu hormon yang diproduksi oleh kelenjar pinea-organ tubuh berukuran seperti kacang kecil yang ditemukan di dasar otak. Melatonin sangat dibutuhkan unutk kualitas tidur yang baik.

8. Penawar infeksi dan pembunuh bakteri

Sinar matahari mampu membunuh bakteri penyakit, virus, dan juga jamur. Pada perawatan TBC, erysipelas, keracunan darah, peritonisis, pneumonia, mumps, dan asma, terapi sinar matahari sangat dibutuhkan. Bahkan beberapa dari virus penyebar kanker dapat dibinasakan oleh sinar ultraviolet ini. Infeksi jamur, termasuk candida, juga bakteri di udara bereaksi dan dapat dibinasakan oleh sinar matahari.

9. Perbaiki sistem pencernaan

Sinar matahari juga merupakan pengobatan terbaik unutk meningkatkan nafsu makan. Selain itu juga dapat memperbaiki sistem pencernaan dan meningkatkan metabolisme.

10. Memperbaiki kulit

Berjemur dengan aman telah terbukti memperbaiki kondisi kulit kronis, seperti jerawat, eksim, dan psoriasis. Terpapar sinar matahari juga dapat menurunkan manifestasi dari tanda perengangan, bekas luka, dan ketidaksempurnaan kulit lainnya.

Meskipun memiliki berbagai macam manfaat bagi tubuh, namun para ahli mengingatkan bahwa paparan sinar matahari yang berlebihan dapat menyebabkan kerusakan mata, melanoma, dan kanker kulit. Jadi pastikan memilih waktu yang tepat untuk mendapatkan paparan sinar matahari serta melindungi kulit dengan mengenakan topi, pakaian yang tepat, atau menggunakan sun screen.

Para ahli menyarankan  berjemur di pagi hari selama beberapa saat adalah cara terbaik untuk memeroleh manfaat sinar matahari. Yang perlu dihindari adalah pajanan sinar UltaViolet (UV) terutama antara pukul 10.00 sampai 16.00. Dan sangat tidak disarankan untuk berjemur di antara waktu-waktu tersebut, karena sinar UltaViolet (UV) dapat merusak kulit dan memicu timbulnya kanker.

Demikianlah ulasan Saya di pagi hari yang cerah ini, semoga bermanfaat ya dan bisa membantu menambah pengetahuan anda..Terima kasih..



Rabu, 02 November 2016

Ingin Tahu Mengapa Ada Tahi Lalat Di Bagian Tubuh ?




Tahi Lalat ? sudah pasti Anda mengenal seperti apa tahi lalat, yang biasanya tumbuh di sebagian tubuh Anda dan termasuk Saya sendiri. Tapi apakah kita tau dari mana salnya tahi lalat ini? Nah kali ini saya akan membahas mengapa ada tahi lalat di bagian tubuh kita. Yuk kita simak bersama-sama...

Mungkin hampir semuanya memiliki tahi lalat dibagian tubuhnya. Saat masa orang tua kita dulu ,banyak yang meyakini tahi lalat pada bagian tubuh tertentu akan menggambarkan ciri khas atau sifat seseorang. Mitos tersebut juga masih ada hingga sekarang. Tahi lalat dapat muncul sejak lahir ataupun setelah lahir atau semasa hidup.

Tahi lalat disebabkan oleh pertumbuhan dan perkembangan abnormal dari sel-sel pigmen di bawah kulit yang lebih dalam. Orang yang sering berjemur di bawah terik Matahari mempunyai lebih banyak tahi lalat daripada yang ngumpet di rumah. Jumlah tahi lalat pada tiap orang bervariasi antara 10 – 40, meskipun ada juga yang sampai mempunyai 100-an tahi lalat. Kebanyakan tahi lalat muncul dari bayi lahir hingga usia 20 tahun, tetapi ada juga yang muncul selama proses perkembangan janin.

Hal ini bisa disebabkan oleh berbagai hal, yang utama adalah keturunan dan tahi lalat bisa dihilangkan dengan beberapa cara. Sering kita jumpai seorang ibu yang memiliki banyak tahi lalat pada wajahnya, juga memiliki anak dengan tahi lalat yang sama. Ini merupakan bawaan gen dan susah untuk dihindari.

Selain itu, penyebab tahi lalat juga bisa muncul karena ketahanan tubuh, faktor ras ataupun suku bangsa, serta warna kulit. Faktor-faktor diatas merupakan faktor internal, sementara faktor eksternalnya bisa berasal dari pengaruh sinar ultraviolet yang berlebihan pada kulit, polusi udara serta air di sekitar lingkungan hidup, pengaruh dari makanan yang dikonsumsi dan kemungkinan makanan itu tidak sehat.

Tahi lalat atau nevus pigmentosus merupakan pertumbuhan kulit yang kecil, biasanya berwarna coklat tua atau hitam, kadang ada juga yang merah ataupun kuning coklat. Benda itu berasal dari sel-sel penghasil pigmen melanosit di kulit.

Tahi lalat yang banyak tersebar di seluruh permukaan kulit tubuh kita juga seringkali digunakan para peramal untuk memprediksi karakter, masalah cinta, kehidupan seks, dan masa depan seseorang.”Letak tahi lalat di perut sebelah kanan, menurut alam bawah sadar kami, adalah seseorang dengan gairah seks yang tinggi, dan untuk itu, dia perlu orang yang bisa menyeimbangi kemampuannya,” ujar seorang peramal maya mengenai letak tahi lalat yang ada di perut sebelah kanan.

Tahi lalat, atau dalam bahasa ilmiahnya sering disebut nevi, bukan hanya sesuatu yang manis dan menyenangkan, tetapi dia juga berpotensi untuk menjadi ganas dan liar. Tahi lalat dengan gejala tertentu dapat menyebabkan Melanoma maligna atau kanker kulit.

Nah, apakah tahi lalat itu berbahaya?

Pada umumnya, tahi lalat itu sama sekali tidak berbahaya karena hanya berupa penumpukan pigmen. Namun jangan terlalu bersenang hati dulu, waspadalah jika tahi lalat Anda mengalami perubahan mencolok. Misalnya tahi lalatnya berubah secara struktur, yaitu dengan perubahan warna, ukuran ataupun gejala lain yang menyertainya.

Tahi lalat bisa menjadi kanker kulit yang ganas bila disertai dengan rasa gatal ataupun nyeri, ada perubahan warna mencolok, bisa menjadi lebih gelap, lebih pucat ataupun lebih terang. Selain itu tahi lalat yang membesar tidak normal juga berbahaya, melebar tidak beraturan, permukaannya sudah tidak rata lagi, gampang berdarah serta menjadi luka ataupun koreng yang susah sekali sembuhnya.

Jadi, jika tahi lalat keturunan (anak) atau Anda berubah demikian, maka itu sudah bukan tahi lalat yang normal. Anda perlu mengunjungi dokter secepatnya untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. Namun demi pencegahan, hendaknya kita melakukan perawatan kulit yang baik serta teratur untuk mengurangi dampak sinar ultraviolet yang juga bisa menyebabkan tahi lalat.

Demikianlah ulasan Saya tentang adanya tahi lalat di bagian tubuh kita, Semoga Anda dan seluruh pembaca artikel ini bisa memahaminya dengan baik dan bisa membagikan pengetahuan ini kepada generasi muda bangsa Indonesia agar menjadi anak yang pintar di lingkungan masyarakat. Terima Kasih..