Tampilkan postingan dengan label tidur mendengkur. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tidur mendengkur. Tampilkan semua postingan

Senin, 12 Desember 2016

Cara Mengatasi Tidur Mendengkur ( Mengorok )


Kebiasaan tidur mendengkur atau lebih dikenal dengan istilah ngorok, seringkali membuat orang lain terganggu. Suara keras yang dikeluarkan saat tidur, membuat orang yang berada di dekat si pendengkur, menjadi sulit memejamkan mata untuk beristirahat.

Ya, cara mengatasi ngorok saat tidur akan membantu Anda untuk mendapatkan kualitas tidur yang lebih baik dan tentunya membantu pasangan Anda tidur lebih baik pula. Di bidang kedokteran sendiri, mengorok saat tidur perlu dicurigai dan perlu diatasi. Maksudnya, perlu dicurigai apakah ada kelainan yang terjadi sehingga Anda mengorok, misalnya karena obesitas, adanya struktur dalam mulut yang kurang baik dan terutama apakah ngorok tersebut mempengaruhi kondisi kesehatan Anda.

Tahukah Anda bahwa mengorok dalam tidur akan meningkatkan risiko terkena penyakit darah tinggi, penyakit jantung, dan juga penyakit stroke? Tidak hanya itu, mengorok saat tidur dapat mengindikasikan terjadinya kekurangan oksigen pada tubuh Anda saat malam hari, sehingga menyebabkan otak Anda lapar akan oksigen.

Akibatnya, pada siang hari Anda akan mengalami mengantuk berlebihan dan tidak dapat berkonsentrasi padahal Anda merasa waktu tidur Anda sudah cukup. Maka, untuk menyetop kebiasaan ini, ikuti cara menghilangkan ngorok saat tidur di artikel ini.

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi kebiasaan mendengkur, diantaranya :

1. Posisi Kepala diangkat Ketika Tidur
Posisi kepala saat tidur mempengaruhi mendengkur atau tidaknya seseorang. Kebanyakan, orang mendengkur karena posisi kepala mereka yang terletak jauh ke belakang dari letak bantal.
Mengatasi hal itu, coba Anda gunakan bantal yang lebih untuk menopang kepala. Usahakan posisi kepala Anda lebih 4 inchi atau lebih dari posisi biasanya. Kondisi ini akan membantu Anda untuk membersihkan penghalang di bagian tenggorokan. Tidur Anda akan terasa nyaman tanpa gangguan dengkur.

2. Tidur dengan Posisi Menyamping
Jika posisi telentang merupakan posisi yang rentan menimbulkan efek dengkuran, maka ubahlah posisi tidur Anda menjadi menyamping. Hal ini mungkin akan membuat Anda menjadi lebih baik.

3. Bersihkan Sinus Anda
Sebelum tidur, cobalah untuk membersihkan bagian sinus di hidung Anda. Karena, bila terjadi ‘kemacetan’ aliran udara di bagian sinus, menjadi penyebab utama timbulnya dengkuran saat tidur. Usahakan untuk mengeluarkan kotoran yang ada di hidung dengan cara mengeluarkan udara yang keras dari hidung.

4. Menurunkan Berat Badan
Menurunkan berat badan berlebih merupakan cara menghilangkan ngorok paling ampuh yang paling utama. Orang dengan berat badan berlebih biasanya mempunyai jumlah lemak yang cukup banyak di tubuhnya, termasuk di daerah leher. Lemak yang berlebihan di daerah leher dapat ‘jatuh’ dan menekan tenggorokan sehingga saluran pernafasan yang menghubungkan hidung dan mulut ke paru-paru tersebut tersumbat. Sumbatan inilah yang membuat Anda mengorok di saat tidur. Dengan menurunkan berat badan berlebih, Anda dapat mengikis lemak berlebih di daerah leher sehingga akan menghilangkan ngorok.

5. Olarraga
Olahraga adalah kunci nomor dua dari cara menghilangkan ngorok. Olahraga yang dilakukan dengan tepat dan teratur dapat membantu Anda menurunkan berat badan, mengencangakn otot tangan, lengan dan perut dan tentunya memperkuat otot pada daerah tenggorokan. Otot yang makin kuat di daerah tenggorokan ini dapat menjadi cara mengatasi ngorok yang mengganggu. Cara menghilangkan ngorok yang satu ini hendaknya dilakukan dengan reguler dan teratur.

6. Menghirup Uap Air sebelum Tidur
Menghirup uap air berguna untuk membersihkan rongga hidung agar dapat menghirup udara dengan lega. Sehingga akan memperlancar pernafasan dan Anda terhindar dari dengkuran.

7. Gunakan kontrol udara dalam kamar
Udara yang kering sering memperparah mendengkur menjadi lebih buruk. Karenanya, satu cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi hal itu adalah dengan menggunakan kontrol udara di dalam kamar. Cara ini akan membuat kamar tidur Anda memiliki uap air yang bagus dan cukup bagi sirkulasi pernafasan.

8. Berhenti Merokok
Berhenti merokok merupakan langkah penting selanjutnya yang harus Anda lakukan sebaga cara menghilangkan ngorok. Meski sulit dan mengandung banyak tantangan, berhenti merokok akan memberikan segudang manfaat yang baik bagi tubuh Anda. Asap rokok yang Anda hirup akan mengiritasi lapisan membrane pada hidung dan tenggorokan. Lapisan membrane yang teriritasi ini dapat menghalangi jalan nafas dan pada akhirnya menyebabkan ngorok.

9. Hindari alkohol dan obat penenang
Alkohol dan obat penenang merupakan salah satu penyebab utama dari mendengkur. Obat penenang dan alkohol dosis rendah cenderung dapat menekan saluran pernafasan dan mengganggu relaksasi otot. Cobalah untuk menghindari alkohol dan obat penenang. Selain tubuh menjadi sehat, Anda juga terhindar dari tidur mendengkur.

10. Perhatikan makanan Anda
Rasa lapar biasanya datang tanpa bisa diduga. Bisa saja Anda merasa lapar saat hendak beranjak tidur. Usahakan, agar Anda mengatur waktu makan. Jangan sampai, beberapa jam sebelum tidur Anda menghabiskan makanan ‘berat’ yang mengandung banyak lemak dan karbohidrat.

Cara-cara yang diuraikan di atas sangatlah mudah dilakukan. Selain itu, Anda tidak perlu mengeluarkan dana untuk melakukan itu semua.

Tidur yang nyaman dan nyenyak tanpa gangguan ngorok merupakan keinginan semua orang, meski sebenarnya mendengkur bisa menandakan adanya penyakit dalam tubuh orang tersebut. Mendengkur bisa merupakan gejala obstructive sleep apnea (OSA), dimana nafas berulang kali berhenti dan berlanjut saat Anda tertidur.

Cobalah untuk melakukan hal- hal diatas sebagai terapi menyembuhkan kebiasaan mendengkur Anda. Semoga artikel ini bermanfaat.


Minggu, 11 Desember 2016

Penyebab Tidur Mendengkur Atau Ngorok


Bagaimana rasanya ketika seseorang yang tidur disamping kita mengorok atau mendengkur? Mau dibangunin kasihan tapi kalau nggak ya kok kebangetan.. bisa-bisa kita tak bisa tidur karena berisiknya suara ngorok tersebut, sedangkan dia begitu asyik dengan tidur ngoroknya.

Eeit, jangan salah sangka ya, dia yang tidur ngorok atau mendengkur itu sebenarnya tidaklah nyenyak karena suara yang ditimbulkan itu berasal dari aliran udara saat bernafas yang berjalan tidak lancar alias terhambat. Tentu sebenarnya ini menganggunya. Mungkin banyak yang penasaran apa sebenarnya penyebab tidur ngorok sehingga ketika itu diketahui maka akan lebih mudah bagi kita mengetahui apa solusi yang tepat dan bagaimana cara mengatasi ngorok dengan tuntas.

Mendengkur atau kita kenal dengan istilah ngorok ini memang dianggap sebagai gangguan bagi setiap orang, terutama orang-orang yang tidurnya bersama dengan orang ngorok tersebut. Tahukah Anda bahwa ngorok ini datang nya bisa disebabkan oleh beberapa hal. Beberapa hal yang menyebabkan seseorang mendengkur atau penyebab ngorok saat tidur antara lain:

1. Tidur Telentang

Mendengkur atau ngorok ini datangnya tidak selalu sepanjang tidur. Ada posisi- posisi tidur tertentu yang menyebabkan datangnya dengkuran. Salah satu posisi yang mengundang datangnya dengkuran adalah posisi tidur yang baik telentang. Beberapa orang bahkan hanya mendengkur saat posisi tidur telentang saja. Gaya berat ini yang kebanyakan dijadikan penyebabnya. Begitu seseorang tersebut memiringkan badannya, otot- otot dan juga jaringan tenggorokannya yang telah rileks sebelumnya langsung naik menuju saluran aliran udaranya . Terkhusus, lidahnyayang ke belakang dan juga menggetar melawan anak lidah yang terlkulai dan langit- langit mulut lemah

2. Minum Alkohol

Studi menunjukkan bahwa orang yang mengkonsumsi alkohol terlalu banyak sebelum tidur, maka akan cendrung mendengkur saat tidur. Hal ini terjadi karena alkohol mengurangi ketegangan pada otot bukal, sehingga ketidakmampuan otot-otot yang sama untuk membela diri terhadap penyumbatan saluran napas.

3. Gangguan Hidung

Kemungkinan besar seseorang mendengkur adalah ketia dia mengalami kondisi gangguan pada hidung mereka. Maksudnya, seseorang yang mempunyai gangguan pada hidung, resiko untuk mendengkur menjadi lebih besar. Gangguan pada hidung ini dapat berupa hidung tersumbat saat demam atau flu, ataupun polip. Ketika mulut seseorang tertutup dan hidungnya tersumbat, maka otomatis orang itu akan mengambil nafas dengan penuh kekuatan agar dapat mengambil udara untuk bernafas. Hal ini akan meningkatkan tekanan yang negatif dalam saluran aliran udara yang dapat dilihat yang menarik bersama- sama, sehingga jaringan ini akan terkulai ke belakang tenggorokan.

4. Amandel

Hal ini biasanya terjadi pada anak-anak, yaitu ketika adanya pembesaran amandel saat terjadinya peradangan (radang amandel), selain tidur ngorok bisanya anak juga mengalami demam, malas makan karena tenggorokan sakit, dan sering ngeces karena buat nelan ludah juga sakit.

5. Gangguan Tenggorokan

Gangguan tenggorokan merupakan salah satu penyebab timbulkan dengkuran. Gangguan tenggorokan ini bisa berupa gejala amandel yang membesar dan juga adenoid. Ciri-ciri amandel yang membesar dan adenoid akan memperbesar jaringan dalam tenggorokan seseorang dan akhirnya dapat menyebbakannya mendengkur. Jika bagian yang lembut yang berada di langit- langit mulut terlalu panjang, hal ini dapat mempersempit terbukanya hidung menuju ke tenggorokan dan kemudian berkibar- kibar di dalam udara ketika seseorang bernafas, dan hal ini yang menimbulkan suara dengkuran

6. Usia yang Semakin Menua

Penuaan merupakan hal yang pasti dialami oleh setiap orang. Penuaan ini akan terjadi seiring berjalannya waktu. Pada usia yang tua ini, banyak sekali perubahan- perubahan tubuh yang terjadi pada manusia. Tidak hanya perubahan dalam bentuk fisik saja, namun juga perubahan beberapa fungsi bagian tubuh, dan juga bagian tubuh tertentu akan kehilangan fungsinya seperti semula. Usia yang semakin menua juga merupakan salah satu penyebab timbulnya dengkuran.

7. Kelelahan

Kelelahan juga menjadi salah satu penyebab tidur mendengkur yang paling sering terjadi. Namun, mendengkur yang disebabkan oleh kelelahan adalah sesuatu yang wajar. Saat lelah, otak kekurangan oksigen sehingga memerlukan nafas yang lebih sering dan panjang. Dilain sisi, otot sedangkan mengalami kekenduran akibat lelah. Kondisi seperti inilah yang seringkali membuat orang yang kelelahan mengalami dengkuran saat tidur.

8. Mengonsumsi Obat Penenang

Mengonsumsi beberapa obat sekaligus dalam waktu yang berdekatan terkadang justru akan menyebabkan efek buruk terhadap tubuh kita. Beberapa obat akan menekan sistem saraf pusat sehingga otot- otok akan menjadi lebih kendor . ketika otot- otot ini menjadi kendor, maka akan menimbulkan resiko terjadinya dengkuran.

Itulah beberapa penyebab yang bisa membuat seseorang mengalami mendengkur ketika tidur. Orang yang mendengkur ketika tidurnya sebagian besar adalah laki- laki, dan sebagian kecil lagi adalah perempuan. Perbandingan keduanya adalah 80% dibanding 20%. Hal ini terjadi karena laki- laki mempunyai tenggorokan yang lebih sempit dari pada perempuan.