Tampilkan postingan dengan label bahan kimia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bahan kimia. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 05 November 2016

Memahami Bahayanya Penyakit Kanker




Sudah pasti Anda mengenal atau pernah mendengar jenis penyakit berbahaya ini yaitu Kanker. Jenis penyakit ini sudah merajalela ke seluruh dunia baik itu di negara-negara Asia maupun Eropa. Penyakit kanker merupakan salah satu penyakit yang sangat ditakuti oleh semua orang yang ada didunia ini, hal ini disebabkan karena kanker ini adalah salah satu penyakit yang menyebabkan kematian seseorang.

Menurut beberapa para ahli atau para dokter menyatakan kalau penyakit kanker salah satu penyakit mematikan nomor satu di dunia ini, dan hingga saat ini belum ada obat yang ampuh untuk mengobati dan mengatasi penyakit ini.

Penyakit kanker atau biasa disebut sebagai neoplasma ganas adalah  penyakit yang ditandai dengan kelainan siklus sel khas yang menimbulkan kemampuan sel untuk tumbuh tidak normal dan terus mebelah diri melebihi batas normal yang tidak terkendali sehingga menyerang jaringan sel yang di dekatnya sampai menjalar dan berpindah ke jaringan tubuh yang lain melalui sirkulasi darah atau sistem limfatik yang biasa disebut sebagai metastasis.

Jenis kanker ini memang bisa di alami oleh siapa saja, akan tertapi ada beberapa orang yang memiliki potensi besar untuk menderita penyakit ini. Yang memiliki potensi besar untuk penderita penyakit kanker ini yaitu penyakit keturunan.  Selain itu,  faktor resiko menderita penyakit kanker ini adalah rokok, alkohol, pola makan yang tidak sehat, serta tak adanya kegiatan fisik ( minimnya berolah raga).

Bahkan WHO memperkirakan sekitar 84 juta orang akan meninggal akibat penyakit kanker dalam rentang waktu tahun 2005 sampai 2015, dan sekitar 80% kematian akibat penyakit kanker tersebut terjadi di wilayah Negara-negara dengan tingkat penghasilan rendah atau Negara berkembang, termasuk Indonesia tentunya.

Sekitar 30% dari kematian karena penyakit kanker disebabkan karena asupan sayuran dan buah-buahan yang rendah, kelebihan berat badan, kurangnya kgiatan fisik, merokok dan konsumsi minuman beralkohol. Rokok, adalah faktor resiko utama kanker, yang menyebabkan 22 % kematian karena kanker dan 71% karena kematian kanker paru-paru di seluruh dunia.

Dan sekitar 70% dari semua kematian akibat kanker pada tahun 2008 terjadi di negara-negara berpendapatan rendag dan menengah. Diperkirakan kematian karena kanker akan terus meningkat, mengingat samapai saat ini belum ada obat untuk  mencegah dan membunuh sel ini yang ada didalam tubuh penderita kanker. apalgi kita kertahui saat ini, makanan berupa sayur-sayuran atau buah-buahan atau makanan dan minuman apa saja yang kebanyakan sekarang mengandung bahan pengawet.

Untuk itu, Berhati-hatilah saat mengonsumsi makanan dan minuman yang mengandung bahan kimia/bahan pengawet, sebab hal ini disinyalir juga sering menjadi penyebab kanker.

Penyakit kanker ini juga dapat disebabkan oleh faktor infeksi dari virus lainnya seperti infeksi kronis hepatitis B (HBV), hepatitis C dan tipe Human Pipilloma Virus (HPV), dimana HPV adalah salah satu penyebab kanker leher rahim. Selain itu, faktor dari lingkungan juga merupakan salah satu penyebab kanker seperti polusi udara dan radiasi cahaya matahari yang berlebihan.

Dan untuk pencegahan dari penyakit kanker ini, kita bisa meminimalkan dan menghindari semua faktor-faktor yang kemungkinan besar beresiko terhadap penyakit ini. Dan kita bisa juga selalu meng chek-up kesehatan tubuh kita setiap 6 bulan sekali ke dokter spesialis kesehatan sehingga kita bisa mendeteksi virus dari infeksi HPV (Human Pipilloma  Virus) dan HBV (Hepatitis B).

Itulah mengapa penting bagi kita untuk mempelajari tentang penyakit kanker. Penting bagi kita untuk mengetahui dan memahami cara menghadapi serangan penyakit kanker, mendeteksi adanya serangan penyakit kanker dan yang paling penting adalah untuk mengetahui cara mencegahnya.

Demikianlah ulasan tentang bahayanya penyakit kanker, semoga ulasan ini bisa menambah pengetahuan Anda dan bermanfaat bagi seluruh pembaca artikel blog ini, Terima kasih..




Selasa, 25 Oktober 2016

Pentingnya Mengetahui Bahaya Merokok



Merokok merupakan kebiasaan dalam kehidupan kita sehari-hari bagi seorang perokok. Akan tetapi, kita masih kurang menyadari akibat bahayanya merokok. Sering kali kita menemukan dan membaca istilah "Dilarang Merokok" Dua kata itu bisa dengan mudahnya dijumpai di mana saja. Sepertinya tidak mengherankan jika mengingat dampak-dampak negatif yang ditimbulkan akibat merokok pada tubuh kita.

Lihat saja kandungan yang terdapat pada sebatang rokok. Lebih dari 4000 bahan kimia terdapat di dalamnya. Ratusan di antaranya zat beracun dan sekitar 70 bahan di dalamnya bersifat kanker. Bahan-bahan berbahaya yang terkandung dalam sebatang rokok, antara lain:


  • Karbon monoksida. Zat yang kerap ditemukan pada asap knalpot mobil ini bisa mengikat diri pada hemoglobin dalam darah secara permanen sehingga menghalang penyediaan oksigen ke tubuh. Hal tersebut membuat Anda cepat lelah.



  • Tar. Ketika merokok, kandungan tar di dalam rokok akan ikut terisap. Zat ini akan mengendap di paru-paru Anda dan berdampak negatif pada kinerja rambut kecil yang melapisi paru-paru. Padahal rambut tersebut bertugas untuk membersihkan kuman dan hal lainnya keluar dari paru-paru Anda.



  • Gas oksidan. Gas ini bisa bereaksi dengan oksigen. Keberadaannya pada tubuh lebih meningkatkan risiko stroke dan serangan jantung akibat penggumpalan darah.



  • Benzene. Zat yang ditambahkan ke dalam bahan bakar minyak ini bisa merusak sel pada tingkat genetik. Zat ini juga dikaitkan dengan berbagai jenis kanker seperti kanker ginjal dan leukimia.


Selain bahan-bahan di atas, masih banyak kandungan beracun pada sebatang rokok seperti arsenic (digunakan dalam pestisida), toluene (ditemukan pada pengencer cat), formaldehyde (digunakan untuk mengawetkan mayat), hydrogen cyanide (digunakan untuk membuat senjata kimia), dan cadmium (digunakan untuk membuat baterai).

Ketika Anda merokok, Anda akan lebih mungkin terkena serangan jantung. Perokok berisiko dua hingga empat kali lebih tinggi menderita penyakit jantung. Risiko lebih tinggi lagi jika Anda perokok wanita yang sedang mengonsumsi pil KB.

Saat merokok, Anda akan turut memasukkan zat-zat berbahaya yang bisa berdampak buruk tubuh, khususnya jantung. Contohnya zat nikotin. Ketika nikotin masuk ke tubuh, zat itu bisa mengurangi kadar oksigen yang akan masuk ke darah. Zat yang bersifat candu ini juga bisa mempercepat detak jantung, menaikkan tekanan darah, merusak pembuluh darah dalam jantung, dan mempercepat pembekuan darah yang bisa memicu serangan jantung. Begitu juga dengan akibat-akibat buruk terhadap organ tubuh yang lainnya.

Salah satu efek samping utama yang bisa kita dapatkan dari rokok adalah menderita penyakit jantung. Diperkirakan, sebanyak 20% kematian akibat penyakit jantung terkait langsung dengan kebiasaan merokok. Kenapa rokok begitu berbahaya? Apa saja efek negatif lainnya dari rokok?. Berikut ini adalah efek samping bahayanya merokok terhadap tubuh kita :


1. Merokok dapat merusak Otak

Merokok bisa meningkatkan risiko terkena stroke sebesar 50 persen. Hal tersebut bisa menyebabkan kerusakan otak dan kematian. Merokok juga dapat meningkatkan risiko mengalami aneurisma otak. Aneurisma otak adalah pembengkakan pembuluh darah yang terjadi akibat melemahnya dinding pembuluh darah. Sewaktu-waktu bisa pecah dan mengakibatkan pendarahan di otak.

2. Merokok dapat merusak Mulut dan Tenggorokan
Bau mulut dan gigi bernoda merupakan efek yang akan timbul akibat merokok. Penyakit gusi dan kerusakan indera perasa pun dapat timbul. Masalah serius yang akan hinggap pada mulut dan tenggorokan adalah meningkatnya risiko kanker pada lidah, tenggorokan, bibir, dan pita suara.

3. Merokok dapat merusak Paru-Paru
Salah satu efek paling berbahaya akibat merokok adalah kanker paru-paru. Bahan-bahan kimia pada rokok berpotensi merusak sel-sel pada paru-paru yang bisa membentuk sel kanker. Penyakit serius lainnya yang bisa Anda alami adalah bronkitis, pneumonia, dan emfisema.

4. Merokok dapat merusak Lambung
Merokok bisa melemahkan otot yang mengontrol bagian bawah kerongkongan Anda. Hal tersebut memungkinkan asam dari lambung bergerak ke arah yang salah, yaitu ke kerongkongan. Kondisi tersebut dinamakan penyakit asam lambung. Beberapa risiko penyakit yang akan dihadapi oleh seorang perokok adalah ulkus atau tukak dan kanker lambung.

5. Merokok dapat merusak Tulang
Racun pada rokok bisa merusak tulang dengan cara menghentikan kerja sel-sel konstruksi. Oleh sebab itu, perokok lebih berisiko mengalami tulang rapuh atau osteoporosis. Racun rokok juga bisa mengganggu keseimbangan hormon-hormon yang bertugas menjaga tulang tetap kuat, seperti hormon estrogen.

6. Merokok dapat merusak Kulit
Perokok akan terlihat lebih tua ketimbang yang bukan perokok karena kurangnya asupan oksigen ke kulit. Penuaan dini akan dirasakan, seperti kemunculan kerutan di sekitar mata dan mulut. Racun rokok juga bisa menyebabkan selulit pada kulit.

7. Merokok dapat merusak Organ Reproduksi
Merokok bisa mengganggu sistem reproduksi dan kesuburan Anda. Pada pria, merokok bisa menyebabkan impotensi, mengurangi produksi sperma, dan kanker testis. Sementara pada wanita, merokok dapat mengurangi kesuburan. Selain itu, risiko terkena kanker serviks pun lebih tinggi karena rokok mengurangi kemampuan alami tubuh dalam melawan infeksi human papillomavirus atau HPV.

Selain penyakit pada fisik, perokok juga mengalami tingkat stres yang lebih tinggi dibandingkan mereka yang tidak merokok. Selama ini mungkin Anda mengira merokok bisa membuat lebih rileks. Anda menganggap kandungan nikotin bisa menenangkan pikiran Anda, tapi ternyata itu salah. Yang membuat perokok gelisah dan cemas adalah gejala putus obat terhadap nikotin. Dengan merokok, kecanduan terhadap nikotin akan terpenuhi dan perokok merasa seperti rokok tersebut menurunkan stres.

Memang tidak semua perokok akan meninggal karena penyakit jantung, kanker paru-paru, atau stroke, namun kebiasaan merokok bisa sangat mengganggu dan mengurangi kualitas hidup Anda sehari-hari. Efek rokok yang bisa Anda rasakan sehari-hari adalah batuk-batuk, sesak napas, lebih mudah lelah, lebih rentan terhadap infeksi, atau mengalami gangguan tidur yang ditandai dengan sulit bernapas pada malam hari kemudian merasa kelelahan di pagi hari.

Mungkin Anda sudah terbiasa mendengar bahaya merokok terhadap tubuh, namun Anda tetap tidak menghentikan kebiasaan mengisap rokok karena merasa saat ini kesehatan Anda masih baik-baik saja.

Perlu diingat, merokok sama saja seperti menabung racun pada tubuh yang sedikit demi sedikit bisa menumpuk jika dilakukan terus-menerus. Dengan begitu, risiko menderita penyakit pun akan lebih tinggi pada masa tua. Tidak hanya Anda, orang-orang terdekat pun akan merasakan efeknya karena menghirup asap rokok yang beracun.