Tampilkan postingan dengan label lambung. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label lambung. Tampilkan semua postingan
Jumat, 16 Desember 2016
Penyebab Sakit Maag Yang Perlu Anda DiKetahui
Penyakit maag atau juga yang biasa dikenal nama gastritis merupakan suatu keadaan kesehatan dimana terjadi pembengkakan, peradangan atau iritasi pada lapisan lambung. Penyakit ini biasanya menyerang tiba-tiba dan berlangsung singkat, namun ada saatnya juga merupakan bagian penyakit kesehatan yang serius dan berlangsung cukup lama.
Banyak orang menganggap penyakit maag sebagai penyakit yang ringan dan tidak perlu dikhawatirkan. Pengobatan penyakit maag bisa dilakukan dengan cara meninggalkan kebiasaan hidup yang buruk dan memulai hidup sehat, pengobatan kesehatan modern dan juga pengobatan alternatif atau tradisional.
Penyakit maag bisa menyerang siapa saja. Penyebab penyakit maag adalah kelebihan asam yang di produksi oleh lambung yang menyebabkan iritasi di selaput lendir lambung. Dalam keadaan normal asam diperlukan untuk membantu pencernaan dalam mengubah makanan yang kita makan. Namun produksi asam di lambung dapat lebih besar dari yang dibutuhkan bila pola hidup kita tidak teratur dan sehat.
Penyakit maag pada dasarnya menjadi 2 bagian yaitu penyakit maag akut dan penyakit maag kronis. Penyakit maag terjadi karena beberapa kondisi kesehatan yang tidak baik. Yang sering sekali terjadi dan kerap ditemui adalah peradangan pada lambung muncul akibat dari bakteri bernama Helicobacter pylori. Bakteri yang juga dikenal sebagai baketri yang bisa memicu borok pada lambung. Penyakit maag yang disebabkan oleh bakteri disebut sebagai maag kronis.
Perlu diketahui, infeksi yang disebabkan oleh bakteri Helicobacter pylori bisa sangat membahayakan. Pengobatan penyakit maag kronis tidak bisa dianggap sepele sama sekali karena dapat meningkatkan resiko terkena kanker lambung.
Berikut penyebab-penyebab terjadinya penyakit maag, antara lain :
1. Kopi, Teh atau Minuman yang memiliki kandungan kafein.
Karena kafein dapat mengendurkan lower esophageal spinchter (LES), katup antara lambung dan tenggorokan, sehingga memicu gas di lambung naik hingga kerongkongan.
2. Telat Makan
faktor penyebab penyakit maag bisa dari pola makan yang tidak teratur, atau sering telat makan. Karena telat makan bisa menyebabkan gangguan kesehatan pada lambung yang jika sering terulang bisa memicu munculnya tukak lambung atau pun penyakit maag. Maka dari penting sekali menjalani pola makan yang teratur agar tidak akan ada gangguan kesehatan tubuh seperti maag yang akan terjadi.
3. Infeksi Bakteri
faktor penyebab penyakit maag bisa dari luar tubuh, sebab dari bakteri yang masuk ke lambung. Bakteri hidup dimana mana termasuk di lingkungan hidup, dan bisa masuk ke dalam tubuh untuk menimbulkan suatu penyakit apabila bakteri menginfeksi tubuh. salah satu gangguan kesehatan yang bisa terjadi yakni penyakit maag, jika bakteri masuk ke dalam lambung. Masuknya bakteri ke dalam lambung bisa dari makanan dan juga di dukung oleh daya tahan tubuh yang lemah, maka dari itu tidak sedikit orang yang menderita penyakit maag karena rentan di infeksi oleh bakteri yang ada disekitar.
4. Makanan Berminyak dan Berlemak
Karena makanan berminyak dan berlemak cenderung lama untuk dicerna, membuat makanan tinggal lebih lama di lambung. Hal ini dapat menghasilkan peningkatan tekanan di lambung, yang pada akhirnya akan meningkatkan tekanan terjadinya pelemahan LES. Jika LES melemah, asam lambung akan naik ke kerongkongan.
5. Alkohol
Alkohol berfungsi melenturkan katup LES, sehingga menyebabkan refluks, atau berbaliknya asam lambung ke kerongkongan dan alkohol juga meningkatkan produksi asam lambung.
6. Stress
faktor penyebab penyakit maag bisa juga dikarenakan stress sebab stress akan membahayakan kesehatan fisik juga. stress bisa menyebabkan naiknya asam lambung yang nantinya akan mengikis dinding lambung juga. maka dari itu beban pikiran berat sebaiknya di ungkapkan atau pun belajar mengelola stress agar tidak membahayakan kesehatan lambung dan tubuh lainnya juga.
7. Makanan Pemicu Asam Lambung
faktor penyebab penyakit maag bisa dari produksi asam lambung yang selalu banyak atau pun karena meningkatnya asam lambung. Maka dari itu makanan yang menyebabkan asam lambung naik pun juga bisa menjadi pemicu maag yang sebaiknya tidak dimakan terlalu sering atau pun di makan terlalu banyak.
8. Makan Dalam Porsi Yang Banyak
Perut yag penuh daat memberikan tekanan ekstra pada katup LES, yang dapat meningkatkan peluang terjadinya kejadian berbaliknya sejumlah makanan ke kerongkongan.
Penyebab penyakit maag juga bisa diatasi dengan cara mengurangi konsumsi makanan yang dapat mengganggu lambung (makanan yang tetrlalu asam dan pedas) serta menghindari makanan yang bisa membentuk gas sehingga mengakibatkan perut kembung (misalnya ubi dan nangka).
Usahakan makan secara teratur dan tepat waktu apapun kesibukan yang sedang anda lakukan. Roti atau makanan ringan juga sangat baik dikonsumsi di sela-sela makan siang dan malam. Jangan lupa sarapan pagi agar tubuh Anda selalu berenergi.
Jika menderita penyakit maag, maka pada saat maag kambuh bisa merasakan sakit di bagian ulu hati atau pun perut, nyeri dan juga panas bercampur jadi satu ketika maag kambuh akan sangat menyiksa tentunya, bahkan ada penderita maag yang jika sedang kambuh tidak dapat melakukan banyak aktivitas.
Selain itu, untuk mengeluarkan udara pun akan sulit sehingga perut kembung juga gejala maag yang bisa dialami juga. maka dari itu sebaiknya mengobati maag dengan menggunakan obat herbal maag yang lebih aman dan lebih mudah di gunakan. atur pola makan teratur dan juga konsumsi makanan makanan yang sehat bisa membantu mengatasi penyakit maag.
Demikianlah penjelasan saya dalam artikel ini tentang penyebab sakit maag, semoga artikel ini bisa membantu anda dalam mengatasi penyakit maag.
Label:
akut,
alkohol,
infeksi bakteri,
iritasi,
kelebihan asam,
kronis,
lambung,
penyakit maag,
stress,
telat makan
Selasa, 25 Oktober 2016
Pentingnya Mengetahui Bahaya Merokok
Merokok merupakan kebiasaan dalam kehidupan kita sehari-hari bagi seorang perokok. Akan tetapi, kita masih kurang menyadari akibat bahayanya merokok. Sering kali kita menemukan dan membaca istilah "Dilarang Merokok" Dua kata itu bisa dengan mudahnya dijumpai di mana saja. Sepertinya tidak mengherankan jika mengingat dampak-dampak negatif yang ditimbulkan akibat merokok pada tubuh kita.
Lihat saja kandungan yang terdapat pada sebatang rokok. Lebih dari 4000 bahan kimia terdapat di dalamnya. Ratusan di antaranya zat beracun dan sekitar 70 bahan di dalamnya bersifat kanker. Bahan-bahan berbahaya yang terkandung dalam sebatang rokok, antara lain:
- Karbon monoksida. Zat yang kerap ditemukan pada asap knalpot mobil ini bisa mengikat diri pada hemoglobin dalam darah secara permanen sehingga menghalang penyediaan oksigen ke tubuh. Hal tersebut membuat Anda cepat lelah.
- Tar. Ketika merokok, kandungan tar di dalam rokok akan ikut terisap. Zat ini akan mengendap di paru-paru Anda dan berdampak negatif pada kinerja rambut kecil yang melapisi paru-paru. Padahal rambut tersebut bertugas untuk membersihkan kuman dan hal lainnya keluar dari paru-paru Anda.
- Gas oksidan. Gas ini bisa bereaksi dengan oksigen. Keberadaannya pada tubuh lebih meningkatkan risiko stroke dan serangan jantung akibat penggumpalan darah.
- Benzene. Zat yang ditambahkan ke dalam bahan bakar minyak ini bisa merusak sel pada tingkat genetik. Zat ini juga dikaitkan dengan berbagai jenis kanker seperti kanker ginjal dan leukimia.
Selain bahan-bahan di atas, masih banyak kandungan beracun pada sebatang rokok seperti arsenic (digunakan dalam pestisida), toluene (ditemukan pada pengencer cat), formaldehyde (digunakan untuk mengawetkan mayat), hydrogen cyanide (digunakan untuk membuat senjata kimia), dan cadmium (digunakan untuk membuat baterai).
Ketika Anda merokok, Anda akan lebih mungkin terkena serangan jantung. Perokok berisiko dua hingga empat kali lebih tinggi menderita penyakit jantung. Risiko lebih tinggi lagi jika Anda perokok wanita yang sedang mengonsumsi pil KB.
Saat merokok, Anda akan turut memasukkan zat-zat berbahaya yang bisa berdampak buruk tubuh, khususnya jantung. Contohnya zat nikotin. Ketika nikotin masuk ke tubuh, zat itu bisa mengurangi kadar oksigen yang akan masuk ke darah. Zat yang bersifat candu ini juga bisa mempercepat detak jantung, menaikkan tekanan darah, merusak pembuluh darah dalam jantung, dan mempercepat pembekuan darah yang bisa memicu serangan jantung. Begitu juga dengan akibat-akibat buruk terhadap organ tubuh yang lainnya.
Salah satu efek samping utama yang bisa kita dapatkan dari rokok adalah menderita penyakit jantung. Diperkirakan, sebanyak 20% kematian akibat penyakit jantung terkait langsung dengan kebiasaan merokok. Kenapa rokok begitu berbahaya? Apa saja efek negatif lainnya dari rokok?. Berikut ini adalah efek samping bahayanya merokok terhadap tubuh kita :
1. Merokok dapat merusak Otak
Merokok bisa meningkatkan risiko terkena stroke sebesar 50 persen. Hal tersebut bisa menyebabkan kerusakan otak dan kematian. Merokok juga dapat meningkatkan risiko mengalami aneurisma otak. Aneurisma otak adalah pembengkakan pembuluh darah yang terjadi akibat melemahnya dinding pembuluh darah. Sewaktu-waktu bisa pecah dan mengakibatkan pendarahan di otak.
2. Merokok dapat merusak Mulut dan Tenggorokan
Bau mulut dan gigi bernoda merupakan efek yang akan timbul akibat merokok. Penyakit gusi dan kerusakan indera perasa pun dapat timbul. Masalah serius yang akan hinggap pada mulut dan tenggorokan adalah meningkatnya risiko kanker pada lidah, tenggorokan, bibir, dan pita suara.
3. Merokok dapat merusak Paru-Paru
Salah satu efek paling berbahaya akibat merokok adalah kanker paru-paru. Bahan-bahan kimia pada rokok berpotensi merusak sel-sel pada paru-paru yang bisa membentuk sel kanker. Penyakit serius lainnya yang bisa Anda alami adalah bronkitis, pneumonia, dan emfisema.
4. Merokok dapat merusak Lambung
Merokok bisa melemahkan otot yang mengontrol bagian bawah kerongkongan Anda. Hal tersebut memungkinkan asam dari lambung bergerak ke arah yang salah, yaitu ke kerongkongan. Kondisi tersebut dinamakan penyakit asam lambung. Beberapa risiko penyakit yang akan dihadapi oleh seorang perokok adalah ulkus atau tukak dan kanker lambung.
5. Merokok dapat merusak Tulang
Racun pada rokok bisa merusak tulang dengan cara menghentikan kerja sel-sel konstruksi. Oleh sebab itu, perokok lebih berisiko mengalami tulang rapuh atau osteoporosis. Racun rokok juga bisa mengganggu keseimbangan hormon-hormon yang bertugas menjaga tulang tetap kuat, seperti hormon estrogen.
6. Merokok dapat merusak Kulit
Perokok akan terlihat lebih tua ketimbang yang bukan perokok karena kurangnya asupan oksigen ke kulit. Penuaan dini akan dirasakan, seperti kemunculan kerutan di sekitar mata dan mulut. Racun rokok juga bisa menyebabkan selulit pada kulit.
7. Merokok dapat merusak Organ Reproduksi
Merokok bisa mengganggu sistem reproduksi dan kesuburan Anda. Pada pria, merokok bisa menyebabkan impotensi, mengurangi produksi sperma, dan kanker testis. Sementara pada wanita, merokok dapat mengurangi kesuburan. Selain itu, risiko terkena kanker serviks pun lebih tinggi karena rokok mengurangi kemampuan alami tubuh dalam melawan infeksi human papillomavirus atau HPV.
Selain penyakit pada fisik, perokok juga mengalami tingkat stres yang lebih tinggi dibandingkan mereka yang tidak merokok. Selama ini mungkin Anda mengira merokok bisa membuat lebih rileks. Anda menganggap kandungan nikotin bisa menenangkan pikiran Anda, tapi ternyata itu salah. Yang membuat perokok gelisah dan cemas adalah gejala putus obat terhadap nikotin. Dengan merokok, kecanduan terhadap nikotin akan terpenuhi dan perokok merasa seperti rokok tersebut menurunkan stres.
Memang tidak semua perokok akan meninggal karena penyakit jantung, kanker paru-paru, atau stroke, namun kebiasaan merokok bisa sangat mengganggu dan mengurangi kualitas hidup Anda sehari-hari. Efek rokok yang bisa Anda rasakan sehari-hari adalah batuk-batuk, sesak napas, lebih mudah lelah, lebih rentan terhadap infeksi, atau mengalami gangguan tidur yang ditandai dengan sulit bernapas pada malam hari kemudian merasa kelelahan di pagi hari.
Mungkin Anda sudah terbiasa mendengar bahaya merokok terhadap tubuh, namun Anda tetap tidak menghentikan kebiasaan mengisap rokok karena merasa saat ini kesehatan Anda masih baik-baik saja.
Perlu diingat, merokok sama saja seperti menabung racun pada tubuh yang sedikit demi sedikit bisa menumpuk jika dilakukan terus-menerus. Dengan begitu, risiko menderita penyakit pun akan lebih tinggi pada masa tua. Tidak hanya Anda, orang-orang terdekat pun akan merasakan efeknya karena menghirup asap rokok yang beracun.
Label:
bahan kimia,
bahaya rokok,
dilarang merokok,
gangguan tidur,
kulit,
lambung,
nikotin,
otak,
sesak nafas,
stres,
tulang
Langganan:
Postingan (Atom)

