Tampilkan postingan dengan label stres. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label stres. Tampilkan semua postingan
Selasa, 27 Desember 2016
Manfaat Berenang Bagi Kesehatan Tubuh
Tentu kamu mengenal apa itu berenang, namun sebagian orang masih belum bisa berenang dan malah ada yang tidak tau cara berenang. Jenis olah raga ini merupakan olah raga renang yang bisa dilakukan di kolam air atau sebagian orang melakukan aktivitas renang ini di pantai yang terasa lebih memuaskan bagi orang yang memiliki kemampuan berenang atau istilahnya orang mempunyai hoby berenang. Berenang adalah olah raga yang dapat memberikan banyak manfaat bagi kesehatan tubuh kita seperti mampu mengurangi berat badan yang berlebihan, membentuk kekuatan otot, mengurangi stres, dan bisa meninggikan postur tubuh kita.
Namun, bagi kamu yang masih belum bisa berenang atau belum tau cara dan teknik berenang, kamu bisa mengikuti program pelatihan khusus olah raga renang ini kepada seseorang atau pelatih renang yang profesional yang bisa memberikan teknik dasar cara berenang yang baik dan benar.
Untuk itu, marilah kita secara seksama mengikuti dan membaca artikel ini yang mana akan saya bahas di bawah ini tentang beberapa manfaat berenang bagi kesehatan tubuh kita, agar bisa memberikan semangat bagi orang-orang yang belum mengetahui alangkah bagusnya olah raga renang ini terhadap kesehatan tubuh dan diharapkan bagi sebagian orang yang belum tau cara berenang agar bisa menambahkan niatnya untuk belajar berenang setelah membaca dan mengerti beberapa manfaat berenang di bawah ini..
Inilah beberapa manfaat berenang bagi kesehatan tubuh yang perlu kita ketahui yaitu sebagai berikut :
1. Berenang Dapat Mengurangi Berat Badan ( Obesitas )
Manfaat yang pertama olah raga berenang ini adalah dapat mengurangi berat badan yang berlebihan atau biasa disebut dengan obesitas, disebabkan karena berenang dapat membakar kalori dalam jumlah yang banyak akibat dari pergerakkan anggota badan kita di dalam air.
2. Berenang Dapat Mengurangi Stres
Manfaat yang kedua olah raga berenang ini adalah dapat mengurangi stres, dikarenakan berenang memberikan obat khasiat yang membuat kita terasa santai atau rileksasi yang telah diberikan efek dari Endorphin. dimana Endorphin ini merupakan perasaan yang menimbulkan kesenangan dan kepuasan dalam diri kita sehingga merasa rileks saat melakukan aktivitas olah raga renang ini.
3.Berenang Dapat Memberntuk Kekuatan Otot
Manfaat berenang yang berikutnya adalah dapat memberntuk kekuatan otot kita, dengan berenang secara rutin tiga kali dalam seminggu maka otomatis otot kita akan terbentuk terutama otot sayap dan otot bahu sehingga membentuk postur tubuh yang ideal.
4. Berenang Dapat Menambah Tinggi Badan
Manfaat berenang bukan hanya untuk membentuk otot badan kita saja melainkan dapat menambah tinggi postur tubuh kita disebabkan karena banyaknya pergerakan tangan dan kaki sehingga meningkatkan pertumbuhan sendi-sendi tulang kita.
5. Berenang Dapat Melatih Sistem Pernafasan
Salah satu kelebihan dari pada olah raga berenang ini adalah kita bisa melatih sistem pernafasan kita dengan baik saat di air, kita bisa melihat seseorang yang sering melakukan aktivitas berenang sistem penafasannya tetap akan lebih baik dari pada seseorang yang jarang melakukan aktivitas olah raga renang ini, mengapa demikian ? hal ini disebabkan karena tekanan air yang lembab di kolam air lebih tinggi dari pada di darat sehingga mampu melatih otot-otot syaraf di sekitar paru-paru kita.
6. Berenang Dapat Melatih Otot Jantung
Manfaat olah raga renang ini sangat baik untuk kesehatan jantung kita yang mampu melancarkan peredaran darah dan memompa darah dari jantung dan disebarkan ke seluruh bagian tubuh. Para peneliti kesehatan jantung mengemukakan bahwa melakukan aktivitas berenang dalam waktu setengah jam setiap harinya mampu mengurangi resiko terkena penyakit jantung koroner hingga mencapai 45 % dalam setahun.
7. Berenang Mampu Mencegah Penyakit Arthritis
Yang dimaksud penyakit Arthritis adalah sejenis penyakit kekakuan pada persendian tulang yang lama kelamaan menyebabkan pembengkakan pada bagian tubuh tertentu sehingga mebuat gerakan anggota tubuh menjadi lambat dan kaku. Jadi, dengan adanya olah raga renang ini dapat membuat otot persendian tulang kita menjadi lentur dikarenakan pergerakan anggota tubuh kita yang maskimal didalam air ketika berenang.
8. Berenang Mampu Mengurangi Resiko Penyakit Diabetes
Salah satu manfaat berenang bagi kesehatan tubuh adalah mampu mengurangi resiko penyakit diabetes, dikarenakan dengan melakukan aktivitas olah raga renang ini mampu membakar kalori sebanyak mungkin dalam waktu 45 menit selama tiga kali dalam seminggu.
Nah, itulah beberapa manfaat berenang bagi kesehatan kita, bagi anda yang belum mengerti teknik dasar berenang, bisa anda segera mempelajari cara berenang yang baik dan benar. Olah raga berenang ini, bisa termasuk dalam segala kalangan usia baik itu anak-anak maupun orang dewasa. Semoga artikel ini bisa bermanfaat bagi anda dan seluruh pembaca lainnya sehingga menambah pengetahuan, Terima Kasih..
Label:
berenang,
diabetes,
jantung,
kekakuan,
obesitas,
olah raga,
Otot,
persendian,
sisterm pernafasan,
stres
Senin, 19 Desember 2016
Cara Mencegah Penyakit Jantung
Penyakit jantung termasuk ke dalam kategori penyakit yang sangat berbahaya dan dapat dengan mudah merenggut nyawa seseorang jika sudah kronik dan parah. Untuk itu, agar penyakit jantung tidak menjadi momok yang berbahaya, ada baiknya untuk melakukan usaha mencegah penyakit jantung sedari dini, bahkan sejak mudah membiasakan berbagai kegiatan dan juga kebiasaan baik untuk menghindarkan diri dari penyakit berbahaya tersebut.
Banyak cara untuk mencegah penyakit jantung, misalnya dengan melakukan upaya promotif dan juga preventif. Karena langkah pengenalan dan pencegahan penyakit tentu saja lebih murah jika dibandingkan dengan biaya pengobatan, termasuk penyakit jantung. Bahkan langkah pencegahan bisa dikenalkan sejak dini, salahsatunya dengan mengenalkan akan pentingnya melakukan olahraga sejak usia dini. Misalnya saja dengan olahraga pagi rutin seperti berjalan kaki bersama dengan keluarga.
Gaya hidup yang cenderung kurang sehat khususnya bagi masyarakat perkotaan membuat kesehatan kurang terkontrol, misalnya banyak masyarakat yang kebanyakan duduk, mengkonsumsi makanan yang kurang sehat dan masalah gaya hidup kurang sehat lainnya. Padahal untuk kesehatan tubuh, olahraga setidaknya dlakukan 30 menit per lima hari dalam seminggu, namun seringkali olahraga hanya dilakukan sekali hanya dihari minggu saja.
Oleh sebab itu, mengurangi risiko penyakit jantung ini adalah satu hal yang sangat bijak. Untuk memulainya, Anda bisa mempraktekkan beberapa cara mencegah penyakit jantung secara alami pada pembahasan kali ini, yaitu :
1. Sarapan Bubur Gandum
Gandum mengandung beta-glucan, serat yang dapat menurunkan kolesterol jahat penyebab sakit jantung. Ini membentuk gel tebal seperti pasta yang mengikat kolesterol dalam usus dan mencegah penyerapan ke dalam aliran darah.
2. Mengkonsumsi Sepotong Coklat
Percaya atau tidak, dalam sebuah penelitian disebutkan bahwa mengkonsumsi coklat hitam mampu menjaga kesehatan jantung. Hal tersebut kemungkinan disebabkan oleh kandungan flavonoid yang terdapat pada coklat hitam yang mampu menjaga saluran arteri tetap fleksibel. Selain itu, sifat lainnya yang terdapat pada coklat hitam juga dipercaya dapat mencegah kolesterol jahat atau LDL dari oksidasi, bahkan cenderung mencegah munculnya plak. Coklat hitam juga mengandung banyak serat dan magnesium yang baik untuk kesehatan. Namun tetap ingat, Anda harus menghindari susu coklat, karena lemak pada susu mampu meningkatkan kolesterol.
3. Konsumsi vitamin B kompleks
Pada sebuah penelitian yang dilakukan di Swiss menyatakan bahwa 200 orang pria dan wanita yang mengkonsumsi vitamin B, yaitu asam folat, vitamin B6 dan vitamin B12 memiliki kadar homosistein lebih rendah 40 persen ketika melakukan operasi membuka arteri dibandingkan dengan orang-orang yang tidak mengkonsumsi vitamin tersebut. Bahkan, penelitian tersebut juga menunjukan bahwa mengkonsumsi vitamin B kompleks mampu membuat pembuluh darah lebih luas.
4. Jalan Jalan Setiap Hari
Setidaknya, luangkan waktu sekitar 30 menit sehari untuk berjalan kaki. Diketahui bahwa dengan berjalan kaki 30 menit sehari akan menjadikan Anda terhindar dari resiko serangan jantung dengan persentase 30%. Agar lebih mengasyikan, tidak ada salahnya untuk berjalan jalan di pagi hari berkeliling komplek dan mengajak seseorang atau sahabat Anda untuk melakukannya juga. Berjalan sambil berbincang tentu akan jauh lebih mengasyikan.
5. Bercinta Dua Kali Seminggu
Pria yang berhubungan seks, setidaknya dua kali seminggu, 45 persen lebih rendah terserang penyakit jantung dibanding mereka yang melakukannya sekali sebulan atau kurang dari itu. "Ini mungkin karena manfaat fisik dan emosional, serta pengurangan stres," kata para ahli dokter special jantung.
6. Hindari Alkohol
Minuman yang satu ini tidak perlu ada dalam list makanan yang layak dikonsumsi. Namun jika Anda memang ketergantunga terhadap alkohol maka sebaiknya mengurangi minuman tersebut. Minum saja maksimal 1 gelas dalam sehari lalu kurangi porsinya sedikit demi sedikit.
7. Banyak mengkonsumsi ikan
Ada banyak cara mengolah ikan menjadi makanan yang lezat, oleh sebabnya tidak ada alasan bagi Anda untuk tidak suka ikan. Dalam sebuah studi yang diterbitkan pada tahun 2002 oleh Journal American Medical Association menyebutkan bahwa wanita yang mengkonsumsi ikan setiap minggunya memiliki risiko terkena serangan penyakit jantung lebih kecil atau memiliki risiko kematian akibat penyakit jantung lebih sedikit dibandingkan Mereka yang mengkonsumsi ikan hanya sebulan sekali. Bahkan, dalam studi lainnya disebutkan bahwa mengkonsumsi ikan secara konsisten dan teratur mampu mengurangi risiko terjadinya detak jantung tak beraturan dan fibrilasi atrium yang menjadi salah satu penyebab kematian secara mendadak.
8. Konsumsi Kacang Kacangan
Setiap harinya, disarankan untuk menikmati kacang kacangan sekitar 250 gram untuk meningkatkan kadar kolesterol yang baik di dalam tubuh. Banyak sekali sumber makanan yang berasal dari kacang yang bisa dikonsumsi sambil menonton televisi atau sambil membaca koran. Karena kadar omega 3 nya tinggi, juga serta dan protein maka akan memberikan dampak baik bagi tubuh termasuk menjaga kesehatan jantung Anda.
Diatas merupakan Cara Alami Mencegah Penyakit Jantung, Anda sebaiknya mulai membiasakan merubah kebiasaan kurang sehat dengan kebiasaan-kebiasaan sehat mulai sekarang, karena kesehatan sangatlah penting apalagi masalah kesehatan jantung Anda
Dengan membiasakan diri melakukan gaya hidup sehat setiap harinya, selain dapat mencegah penyakit jantung, Anda juga bisa mencegah munculnya berbagai penyakit lainnya dalam tubuh ditambah lagi tubuh akan lebih sehat dan bugar. Mari mulai peduli kesehatan dan jaga selalu kesehatan Anda. Salam Sehat!
Label:
alkohol,
bercinta,
coklat,
Fisik,
hidup sehat,
ikan,
kesehatan,
pencegahan,
Penyakit Jantung,
stres
Tips Mencegah Penyakit Diabetes
Meningkatnya kadar gula darah secara drastis akan menyebabkan gangguan komplikasi pada tubuh. Penyakit yang pertama kali akan muncul ketika kadar gula darah melonjak tajam adalah penyakit diabetes. Pada umumnya, glukosa sangat dibutuhkan oleh tubuh sebagai sumber energi. Namun, kadar gula dalam darah yang terlalu tinggi justru berakibat buruk pada kinerja organ-organ tubuh kita.
Normalnya, kadar gula darah dalam kisaran yang wajar berada pada angka-angka tertentu. Setelah kita selesai makan, karbohidrat di dalam tubuh kita akan dipecah menjadi gula atau glukosa. Selanjutnya glukosa tersebut akan diserap oleh darah di dalam tubuh kita. Darah akan mengalirkan glukosa tersebut ke seluruh tubuh untuk menghasilkan energi.
Namun, sebelum menjadi energi, terlebih dahulu glukosa harus melewati sebuah pintu agar bisa masuk ke sel-sel di tubuh kita. Hormon yang memiliki peranan untuk membukakan pintu tersebut adalah hormon insulin. Hormon insulin sendiri dihasilkan oleh pankreas.
Adapun kisaran gula darah yang normal adalah:
- Sebelum makan sebesar 70 sampai 130 mg/dl.
- Dua jam setelah makan kurang dari 180 mg/dl.
- Jika tidak makan (puasa) setidaknya selama 8 jam maka kadar gula darah akan kurang dari 100 mg/dl.
- Menjelang kita tidur kadar gula darah sebesar 100 sampai 140 mg/dl.
Dari angka-angka tersebut kita bisa mengetahui bahwa kadar gula darah yang melebihi angka-angka di atas berakibat pada munculnya penyakit diabetes (kadar gula darah yang terlalu tinggi). Ketika kadar gula darah seseorang melebihi 126 mg/dl (ketika puasa) atau lebih dari 200 mg/dl (ketika tidak puasa) maka orang tersebut dianggap telah menderita penyakit diabetes. Namun, kebanyakan orang akan merasakan gejala dari penyakit diabetes setelah kadar gula darahnya melebihi angka 270 mg/dl.
Orang-orang yang tidak mengidap diabetes biasanya memiliki kadar gula darah atau glukosa sebanyak 4 atau 8 mmol/ L. Anda yang memiliki kadar insulin rendah secara tidak langsung akan memiliki kadar gula darah yang tidak normal. Hal tersebut karena fungsi dari insulin yang penting untuk mengontrol takaran glukosa di dalam darah.
Anda bisa mengontrolnya dan salah satunya adalah dengan cara mencegah penyakit diabetes sejak dini, seperti yang akan Anda ketahui pada pembahasan berikut ini :
1. Kurangi berat badan
Penurunan berat badan dapat mencegah munculnya penyakit diabetes. Ketika Anda memiliki berat badan berlebih atau obesitas, Anda mungkin akan mendapatkan radar bahaya dari ahli kesehatan mengenai penyakit diabetes. Selanjutnya, ketika berat badan Anda turun, misalnya 5%, maka risiko diabetes pun akan turun, bahkan jika Anda tidak berolahraga.
2. Jangan Melupakan Sarapan
Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, salah satu kebiasaan yang dapat memicu penyakit diabetes adalah jarang sarapan. Penting bagi Anda untuk tidak menyepelekan sarapan. Penelitian menunjukkan bahwa seseorang yang sering sarapan memiliki kadar gula darah yang lebih rendah dibandingkan orang-orang yang jarang sarapan. Karena itu, jangan sampai melewatkan sarapan.
3. Olahraga
Berolahraga setiap hari membantu menjaga berat badan yang sehat, menurunkan kadar gula darah dan meningkatkan sensitivitas Anda terhadap insulin. Jadi, berolahragalah setiap hari selama minimal 30 menit untuk menjaga tingkat gula darah dalam rentang normal.
4. Hindari Minuman yang Manis
Beberapa jenis minuman yang manis, seperti minuman bersoda, teh manis, atau minuman manis lainnya tidak diragukan lagi dapat meningkatkan kadar glukosa dalam darah. Untuk meningkatkan metabolisme tubuh dan juga mengontrol kadar gula dalam darah sebaiknya Anda banyak mengkonsumsi air putih. Minumlah air putih setidaknya 8 gelas per hari.
5. Hindari makanan berlemak
Junk food dan makanan yang biasa Anda beli di jalan umumnya tinggi lemak jenuh, yang dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat di tubuh. Ini pada gilirannya juga dapat mempengaruhi tingkat gula darah dalam tubuh. Jadi, hindari junk food dan makanan berlemak lainnya.
6. Konsumsi Sayuran dan Buah
Semua orang pasti akan sependapat bahwa mengkonsumsi sayur dan buah memberikan banyak manfaat bagi kesehatan tubuh. Mengkonsumsi sayur dan buah akan meningkatkan metabolisme tubuh, termasuk tingkat gula darah. Selain itu, mengkonsumsi sayur dan buah juga akan melancarkan aliran darah sehingga mencegah kerusakan pembuluh darah.
7. Hindari Stres
Seperti yang telah dijelaskan di atas, stres dapat meningkatkan sejenis hormon di dalam tubuh yang dapat menaikkan kadar glukosa darah. Karena itu, hindarilah stres dalam bentuk apapun. Jika stres tidak dapat Anda hindari, Anda harus bisa mengelola stres itu dengan baik, seperti dengan relaksasi, refreshing, atau sekedar mendengarkan musik kesukaan di sela-sela aktivitas.
8. Tidur Cukup
Penuhilah kebutuhan istirahat Anda dengan tidur setidaknya 6 sampai 8 jam per hari. Kurang tidur akan menyebabkan proses metabolisme tubuh terganggu. Selain itu, kurang tidur juga akan merangsang rasa lapar sehingga menyebabkan Anda ingin mengkonsumsi lebih banyak makanan. Akibatnya, kadar gula darah akan mengalami peningkatan. Untuk itu, penuhilah kebutuhan istirahat Anda agar tidak terkena diabetes.
Banyak cara lainnya yang bisa dilakukan sebagai langkah pencegahan dini, salahsatunya menjauhi konsumsi gula berlebih. Apalagi gula sudah diketahui merupakan salahsatu yang berbahaya dikonsumsi apalagi dalam jumlah yang banyak karena bisa memicu berbagai penyakit. Mulailah konsumsi makanan-makanan sehat dan hindari mengkonsumsi gula berlebih karena dapat meningkatkan resiko penyakit diabetes dan penyakit jantung. Selain itu, agar badan tetap sehat, rutinlah berolahraga dan menjaga pola makan.
Inilah beberapa cara mencegah penyakit diabetes. Sebelum terlambat, Anda bisa melakukan pencegahan sejak dini dan memulai gaya hidup sehat.
Label:
berat badan,
berlemak,
diabetes,
glukosa,
gula darah,
kadar,
komplikasi,
olah raga,
pola makan,
stres
Jumat, 16 Desember 2016
Penyebab Munculnya Ketombe Pada Kulit Kepala Anda
Mungkin hampir setiap orang pernah mengalami yang namanya ketombe, bahkan masalah yang satu ini tak kunjung hilang hingga saat ini. Berbagai cara mungkin telah diupayakan, namun tidak juga berhasil. Salah satu penyebab kegegalan adalah karena ketidaktahuan kita mengenai penyebab ketombe itu sendiri.
Ya,maka dari itu dengan mengetahui penyebab ketombe yang kita alami, maka akan memudahkan kita dalam mengatasinya karena kita tahu faktor-faktor apa saja yang menyebabkannya sehingga kita dapat mengatasi dengan tuntas dan mencegahnya agar tak muncul kembali di kemudian hari.
Bila anda melihat atau menemukan serpihan kuning atau kilauan putih di bahu atau di rambut Anda, itu adalah tanda-tanda ketombe. Ketombe sebenarnya merupakan sel-sel kulit mati kepala anda yang rontok. Bila Anda memiliki ketombe, kulit kepala Anda mungkin terlihat bersisik atau merah dan terasa gatal.. Ketombe akan terlihat lebih jelas ketika Anda mengenakan atasan berwarna gelap.
Ketombe tidak berarti Anda memiliki rambut kotor, tetapi cara Anda menata rambut atau produk-produk yang Anda gunakan dapat menyebabkan kulit kepala terkelupas. Beberapa pewarna rambut dan produk styling dapat meninggalkan residu, serpihan kering atau memicu reaksi kulit yang terlihat seperti ketombe. Jika Anda memiliki ketombe, jika tidak rajin mencuci rambut Anda akan membuat ketombe Anda lebih parah karena sel-sel kulit mati menumpuk. Anda mungkin ingin mencoba produk rambut yang berbeda untuk mengurangi ketombe Anda.
Ketombe bisa muncul pada anggota tubuh lain seperti dahi, alis, bulu mata, atau telinga. Kulit yang mengelupas di dada Anda atau dimana pun Anda memiliki rambut, bisa menjadi tanda ketombe, yang merupakan bentuk ringan dari dermatitis seboroik. Jika kulit Anda terasa berminyak dan atau terlihat menjadi kemerahan, sebaiknya konsultasikan dengan dokter Anda, karena ini juga bisa menjadi pertanda timbulnya ketombe.
Ketombe jarang sekali berakibat pada kondisi yang lebih serius pada kesehatan Anda, tapi rambut berketombe bisa sangat mengganggu.
Berikut ini beberapa faktor yang bisa menyebabkan munculnya ketombe pada kulit kepala anda yaitu :
1. Kulit kering
Kulit yang kering adalah penyebab yang paling umum terhadap munculnya ketombe. Biasanya Anda bisa melihat gejala dan tanda-tanda kulit kering pada bagian lain selain kulit kepala, misalnya pada tangan dan juga kaki.
2. Mengalami kepanasan pada kulit kepala
Kulit kepala yang mengalami kepanasan dapat memicu timbulnya ketombe, ini dapat disebabkan rambut terlalu lama kepanasan dibawah terik matahari, penggunaan hair dryer yang keseringan setiap setelah mandi dan juga dapat disebabkan oleh penggunaan penutup kepala dalam keadaan rambut yang masih basah.
Maka, jika hendak menggunakan penutup kepala seperti kerudung, topi, helm tunggulah sampai rambut anda kering dengan sendirinya untuk mencegah pertumbuhan ketombe.
3. Iritasi dan dermatitis seboroik atau kulit berminyak.
Kondisi ini juga sering menyebabkan munculnya ketombe. Gejala yang muncul biasanya kulit berminyak berwarna merah dengan serpihan kulit putih atau sisik berwarna kekuningan. Dermatitis seboroik bisa memengaruhi daerah tubuh lain yang kaya akan kelenjar minyak, misalnya alis mata, hidung, tulang dada, dan ketiak.
4. Faktor makanan
Faktor makanan pun dapat menyebabkan timbulnya masalah si putih ini, ini dikarenakan jika kekurangan mengkonsumsi makanan yang memiliki kandungan zat besi dan vitamin B dapat beresiko mengalami masalah si putih.
5. Sisa busa shampo
Jika anda sedang melakukan keramas, bersihkanlah sisa shampo sampai benar-benar bersih dan tidak tersisa. Hal ini dikarenakan, sisa shampo yang masih menempel pada kulit kepala dan menyebabkan munculnya ketombe.
6. Stres
Seseorang yang sering mengalami stres tidak hanya dapat mempengaruhi kesehatan seseorang, tetapi juga sangat rentan memiliki masalah ketombe. Hal ini dkarenakan adanya perubahan hormon di dalam tubuh, sehingga mengakibatkan perubahan pada kondisi kulit kepala anda.
7. Jarang atau terlalu sering keramas
Kondisi ini merupakan kondisi yang umum terjadi pada seseorang yang memiliki masalah dengan ketombe, penggunaan shampo terlalu sering dapat menyebabkan kulit kepala menjadi kering, sehingga sangat mudah untuk tumbuhnya ketombe pada kulit kepala kita. Terlebih jika jarang berkeramas, kulit kepala akan mengalami penumpukan kotoran yang dapat dijadikan sebagai sarangnya ketombe. Lakukanlah keramas secara rutin 2 hari sekali, gunakan merk shampo yang sesuai dengan jenis kulit kepala dan rambut anda sendiri.
8. Eksema
Ini adalah peradangan kronis yang terjadi pada kulit. Eksema dapat membuat kulit kepala terasa gatal dan juga memunculkan serpihan. Kondisi ini lebih sering terjadi pada bayi dan anak-anak, tapi semua orang bisa mengalaminya.
9. Psoriasis
Ini adalah kondisi di mana sel kulit mati yang kering dan kasar menumpuk sehingga menyebabkan kulit bersisik. Psoriasis terjadi ketika sistem kekebalan memicu banyak sel kulit untuk tumbuh di berbagai bagian tubuh, termasuk kulit kepala. Orang yang menderita psoriasis cenderung mengalami rambut berketombe.
10. Penggunaan produk yang salah
Piihlah jenis produk perawatan rambut seperti shampo, kondisioner, vitamin rambut atau jenis produk lainnya yang sesuai dengan jenis kulit kepala anda sendiri. Hal ini dikarenakan, jika salah dalam memilih jenis produk perawatan rambut dapat menyebabkan masalah ketombe lebih parah lagi.
Selain beberapa penyebab di atas, ketombe juga bisa disebabkan oleh alergi terhadap produk perawatan rambut atau pewarna rambut tertentu. Salah satu bahan yang cenderung menyebabkan ketombe adalah paraphenylenediamine.
Nah, itulah sedikit pembahasan dari saya mengenai penyebab ketombe. Semoga informasi ini dapat bermanfaat untuk anda dan selamat mencoba.
Label:
alergi,
dermatitis seboroik,
eksema,
faktor makanan,
keramas,
ketombe,
kulit kepala,
pewarna rambut,
psoriasis,
stres
Senin, 12 Desember 2016
Apa Penyebab Rambut Uban di Usia Dini
Munculnya uban di rambut adalah proses alami. Namun, jika rambut anda tiba-tiba beruban di usia muda, hal itu biasa disebut uban prematur dan memerlukan perhatian medis.
Ada banyak penyebab mengapa rambut anda beruban meski secara usia, anda masih tergolong muda. Beberapa diantaranya disebabkan oleh gaya hidup, seperti merokok, diet yang salah, stres dan perawatan rambut yang salah. Selain itu, uban bisa muncul karena kekurangan vitamin B12, ketidakseimbangan hormon serta menopause dini.
Ketika usia semakin bertambah, kemampuan tubuh untuk mensintesis jumlah pigmen melanin (berperan dalam memberikan warna hitam pada rambut) semakin menurun. Alhasil, rambut anda akan berwarna abu-abu atau pemutihan rambut.
Oleh sebab itu, anda harus segera menyadari penyebab tumbuhnya uban di rambut anda sehingga anda dapat melakukan pengobatan yang efektif.
Berikut ini penyebab utama munculnya uban di rambut di usia muda yaitu :
1. Penyakit tiroid
Salah satu penyebab munculnya uban di rambut yaitu penyakit tiroid. Tiroid yang kurang atau terlalu aktif dapat mempengaruhi produksi melanin di rambut dan menghasilkan uban prematur. Jadi, pastikan untuk memeriksa kadar tiroid anda jika tiba-tiba muncul uban.
2. Kekurangan Vitamin B12 & zat besi
Uban di usia muda juga boleh disebabkan kadar vitamin B12 yang rendah. Selain vitamin tersebut, zat besi juga sangat diperlukan sebagai makanan rambut. Jadi sangat disarankan untuk selalu mengambil makanan yang kaya vitamin B12 dan zat besi.
3. Faktor Keturunan Atau Genetik
Uban yang tumbuh di usia muda juga mungkin disebabkan keturunan. Oleh itu, cuba check tengok keturunan kita tu ramai tak uban di usia muda ni. So kalau ayah atau ibu kita, mungkin untuk uban awal adalah sangat tinggi.
4. Kekurangan Vitamin C dan E
Jika tubuh mengalami kekurangan vitamin C dan E, maka rambut anda akan berubah menjadi abu-abu. Kekurangan dua vitamin tersebut mereka dapat mengurangi jumlah sel-sel yang betugas menghasilkan melanin sehingga menyebabkan rambut beruban.
5. Merokok
Merokok juga merupakan salah satu faktor penyebab utama munculnya uban di usia dini. Merokok menghasilkan radikal bebas dalam tubuh perokok. Radikal bebas tersebut nantinya akan menurunkan tingkat melanin.
6. Stress
Sebenarnya stress amat tidak bagus untuk kesihatan kita kerana stress merupakan antara punca pelbagai penyakit kronik. Stress boleh mengakibatkan rambut gugur dan beruban.
7.Diet Yang Tidak Seimbang
Diet tidak seimbang mengakibatkan tubuh kekurangan nutrisi. Jika badan kekurang nutrisi maka system dalam badan tidak berjalan dengan baik. Sebenarnya bukan sahaja boleh sebabkan uban tetapi juga masalah kesihatan lain yang lebih teruk.
8. Penggunaan hair dryer dan catok rambut secara berlebihan
Jika anda terlalu sering menggunakan hair dryer atau catok rambut, hal ini dapat membuat batang rambut anda menjadi lemah. Panas yang dihasilkan oleh alat tersebut dapat mempengaruhi produksi melanin di rambut dan menyebabkan beruban prematur.
9. Ketidakseimbangan hormon
Perubahan hormon sangat berperan untuk menentukan kondisi kulit dan rambut. Setiap perubahan hormonal yang signifikan dalam tubuh seperti kehamilan atau penyakit tiroid dapat menyebabkan tumbuhnya uban prematur.
10.Kulit Kepala Kotor
Yang ni kita tak ambil peduli sangat, kulit kepala kotor pun menjadi punca tau. Bukan setakat rambut uban tetapi juga rambut gugur. So jagalah kebersihan rambut, gunakan shampoo yang sesuai. Dan kalau boleh guna yang organik sebab bebas bahan kimia. Bahan kimia ini punca banyak masalah kesihatan. Saya syorkan amik set Shampoo Prosante.
11. Pewarnaan rambut
Sering menggunakan pewarna rambut bisa merusak rambut. Bahan kimia yang hadir di dalamnya dapat merusak sel-sel melanin.
12. Kekurangan asam folat
Asam folat sangat penting bagi tubuh manusia. Kekurangan vitamin ini tidak hanya memperlambat pertumbuhan rambut anda, namun juga bisa menyebabkan rambut anda berubah warna menjadi abu-abu.
Nah, sekian ulasan tentang penyebab utama munculnya rambut uban di usia muda. Jika anda sedang mengalami masalah rambut beruban, segera temukan solusi yang tepat untuk mengatasinya.
Label:
ketidakseimbangan hormon,
mensintesis,
merokok,
penyakit tiroid,
pigmen,
rambut uban,
stres,
usia muda,
vitamin C,
vitaminB12,
zat besi
Rabu, 07 Desember 2016
Penyebab Penyakit Stroke dan Cara Pencegahannya
Penyakit stroke adalah suatu penyakit dengan kondisi yang terjadi ketika pasokan darah ke otak terputus akibat penyumbatan atau pecahnya pembuluh darah, sehingga terjadi kematian sel-sel pada sebagian area di otak. Stroke merupakan kondisi kesehatan yang serius yang membutuhkan penanganan cepat.
Ketika pasokan darah yang membawa oksigen dan nutrisi ke otak terputus, maka sel-sel otak akan mulai mati. Karena itu semakin cepat penderita ditangani, kerusakan yang terjadi pun semakin kecil bahkan kematian bisa dihindari. Jika Anda merasakan serangan stroke atau melihat orang lain terserang stroke, segera hubungi rumah sakit untuk meminta ambulans.
Jumlah penderita stroke di Indonesia semakin meningkat tiap tahunnya. Pada akhir tahun 2012 lalu, sebuah lembaga kesehatan mencatat telah terjadi sekitar 500.000 kasus penderita stroke dengan angka 12.500 orang meninggal akibat penyakit tersebut. Sementara sisanya mengalami cacat, baik ringan maupun berat. Karena itu pengobatan awal serta pencegahan menjadi perang penting dalam memerangi stroke.
Ada dua faktor yang merupakan penyebab stroke yaitu faktor resiko medis dan faktor resiko perilaku, dengan penjelasan sebagai berikut :
1. Faktor risiko medis
Faktor resiko medis yang menyebabkan atau memperparah stroke antara lain hipertensi (penyakit tekanan darah tinggi), kolesterol, arteriosklerosis (pengerasan pembuluh darah), gangguan jantung, diabetes, riwayat stroke dalam keluarga (faktor keturnan) dan migren (sakit kepelah sebelah). Menurut data statistik 80% pemicu stroke adalah hipertensi dan arteriosklerosis.
2. Faktor risiko perilaku
Faktor resiko perilaku disebakan oleh gaya hidup dan pola makan yang tidak sehat seperti kebiasaan merokok, menkonsumsi minuman bersoda dan beralkohol gemar mengkonsumsi makanan cepat saji (fast food dan junk food). Faktor resiko perilaku lainnya adalah kurangnya aktifitas gerak / olah raga dan obesitas. Salah satu pemicunya juga adalah susasana hati yang tidak nyaman seperti sering marah tanpa alasan yang jelas.
Penyakit stroke memang identik dengan penyakit orang tua, tapi tidak menutup kemungkinan penyakit stroke juga bisa menyerang bagi siapa saja dan tanpa mengenal usia sekalipun. Hal ini dikarenakan faktor resiko perilaku yang semakin tidak terkendali.
Namun penyakit stroke tetap dapat Anda cegah dengan beberapa langkah dibawah ini seperti :
- Hindari dan Hentikan Kebiasaan Merokok
Kebiasaan ini dapat menyebabkan atherosclerosis (pengerasan dinding pembuluh darah) dan membuat darah Anda menjadi mudah menggumpal.
- Periksa tensi darah secara rutin.
Tekanan darah tinggi bisa membuat pembuluh darah Anda mengalami tekanan ekstra. Walaupun tidak menunjukkan gejala, selalu cek tensi darah secara teratur. Hal tersebut untuk mengetahui seberapa tekanan darah anda, jika mengalami tekanan darah yang tidak normal, akan ada pencegahan dini untuk tidak menjurus ke ancaman penyakit stroke.
- Kendalikan penyakit jantung.
Jika Anda mempunyai gangguan ataupun gejala penyakit jantung seperti kadar kolesterol tinggi dan detak yang tidak teratur, berhati-hatilah karena hal itu akan meningkatkan risiko terjadinya stroke. Konsumsi makanan yang tidak mengandung banyak kolesterol.
Atasi dan kendalikan stres dan depresi
Stres dan depresi dapat menggangu bahkan menimbulkan korban fisik. Jika tidak teratasi, dua hal ini pun dapat menimbulkan problem jangka panjang.
- Makanlah makanan yang sehat
Anda mungkin sudah mendengarnya ribuan kali, namun penting artinya bila Anda disiplin memakan sedikitnya lima porsi buah dan sayuran setiap hari. Hindari makan daging merah terlalu banyak karena lemak jenuhnya bisa membuat pembuluh darah mengeras. Konsumsi makanan berserat dapat mengendalikan lemak dalam darah.
- Atasi dan kendalikan stres dan depresi.
Penyabab terbesar stroke pada saat ini banyak diakibatkan stres dan terlalu banyak pikiran.
- Pantau berat badan atau hindari obesitas.
Anda Mempunyai badan yang terlalu gemuk atau obesitas akan meningkatkan risiko terhadap hipertensi atau tekanan darah tinggi, penyakit jantung dan diabetes, dan semuanya dapat memicu terjadinya stroke. Atur pola makan anda secara terkontrol dan teratur.
- Kurangi garam.
Memakan makanan yang memiliki kandungan garam tinggi akan meningkatkan tekanan darah anda atau hipertensi, hipertensi penyebab terbesar pula untuk resiko ancaman penyakit stroke.
- Berolahraga secara teratur
Melakukan aktifitas fisik secara teratur seperti olah raga dan sebagainya akan mudah membantu Anda untuk menurunkan tekanan darah dan menciptakan keseimbangan lemak yang sehat dalam darah di seluruh tubuh anda.
- Kurangi alkohol
Tahukah Anda bahwa narkotika dapat meningkatkan risiko stroke. Oleh karena itu sebaiknya Anda menghindari narkotika tak terkecuali dengan alkohol. Jika sudah kecanduan, Anda bisa menguranginya sedikit demi sedikit tidak lebih dari dua takaran dalam sehari.
Itulah penjelasan mengenai penyebab penyakit stroke dan cara pencegahannya, Semoga artiel ini bisa bermanfaat dan berguna untuk dijadikan info agar menjadi pintar bagi anda dan seluruh pembaca blog ini, Terima kasih..
Label:
depresi,
kebiasaan merokok,
kurangi alkohol,
kurangi garam,
penyakit stroke,
risiko medis,
risiko perilaku,
stres
Sabtu, 05 November 2016
Gejala dan Penyebab Tekanan Darah Tinggi
Tekanan darah tinggi atau hipertensi adalah kondisi umum di mana cairan darah dalam tubuh menekan dinding arteri dengan cukup kuat hingga akhirnya menyebabkan masalah kesehatan, seperti penyakit jantung. Tekanan darah ditentukan dengan jumlah darah yang dipompa jantung dan jumlah resistensi terhadap aliran darah pada arteri Anda. Semakin banyak darah dipompa jantung Anda dan arteri Anda menyempit, tekanan darah akan meningkat.
Anda bisa mendapat tekanan darah tinggi (hipertensi) selama beberapa tahun tanpa mengalami gejala. Tekanan darah yang tidak dikontrol meningkatkan risiko mendapat masalah kesehatan yang serius, termasuk serangan jantung dan stroke.
Tekanan darah tinggi biasanya akan berkembang selama beberapa tahun, dan pada akhirnya memengaruhi kesehatan. Beruntung, tekanan darah tinggi dapat dengan mudah terdeteksi. Dan sekali Anda mengetahui Anda mempunyai tekanan darah tinggi, Anda dapat mengusahakan dengan dokter Anda untuk mengendalikannya.
Jika Anda belum memeriksa dan tidak tahu tekanan darah Anda, mintalah kepada dokter untuk memeriksanya. Semua orang dewasa sebaiknya memeriksa tekanan darah mereka setidaknya setiap lima tahun sekali.
Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) pada tahun 2013 menunjukkan bahwa penderita hipertensi yang berusia di atas 18 tahun mencapai 25,8 persen dari jumlah keseluruhan penduduk Indonesia. Dari angka tersebut, penderita hipretensi perempuan lebih banyak 6 persen dibanding laki-laki. Sedangkan yang terdiagnosis oleh tenaga kesehatan hanya mencapai sekitar 9,4 persen. Ini artinya masih banyak penderita hipertensi yang tidak terjangkau dan terdiagnosa oleh tenaga kesehatan dan tidak menjalani pengobatan sesuai anjuran tenaga kesehatan. Hal tersebut menyebabkan hipertensi sebagai salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia.
Secara umum orang dengan hipertensi terlihat sehat dan sebagian besar tidak menimbulkan gejala. Tapi ada pula gejala awal yang mungkin timbul dari hipertensi yaitu Sakit kepala, Perdarahan dari hidung, Pusing, Wajah kemerahan , Kelelahan
Risiko mengidap hipertensi dapat dikurangi dengan mengubah hal-hal di atas dan menerapkan gaya hidup yang lebih sehat. Pemeriksaan tekanan darah secara rutin juga bisa membantu diagnosis pada tahap awal. Diagnosis hipertensi sedini mungkin akan meningkatkan kemungkinan untuk menurunkan tekanan darah ke taraf normal. Hal ini bisa dilakukan dengan mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat tanpa perlu mengonsumsi obat.
Untuk mengetahui penyebab tekanan darah tinggi, akan lebih mudah jika kita membaginya menjadi dua.
1. Hipertensi primer (esensial)
Untuk kebanyakan orang dewasa, tidak terdapat identifikasi penyebab dari tekanan darah tinggi. Tipe tekanan darah tinggi ini, disebut hipertensi “essential” atau hipertensi primer, cenderung berkembang secara bertahap selama bertahun-tahun.
2. Hipertensi sekunder
Beberapa orang mengalami hipertensi karena kondisi/gangguan yang merupakan penyebab utama (underlying conditon). Tipe tekanan darah tinggi ini, disebut tekanan darah tinggi sekunder, cenderung muncul tiba-tiba dan menyebabkan tekanan darah lebih tinggi dari pada hipertensi primer.
Tekanan darah tinggi memeliki berepa faktor resiko, antara lain:
- Usia. Resiko tekanan darah tinggi meningkat.
- Ras. Tekanan darah tinggi
- Latar belakang keluarga
- Kelebihan berat badan atau obesitas.
- Tidak aktif secara fisik. Denyut jantung orang-orang yang tidak aktif cenderung lebih tinggi. Sehingga semakin keras jantung Anda harus bekerja dengan setiap kontraksi dan semakin kuat gaya pada arteri Anda. Kekurangan aktivitas fisik juga meningkatkan risiko kelebihan berat badan.
- Merokok
- Terlalu banyak garam (sodium) pada diet Anda. Terlalu banyak sodium pada diet Anda dapat menyebabkan tubuh Anda menahan cairan yang meningkatkan tekanan darah.
- Terlalu sedikit potasium pada diet Anda. Pottasium membantu menyeimbangkan jumlah dari sodium di sel Anda. Jika Anda tidak mendapat potasium yang cukup pada diet Anda atau menahan potasium, Anda bias menumpuk terlalu banyak sodium di dalam darah.
- Terlalu sedikit vitamin D di dalam darah Anda. Tidak pasti apakah memiliki terlalu sedikit vitamin D dalam diet Anda dapat menyebabkan tekanan darah tinggi. Vitamin D dapat mempengaruhi enzim yang diproduksi oleh ginjal yang mempengaruhi tekanan darah Anda.
- Terlalu banyak minum alkohol
- Stres
- Kondisi kronik tertentu. Seperti, kolestrol tinggi, diabetes, penyakit ginjal, dan “sleep apnea”.
- Terkadang kehamilan juga berkontribusi terhadap tekanan darah tinggi.
Walaupun tekanan darah tinggi paling umum terjadi pada orang dewasa, anak-anak juga memiliki risiko memiliki tekanan darah tinggi. Untuk beberapa anak, tekanan darah tinggi disebabkkan oleh masalah pada jantung dan hati. Tetapi bagi sebagian anak-anak, kebiasaan gaya hidup hidup yang buruk (seperti diet yang tidak sehat dan kurangnya olahraga) berkontibusi terhadap tekanan darah tinggi.
Kamis, 27 Oktober 2016
Memahami Proses Terbentuknya Air Susu Ibu (ASI) Dari Dalam Tubuh Wanita
Tentu Anda sering mendengar dan bahkan mengalami asupan Air Susu Ibu (ASI) semasa bayi dari ibu kandung kita sendiri. Tahukah Anda bagaimana proses terbentuknya Air Susu Ibu (ASI) ? yang selama ini sudah terserap oleh tubuh kita sendiri semenjak dilahirkan. Nah kali ini, kita akan bahas bagaimana proses terbentuknya Air Susu Ibu (ASI) pada tubuh seorang wanita atau pada tubuh seorang Ibu.
Air susu ibu (disingkat ASI) adalah susu yang diproduksi oleh manusia untuk konsumsi bayi dan merupakan sumber gizi utama bagi bayi yang belum dapat mencerna makanan padat/keras.
Air susu ibu diproduksi oleh payu udara wanita atau seorang ibu karena pengaruh hormon prolaktin dan oksitosin setelah kelahiran bayi. Air susu ibu pertama yang keluar disebut kolostrum atau jolong dan mengandung banyak immunoglobulin IgA yang baik untuk pertahanan tubuh bayi melawan penyakit.
Pembentukan Air Susu Ibu pada ibu yang baru melahirkan, ada dua hal yang memiliki peran dalam hal pembentukan air susu ibu (ASI) dan juga dalam hal bagaimana ASI itu dapat dikeluarkan dan diberikan kepada bayi. Selain kedua hal ini, ada beberapa faktor yang mempengaruhi produksi asi berkaitan dengan jenis makanan yang dikonsumsi pada masa kehamilan.
Hal Pertama adalah pengaruh dari Hormon prolaktin atau biasa disebut sebagai Refleks Prolaktin. Proses Pembentukannya sebagai berikut :
Menjelang akhir dari kehamilan, hormon prolaktin memegang peran penting dalam pembentukan kolostrum. Terbatasnya jumlah kolostrum pada payudara disebabkan karena aktivitas dari prolaktin terhambat adanya hormon esterogen dan progesteron yang tinggi dalam payudara ibu hamil.
Kolostrum akan meningkat jumlahnya seiring dengan proses melahirkan dan pada saat pemotongan tali pusar bayi. Selain itu, isapan bayi terhadap puting susu ibu yang dilakukan segera setelah ibu melahirkan juga membuat kolostrum dalam payudara meningkat. Hisapan yang dilakukan bayi terhadap puting susu membuat sebuah rangsangan pada payudara dan selanjutnya akan merangsang ujung-ujung syaraf sensorik yang berfungsi sebagai reseptor mekanik.
Rangsangan tersebut kemudian dilanjutkan menuju hipotalamus melalui medula spinalis untuk menekan pembentukan zat zat yang akan menghambat sekresi prolaktin. Sebaliknya, hipotalamus ini akan menekan agar zat-zat yang berfungsi dalam pembentukan prolaktin ditingkatkan. Faktor-faktor yang memicu keluarnya prolaktin selanjutnya akan merangsang adenohipofise sehingga keluarlah prolaktin.
Setelah prolaktin dapat terbentuk, kemudian alveoli yang berfungsi sebagai penghasil air susu juga akan terangsang dengan adanya hormon prolaktin tadi sehingga air susu dapat terbentuk dalam alveoli.
Pada ibu yang baru saja melahirkan, kadar prolaktin akan menjadi normal setelah 3 bulan melahirkan sampai selesai masa menyusui atau pensapihan. Selama masa menyusui tersebut, kadar prolaktin dalam payudara ibu menyusui tidak mengalami peningkatan walaupun terjadi hisapan oleh bayi pada puting susu. Meskipun prolaktin tidak mengalami peningkatan, akan tetapi air susu tetap bisa keluar saat terjadi hisapan pada puting susu ibu.
Untuk kasus ibu yang baru saja melahirkan akan tetapi tidak menyusui bayinya, kadar prolaktin yang terkandung dalam payudara akan kembali normal setelah 2-3 minggu pasca melahirkan.
Sedangkan bagi ibu menyusui, kadang prolaktin dalam payudara seringkali meningkat disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya: pengaruh psikis atau stres, anastesi, operasi, rangsangan puting susu, hubungan kelamin, dan karena pengaruh obat-obatan.
Hal Kedua adalah pengaruh dari Hormon Oksitosin atau sering disebut sebagai Rerfleks Let Down (Proses Pengeluaran ASI) :
Proses pengeluaran ASI yang sebelumnya sudah diproduksi pada saat reflek prolaktin dipengaruhi oleh rangsangan yang berasal dari hisapan bayi pada puting susu. Rangsangan yang berasal dari hisapan bayi kemudian diteruskan ke neurohipofise yang selanjutnya mengeluarkan oksitosin. Hormon ini selanjutnya diangkut oleh darah menuju uterus dan menimbulkan kontraksi pada uterus sehingga terjadi involusi dari organ tersebut.
Oksitosin yang sudah sampai pada alveoli akan mempengaruhi sel mioepitelium dan menimbulkan kontraksi. Kontraksi ini akan memeras air susu yang telah terbuat dalam alveoli masuk menuju duktulus kemudian mengalir melalui laktiferus masuk ke mulut bayi.
Beberapa faktor yang mempengaruhi proses refleks let down adalah melihat bayi yang dilahirkan, mendengar suara tangisan bayi, mencium bayi, munculnya pikiran untuk menyusui bayi yang baru dilahirkan. Sedangkan proses pengeluaran ASI dapat terhambat oleh beberapa faktor diantaranya adalah Perasaan bingung/panik, perasaan rasa takut dan cemas.
Yang perlu diperhatikan bagi ibu yang baru melahirkan dan hendak menyusui adalah tingkat stres. Stres yang muncul setelah melahirkan dapat memicu atau menghambat keluarnya ASI. Penghambatan keluarnya ASI dikarenakan adanya adrenalin yang yang membuat hormon oksitosin terhambat dan tidak dapat mencapai pada organ mioepitelium.
Faktor yang menyebabkan asi tidak keluar diantaranya dikarenakan stres yang melanda ibu yang baru melahirkan akan berakibat terjadinya penumpukan Air Susu Ibu pada alveoli. Penumpukan air susu ini akan membuat payudara menjadi membesar. Bagi ibu menyusui, jika tidak dapat mengeluarkan ASI dan produksi asi terus berlanjut hal ini akan menyebabkan payudara terasa sakit dan rasa sakit yang ditimbulkan akan menambah stres yang dialami ibu yang baru melahirkan.
Inilah informasi pemahaman tentang proses pembentukan Air Susu Ibu (ASI), Semoga artikel ini bisa bermanfaat bagi Anda dan seluruh pembaca agar dapat menambah pengetahuan untuk menjadi orang yang pintar se Indonesia. Terima Kasih..
Label:
air susu ibu,
hormon oksitosin,
hormon prolaktin,
kolostrum,
menyusui,
payu udara,
rangsangan,
rangsangan puting,
rasa cemas,
stres
Selasa, 25 Oktober 2016
Pentingnya Mengetahui Bahaya Merokok
Merokok merupakan kebiasaan dalam kehidupan kita sehari-hari bagi seorang perokok. Akan tetapi, kita masih kurang menyadari akibat bahayanya merokok. Sering kali kita menemukan dan membaca istilah "Dilarang Merokok" Dua kata itu bisa dengan mudahnya dijumpai di mana saja. Sepertinya tidak mengherankan jika mengingat dampak-dampak negatif yang ditimbulkan akibat merokok pada tubuh kita.
Lihat saja kandungan yang terdapat pada sebatang rokok. Lebih dari 4000 bahan kimia terdapat di dalamnya. Ratusan di antaranya zat beracun dan sekitar 70 bahan di dalamnya bersifat kanker. Bahan-bahan berbahaya yang terkandung dalam sebatang rokok, antara lain:
- Karbon monoksida. Zat yang kerap ditemukan pada asap knalpot mobil ini bisa mengikat diri pada hemoglobin dalam darah secara permanen sehingga menghalang penyediaan oksigen ke tubuh. Hal tersebut membuat Anda cepat lelah.
- Tar. Ketika merokok, kandungan tar di dalam rokok akan ikut terisap. Zat ini akan mengendap di paru-paru Anda dan berdampak negatif pada kinerja rambut kecil yang melapisi paru-paru. Padahal rambut tersebut bertugas untuk membersihkan kuman dan hal lainnya keluar dari paru-paru Anda.
- Gas oksidan. Gas ini bisa bereaksi dengan oksigen. Keberadaannya pada tubuh lebih meningkatkan risiko stroke dan serangan jantung akibat penggumpalan darah.
- Benzene. Zat yang ditambahkan ke dalam bahan bakar minyak ini bisa merusak sel pada tingkat genetik. Zat ini juga dikaitkan dengan berbagai jenis kanker seperti kanker ginjal dan leukimia.
Selain bahan-bahan di atas, masih banyak kandungan beracun pada sebatang rokok seperti arsenic (digunakan dalam pestisida), toluene (ditemukan pada pengencer cat), formaldehyde (digunakan untuk mengawetkan mayat), hydrogen cyanide (digunakan untuk membuat senjata kimia), dan cadmium (digunakan untuk membuat baterai).
Ketika Anda merokok, Anda akan lebih mungkin terkena serangan jantung. Perokok berisiko dua hingga empat kali lebih tinggi menderita penyakit jantung. Risiko lebih tinggi lagi jika Anda perokok wanita yang sedang mengonsumsi pil KB.
Saat merokok, Anda akan turut memasukkan zat-zat berbahaya yang bisa berdampak buruk tubuh, khususnya jantung. Contohnya zat nikotin. Ketika nikotin masuk ke tubuh, zat itu bisa mengurangi kadar oksigen yang akan masuk ke darah. Zat yang bersifat candu ini juga bisa mempercepat detak jantung, menaikkan tekanan darah, merusak pembuluh darah dalam jantung, dan mempercepat pembekuan darah yang bisa memicu serangan jantung. Begitu juga dengan akibat-akibat buruk terhadap organ tubuh yang lainnya.
Salah satu efek samping utama yang bisa kita dapatkan dari rokok adalah menderita penyakit jantung. Diperkirakan, sebanyak 20% kematian akibat penyakit jantung terkait langsung dengan kebiasaan merokok. Kenapa rokok begitu berbahaya? Apa saja efek negatif lainnya dari rokok?. Berikut ini adalah efek samping bahayanya merokok terhadap tubuh kita :
1. Merokok dapat merusak Otak
Merokok bisa meningkatkan risiko terkena stroke sebesar 50 persen. Hal tersebut bisa menyebabkan kerusakan otak dan kematian. Merokok juga dapat meningkatkan risiko mengalami aneurisma otak. Aneurisma otak adalah pembengkakan pembuluh darah yang terjadi akibat melemahnya dinding pembuluh darah. Sewaktu-waktu bisa pecah dan mengakibatkan pendarahan di otak.
2. Merokok dapat merusak Mulut dan Tenggorokan
Bau mulut dan gigi bernoda merupakan efek yang akan timbul akibat merokok. Penyakit gusi dan kerusakan indera perasa pun dapat timbul. Masalah serius yang akan hinggap pada mulut dan tenggorokan adalah meningkatnya risiko kanker pada lidah, tenggorokan, bibir, dan pita suara.
3. Merokok dapat merusak Paru-Paru
Salah satu efek paling berbahaya akibat merokok adalah kanker paru-paru. Bahan-bahan kimia pada rokok berpotensi merusak sel-sel pada paru-paru yang bisa membentuk sel kanker. Penyakit serius lainnya yang bisa Anda alami adalah bronkitis, pneumonia, dan emfisema.
4. Merokok dapat merusak Lambung
Merokok bisa melemahkan otot yang mengontrol bagian bawah kerongkongan Anda. Hal tersebut memungkinkan asam dari lambung bergerak ke arah yang salah, yaitu ke kerongkongan. Kondisi tersebut dinamakan penyakit asam lambung. Beberapa risiko penyakit yang akan dihadapi oleh seorang perokok adalah ulkus atau tukak dan kanker lambung.
5. Merokok dapat merusak Tulang
Racun pada rokok bisa merusak tulang dengan cara menghentikan kerja sel-sel konstruksi. Oleh sebab itu, perokok lebih berisiko mengalami tulang rapuh atau osteoporosis. Racun rokok juga bisa mengganggu keseimbangan hormon-hormon yang bertugas menjaga tulang tetap kuat, seperti hormon estrogen.
6. Merokok dapat merusak Kulit
Perokok akan terlihat lebih tua ketimbang yang bukan perokok karena kurangnya asupan oksigen ke kulit. Penuaan dini akan dirasakan, seperti kemunculan kerutan di sekitar mata dan mulut. Racun rokok juga bisa menyebabkan selulit pada kulit.
7. Merokok dapat merusak Organ Reproduksi
Merokok bisa mengganggu sistem reproduksi dan kesuburan Anda. Pada pria, merokok bisa menyebabkan impotensi, mengurangi produksi sperma, dan kanker testis. Sementara pada wanita, merokok dapat mengurangi kesuburan. Selain itu, risiko terkena kanker serviks pun lebih tinggi karena rokok mengurangi kemampuan alami tubuh dalam melawan infeksi human papillomavirus atau HPV.
Selain penyakit pada fisik, perokok juga mengalami tingkat stres yang lebih tinggi dibandingkan mereka yang tidak merokok. Selama ini mungkin Anda mengira merokok bisa membuat lebih rileks. Anda menganggap kandungan nikotin bisa menenangkan pikiran Anda, tapi ternyata itu salah. Yang membuat perokok gelisah dan cemas adalah gejala putus obat terhadap nikotin. Dengan merokok, kecanduan terhadap nikotin akan terpenuhi dan perokok merasa seperti rokok tersebut menurunkan stres.
Memang tidak semua perokok akan meninggal karena penyakit jantung, kanker paru-paru, atau stroke, namun kebiasaan merokok bisa sangat mengganggu dan mengurangi kualitas hidup Anda sehari-hari. Efek rokok yang bisa Anda rasakan sehari-hari adalah batuk-batuk, sesak napas, lebih mudah lelah, lebih rentan terhadap infeksi, atau mengalami gangguan tidur yang ditandai dengan sulit bernapas pada malam hari kemudian merasa kelelahan di pagi hari.
Mungkin Anda sudah terbiasa mendengar bahaya merokok terhadap tubuh, namun Anda tetap tidak menghentikan kebiasaan mengisap rokok karena merasa saat ini kesehatan Anda masih baik-baik saja.
Perlu diingat, merokok sama saja seperti menabung racun pada tubuh yang sedikit demi sedikit bisa menumpuk jika dilakukan terus-menerus. Dengan begitu, risiko menderita penyakit pun akan lebih tinggi pada masa tua. Tidak hanya Anda, orang-orang terdekat pun akan merasakan efeknya karena menghirup asap rokok yang beracun.
Label:
bahan kimia,
bahaya rokok,
dilarang merokok,
gangguan tidur,
kulit,
lambung,
nikotin,
otak,
sesak nafas,
stres,
tulang
Langganan:
Postingan (Atom)











