Tampilkan postingan dengan label sakit kepala. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sakit kepala. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 05 November 2016

Gejala dan Penyebab Tekanan Darah Tinggi




Tekanan darah tinggi atau hipertensi adalah kondisi umum di mana cairan darah dalam tubuh menekan dinding arteri dengan cukup kuat hingga akhirnya menyebabkan masalah kesehatan, seperti penyakit jantung. Tekanan darah ditentukan dengan jumlah darah yang dipompa jantung dan jumlah resistensi terhadap aliran darah pada arteri Anda. Semakin banyak darah dipompa jantung Anda dan arteri Anda menyempit, tekanan darah akan meningkat.

Anda bisa mendapat tekanan darah tinggi (hipertensi) selama beberapa tahun tanpa mengalami gejala. Tekanan darah yang tidak dikontrol meningkatkan risiko mendapat masalah kesehatan yang serius, termasuk serangan jantung dan stroke.

Tekanan darah tinggi biasanya akan berkembang selama beberapa tahun, dan pada akhirnya memengaruhi kesehatan. Beruntung, tekanan darah tinggi dapat dengan mudah terdeteksi. Dan sekali Anda mengetahui Anda mempunyai tekanan darah tinggi, Anda dapat mengusahakan dengan dokter Anda untuk mengendalikannya.

Jika Anda belum memeriksa dan tidak tahu tekanan darah Anda, mintalah kepada dokter untuk memeriksanya. Semua orang dewasa sebaiknya memeriksa tekanan darah mereka setidaknya setiap lima tahun sekali.

Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) pada tahun 2013 menunjukkan bahwa penderita hipertensi yang berusia di atas 18 tahun mencapai 25,8 persen dari jumlah keseluruhan penduduk Indonesia. Dari angka tersebut, penderita hipretensi perempuan lebih banyak 6 persen dibanding laki-laki. Sedangkan yang terdiagnosis oleh tenaga kesehatan hanya mencapai sekitar 9,4 persen. Ini artinya masih banyak penderita hipertensi yang tidak terjangkau dan terdiagnosa oleh tenaga kesehatan dan tidak menjalani pengobatan sesuai anjuran tenaga kesehatan. Hal tersebut menyebabkan hipertensi sebagai salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia.

Secara umum orang dengan hipertensi terlihat sehat dan sebagian besar tidak menimbulkan gejala. Tapi ada pula gejala awal yang mungkin timbul dari hipertensi yaitu Sakit kepala, Perdarahan dari hidung, Pusing, Wajah kemerahan , Kelelahan

Risiko mengidap hipertensi dapat dikurangi dengan mengubah hal-hal di atas dan menerapkan gaya hidup yang lebih sehat. Pemeriksaan tekanan darah secara rutin juga bisa membantu diagnosis pada tahap awal. Diagnosis hipertensi sedini mungkin akan meningkatkan kemungkinan untuk menurunkan tekanan darah ke taraf normal. Hal ini bisa dilakukan dengan mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat tanpa perlu mengonsumsi obat.

Untuk mengetahui penyebab tekanan darah tinggi, akan lebih mudah jika kita membaginya menjadi dua.

1. Hipertensi primer (esensial)

Untuk kebanyakan orang dewasa, tidak terdapat identifikasi penyebab dari tekanan darah tinggi. Tipe tekanan darah tinggi ini, disebut hipertensi “essential” atau hipertensi primer, cenderung berkembang secara bertahap selama bertahun-tahun.

2. Hipertensi sekunder

Beberapa orang mengalami hipertensi karena kondisi/gangguan yang merupakan penyebab utama (underlying conditon). Tipe tekanan darah tinggi ini, disebut tekanan darah tinggi sekunder, cenderung muncul tiba-tiba dan menyebabkan tekanan darah lebih tinggi dari pada hipertensi primer.

Tekanan darah tinggi memeliki berepa faktor resiko, antara lain:

  • Usia. Resiko tekanan darah tinggi meningkat.
  • Ras. Tekanan darah tinggi
  • Latar belakang keluarga
  • Kelebihan berat badan atau obesitas.
  • Tidak aktif secara fisik. Denyut jantung orang-orang yang tidak aktif cenderung lebih tinggi. Sehingga semakin keras jantung Anda harus bekerja dengan setiap kontraksi dan semakin kuat gaya pada arteri Anda. Kekurangan aktivitas fisik juga meningkatkan risiko kelebihan berat badan.
  • Merokok
  • Terlalu banyak garam (sodium) pada diet Anda. Terlalu banyak sodium pada diet Anda dapat menyebabkan tubuh Anda menahan cairan yang meningkatkan tekanan darah.
  • Terlalu sedikit potasium pada diet Anda. Pottasium membantu menyeimbangkan jumlah dari sodium di sel Anda. Jika Anda tidak mendapat potasium yang cukup pada diet Anda atau menahan potasium, Anda bias menumpuk terlalu banyak sodium di dalam darah.
  • Terlalu sedikit vitamin D di dalam darah Anda. Tidak pasti apakah memiliki terlalu sedikit vitamin D dalam diet Anda dapat menyebabkan tekanan darah tinggi. Vitamin D dapat mempengaruhi enzim yang diproduksi oleh ginjal yang mempengaruhi tekanan darah Anda.
  • Terlalu banyak minum alkohol
  • Stres
  • Kondisi kronik tertentu. Seperti, kolestrol tinggi, diabetes, penyakit ginjal, dan “sleep apnea”.
  • Terkadang kehamilan juga berkontribusi terhadap tekanan darah tinggi.


Walaupun tekanan darah tinggi paling umum terjadi pada orang dewasa, anak-anak juga memiliki risiko memiliki tekanan darah tinggi. Untuk beberapa anak, tekanan darah tinggi disebabkkan oleh masalah pada jantung dan hati. Tetapi bagi sebagian anak-anak, kebiasaan gaya hidup hidup yang buruk (seperti diet yang tidak sehat dan kurangnya olahraga) berkontibusi terhadap tekanan darah tinggi.



Gejala Dan Penyebab Penyakit Stroke




Mengenal penyakit stroke, mulai dari gejala dan penyebab penyakit Stroke.  Apa itu stroke? Stroke adalah serangan otak yang timbulnya mendadak akibat tersumbat atau pecahnya pembuluh darah otak. Dengan kata lain penyakit stroke ini merupakan penyakit pembuluh darah otak (serebrovaskuler) yang ditandai dengan kematian jaringan otak (infark serebral) hal ini disebabkan karena adanya penyumbatan, penyempitan atau pecahnya pembuluh darah menuju otak sehingga pasokan darah dan oksigen ke otak berkurang dan menimbulkan serangkaian reaksi biokimia yang akan merusakkan atau mematikan sel-sel saraf otak.

Nah berikut dibawah ini akan Saya jelaskan topik mengenai gejala, penyebab dan cara pencegahan penyakit Stroke. Mari kita sama-sama menyimak ulasan ini..

Gejala Penyakit Stroke

Sebelum stroke, banyak pasien akan memiliki beberapa hari sakit kepala, dicampur dengan pusing, tangan dan kaki seperti mati saraf, muntah, tinnitus, namun, hal ini mungkin hanya beberapa menit sebelum stroke terjadi. Jika seseorang menderita stroke, ia tiba-tiba kehilangan kesadaran, tapi sebelum ia terpuruk, biasanya mengeluh bahwa mereka merasakan sakit kepala yang sangat parah. Wajahnya mungkin menjadi seperti lilin putih, tetapi dalam kebanyakan kasus, wajah cenderung terlihat berwarna merah padam dan kesulitan bernapas. Mulut terbuka dengan dorongan untuk bernapas.

Pada titik ini, selalu dapat ditemukan beberapa kelumpuhan, misalnya : bola mata sedikit lesu, mengecil, pipi agak tidak simetris, atau anggota badan kaku, atau satu sisi dari tangan dan kaki terjuntai ke bawah.

Adapun bebrapa gejala penyakit Stroke yang seperti di jelaskan di bawah ini :

1. Mengalami kelumpuhan
Penderita yang mengalami gejala stroke pada tahap ringan biasanya penderita akan mengalami kelumpuhan ada bagian tangan maupun pada bagian kaki mereka. jika yang terjadi pada tahap ringan, maka kelumpuhan yang terjadi biasanya berlangsung hanya satu hari atau dalam  hitungan jam saja. Namun jika anda mengalami sakit stroke sudah masuk pada tahap yang sangat parah maka hal ini tidak akan mungkin bisa disembuhkan.

2. Sering kesemutan
Jika anda sedang mengalami sakit stroke masih pada tahap ringan. Pada yang mengalami gejala stroke biasanya dia akan merasakan kesemutan yang terutama pada daerah pergelangan tangan maupun pada kakinya.

3. Hilang keseimbangan
Orang sedang mengalami gejala stroke biasanya akan mengalami kehilangan tingkat keseimbangannya. Pada saat berjalanan secara tiba tiba dia tidak mampu untuk melakukan keseimbangan pada tubuhnya dan salah satu tubuh nya akan lebih condong yang menyandar ke tembok pada sesuatu yang bisa saja dijadikan sandaran bagi nya.

4. Pusing
Salah satu dari gejala stroke biasanya penderita akan merasakan pusing kepala. Pusing yang terjadi tidak hanya pada pusing biasa saja, melainkan rasa pusing seperti vertigo. Orang yang sedang mengalami vertigo adanya kaitannya dengan sakit stroke, karena vertigo yang merupakan penyakit umum ditandai dengan adanya macam penyakit didalam tubuh. Masalah itu akan menjadi sebuah indikasi bahwa pada gejala sakit stroke yang ada didalam tubuh kita.

5. Perubahan pada perilakunya
Orang yang mengalami stroke berat biasanya mengalami perubahan perilaku. Perilakunya itu seperti tidak dikehendakinya, perilakunya seperti anak kecil dan tidak seperti dirinya sendiri. Tidak hanya itu saja, orang yang mengalami stroke berat mudah marah tidak jelas, apa-apa yang dilakukan orang lain tidak menjadi keinginan dan juga kehendaknya.

6. Susah menelan
Orang yang mengalami sakit stroke biasanya dia akan mengalami kesulitannya untuk menelan makanan, karena yang terjadi pada tenggorokan yang akan menjadi tidak elastis, sehingga pada saat anda menelan makanan maupun minuman yang akan masuk kedalam tubuh mengalami kesusahan. Akibatnya pada yang mengalami sakit stroke biasanya pada penurunan kualitas hidupnya dan pada perubahan postur tubuh yang semakin kurus.

7. Pikun
Karena terjadinya menyerang pada bagian otak, maka yang dapat mengalami sakit stroke berat akan mengalami kesulitannya dalam berkonsentrasi. Hal yang terjadi karena pada sel syaraf otaknya mengalami kerusakan.

Nah, untuk itu kita harus mewaspadai gejala penyakit stroke ini, jika menimbulkan gejala seperti diatas segeralah periksa ke dokter terdekat agar mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

Namun, ada juga beberapa faktor penyebab penyakit dari stroke ini agar kita bisa memahami dan mengerti dalam kehidupan sehari-hari. Faktor yang mnyebabkan seseorang menderita penyakit stroke yaitu faktor Resiko Medis dan faktor Resiko Perilaku. Dengan uraian sebagai berikut :

1. Faktor Resiko Medis
Faktor resiko medis yang menyebabkan atau memperparah stroke antara lain hipertensi (penyakit tekanan darah tinggi), kolesterol, arteriosklerosis (pengerasan pembuluh darah), gangguan jantung, diabetes, riwayat stroke dalam keluarga (faktor keturnan) dan migren (sakit kepelah sebelah). Menurut data statistik 80% pemicu stroke adalah hipertensi dan arteriosklerosis.

2. Faktor Resiko Perilaku
Faktor resiko perilaku disebakan oleh gaya hidup dan pola makan yang tidak sehat seperti kebiasaan merokok, menkonsumsi minuman bersoda dan beralkohol gemar mengkonsumsi makanan cepat saji (fast food dan junk food). Faktor resiko perilaku lainnya adalah kurangnya aktifitas gerak / olah raga dan obesitas. Salah satu pemicunya juga adalah susasana hati yang tidak nyaman seperti sering marah tanpa alasan yang jelas.

Demikianlah ulasan Saya mengenai gejala dan penyebab penyakit stroke, semoga bermanfaat bagi Anda dan seluruh pembaca artikel ini. Terima kasih..


Senin, 24 Oktober 2016

Manfaat Kebutuhan Seks Dalam Kehidupan


Seks adalah perbedaan badani atau biologis perempuan dan laki-laki, yang sering disebut jenis kelamin yang berbeda dalam melakukan sebuah hubungan intim dengan peningkatan hormon di dalam tubuh kita sehingga menimbulkan rasa kebahagiaan yang sehat dan harmonis.

Ternyata seks bukan hanya sebuah nafsu semata, dari banyak penelitian diketahui bahwa berhubungan seks secara teratur memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, pria dan wanita. Manfaat seks akan terlihat dari kehidupan keseharian pasangan suami istri, Berikut manfaat hubungan seks secara teratur :



  • Hubungan intim meningkatkan kualitas tidur

Selama masa orgasme hormon prolaktin dilepaskan, dan hal inilah yang mampu membuat tingkat ketenangan dalam diri seorang wanita. Melalui hubungan seks seseorang akan memiliki kualitas tidur yang lebih baik.
Dengan kualitas tidur yang baik, maka kesehatan seseorang juga akan menjadi baik pula. Bagi Anda yang memiliki penyakit insomnia, biasakan berhubungan badan dengan pasangan secara teratur. Hal ini disinyalir mampu meningkatkan kualitas tidur Anda bahkan mampu mengobati insomnia dalam diri Anda.



  • Hubungan intim akan memperkecil resiko sakit kepala

Melalui hubungan seks dan lonjakan hormon yang dilepas saat berhubungan seks akan membuat sistem kekebalan dalam tubuh meningkat. Rasa pusing, tegang dan perasaan mengganggu akan mampu diminimalisir melalui seks yang berkualitas.
Sebuah studi yang dilakukan di Klinik Sakit Kepala di Southern Illinois University menemukan bahwa separuh dari penderita migrain perempuan melaporkan lega setelah mencapai klimaks. Apakah Anda salah satu wanita yang sering sakit kepala? ingat kembali sudahkah Anda mencapai klimaks dan menemukan kenyamanan saat berhubungan badan dengan pasangan.


  • Hubungan intim mampu menjaga tubuh dari flu

Seorang yang melakukan seks secara teratur dan mencapai klimaks maksimal disinyalir mampu meningkatkan antibodi dalam tubuh. Antibodi ini membantu memerangi penyakit dan menjaga tubuh selalu aman dari gangguan pilek ataupun flu.
Seperti pada musim hujan, tentunya bakteri dan virus akan begitu mudah berkeliaran di sekitar Anda. Saat-saat dan musim seperti inilah Anda harus berpandai-pandai mengatur waktu intim bersama suami. Hal ini dilakukan demi menjaga keharmonisan rumah tangga sekaligus menjaga kesehatan bersama.


  • Hubungan intim dapat memancarkan aura muda

Wanita tentu selalu ingin tampil cantik dan nampak selalu muda. Salah satu solusi mendapatkan aura muda adalah hubungan berhubungan intim. Pastikan untuk menjaga hubungan intim Anda dengan suami karena hal ini memiliki banyak manfaat.
Manfaat berhubungan intim secara teratur dengan pasangan salah satunya adalah tubuh mampu mempromosikan hormon. Hormon tersebut mulai dari testosteron hingga esteron. Disinyalir hormon ini mampu menjaga tubuh dan kulit nampak selalu muda dari usia sebenarnya. Ingin selalu tampil mempesona dan tampak lebih muda? Jaga selalu hubungan intim Anda hanya dengan suami saja.


  • Berhubungan intim mampu mencegah kram

Ketika wanita mengalami orgasme dan kontrak rahim saat berhubungan badan, saat inilah tubuh memperbaiki senyawa dalam tubuh penyebab kram. Peningkatan jumlah kontraksi rahim disinyalir mampu membantu mengusir darah kotor dan memperlancar alirah darah di tubuh Anda.

Seks atau berhubungan intim juga menjadi solusi mudah bagi Anda dalam mendapatkan tubuh selalu bugar. Pastikan untuk selalu berhubungan intim dengan pasangan Anda demi tubuh yang sehat baik dari segi kesehatan fisik maupun psikis Anda.