Telur adalah salah satu jenis makanan super yang menjadi sumber protein tinggi bagi anak anak dan orang dewasa. Telur dapat diolah menjadi berbagai menu masakan yang berbeda diantaranya dapat dijadikan sebagai gulai telur, semur telur, dadar telur dan lain-lain. Dimana tidak ada satupun cara mengolah yang dapat mengurangi citarasanya yang selalu lezat. Menu masakan dari bahan dasar telur banyak dijumpai di berbagai kedai makanan dan para penjual keliling, Misalnya siomay dan ketupat sayur .
Telur mengandung beberapa jenis nutrisi yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Dalam satu butir utuh telur terkandung lebih dari 90% kalsium serta zat besi di bagian kuning telurnya. satu butir telur mengandung sekitar 6 gram protein dan 9 asam amino essensial. Selain zat besi, telur juga kaya akan zinc yang penting untuk sistem kekebalan tubuh serta mineral fosfor yang baik untuk menjaga kesehatan tulang dan gigi. Dalam satu butir telur terdapat 70 hingga 85 kalori. Maka tidak heran jika mengkonsumsi telur membuat kita merasa cepat kenyang.
Akan tetapi, meskipun telur mengandung banyak nutrisi penting yang baik untuk menjaga kesehatan tubuh, ternyata mengkonsumsi telur secara berlebih justru berdampak buruk pada kesehatan. Adapun beberapa dampak negatif yang ditimbulkan akibat konsumsi telur berlebihan setiap hari adalah:
1. Meningkatkan Kolesterol
Mengkonsumsi kuning telur secara berlebihan atau setiap hari dapat memicu peningkatan kolesterol dalam tubuh. Bagi orang orang yang memiliki kadar kolesterol yang tinggi dapat beresiko terserang stroke ringan. Kolesterol dalam telur dapat menyumbat aliran darah dan memblokir klelancaran oksigen dalam darah untuk mengalir pada jaringan pembuluh darah.
2. Hormon Menjadi Tidak Seimbang
Konsumsi terlalu banyak telur ternyata juga dapat menyebabkan produksi hormon tidak seimbang. Kondisi semacam ini biasanya sering dialami oleh para wanita. Jika ingin mengkonsumsi telur tanpa harus khawatir timbul permasalahan pada produksi hormon maka ada baiknya Anda mengimbangi konsumsi telur dengan mengkonsumsi sayur dan buah.
3. Menimbulkan Bisul
Telur mengandung lemak cukup tinggi yang jika dikonsumsi lebih dari 3 butir setiap hari maka akan mengacaukan kadar minyak alami yang stabil ada pada lapisan kulit terdalam sehingga dapat menyebabkan munculnya bisul bisul kecil.
4. Meningkatkan Berat Badan Berlebih atau Obesitas
Kandungan lemak yang cukup tinggi pada telur dapat memicu obesitas atau berat badan berlebih. Ada baiknya Anda mengkonsumsi telur setiap 2 atau 3 hari sekali. Perlu Anda tahu, kebanyakan orang telah memiliki cadangan lemak yang cukup, bahkan cenderung berlebih di dalam tubuhnya. Konsumsi telur yang mengandung banyak lemak dapat memicu kenaikan berat badan.
5. Risiko Penyakit Diabetes
Lemak yang ada di dalam telur bisa menyebabkan penyakit kencing manis, terutama pada wanita. Pria yang setiap hari mengonsumsi telur berisiko 55% mengalami diabetes. Sedangkan, wanita 77% mengalami diabetes jika mengonsumsi telur setiap hari.
6. Risiko Penyakit Jantung
Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, konsumsi telur berlebih dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam darah. Tingginya kadar kolesterol dalam tubuh dapat memicu munculnya gangguan jantung. Jumlah kolesterol yang berlebih akan menyebabkan penimbunan kolesterol pada dinding pembuluh darah arteri sehingga menyebabkan penyempitan pembuluh darah arteri. Kondisi tersebut jika semakin parah dan tidak ditangani dapat menyebabkan gangguan pada jantung, salah satunya serangan jantung koroner.
7. Menimbulkan Jerawat
Bukan hanya akan tumbuh bisul jika makan telur terlalu banyak, namun jerawat akan muncul bahkan pada seseorang yang memiliki jenis wajah kering. Lemak dan kolesterol dalam telur berpotensi menyumbat pori pori kulit dan meningkatkan debit minyak yang ada di permukaan kulit wajah sehingga memicu kulit wajah mudah menyerap debu dan radikal bebas yang dipancarkan oleh sinar matahari.
8. Asam urat
Bagi penderita asam urat sebaiknya hindari telur karena lemak dan zat fosfor dapat mengganggu kestabilan jumlah asam urat yang ada di persendian. Lemak pada telur mampu meningkatkan jumlah asam urat.
Itulah berbagai macam bahaya konsumsi telur berlebihan yang harus kita ketahui, memang hal yang berlebihan itu tidak bagus bagi kesehatan tubuh, oleh sebab itu konsumsi dalam batas yang wajar saja.
Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda dan seluruh pembaca sekalian, jangan lupa memberikan komen ya sobat di kolom bawah ini, Terima Kasih...
Tampilkan postingan dengan label telur. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label telur. Tampilkan semua postingan
Selasa, 20 Desember 2016
Bahaya Makan Telur Setiap Hari
Label:
asam urat,
bisul,
hormon,
jerawat,
kalsium,
kolesterol,
nutrisi,
obesitas,
sumber protein,
telur,
zat besi
Senin, 07 November 2016
Proses Terbentuknya Metamorfosis Kupu-Kupu
Bagaimana proses metamorfosis pada kupu-kupu? Seperti serangga lainnya, perkembangbiakan kupu-kupu mengikuti daur hidup/siklus tertentu, mulai dari bentuk awal, sampai dengan bentuk akhirnya menjadi kupu-kupu. Proses merubah bentuk tersebut terdiri dari beberapa tahapan. Dalam tiap tahapannya, kupu-kupu akan memperlihatkan bentuk yang berbeda. Itulah sebabnya, metamorfosis pada jenis serangga yang satu ini disebut dengan metamorfosis sempurna. Nah, pada kesempatan ini Saya akan menjelaskan lebih jauh bagaimana tahapan-tahapan metamorfosis yang terjadi pada kupu-kupu.
Kupu-kupu memang indah untuk dilihat, namun untuk menjadi sebuah kupu-kupu yang indah, hewan itu sebelumnya harus melewati proses metamorfosis. Metamorfosis sendiri adalah proses perubahan dari ulat menjadi kupu-kupu. Proses metamorfosis ini bisa dibilang cukup lama dan panjang, namun untuk keseluruhan semua prosesnya sederhana. Terdapat 4 tahapan proses dalam metamorfosis kupu-kupu ini, antara lain dimulai dari telur, kemudian menjadi ulat, selanjutnya menjadi kepompong dan terakhir barulah menjadi kupu-kupu.
Supaya lebih jelas, Saya juga akan melengkapinya dengan gambar yang memperlihatkan seluruh tahapan proses metamorfosis tersebut.
1. Telur
Kupu-kupu betina sangat rewel dalam memilih tanaman yang akan dijadikan tempat menaruh telurnya. Namun kebawelan ini cukup beralasan, karena apapaun yang terjadi ulat harus tetap bisa bertahan hidup dengan cara memakan dedaunan yang ada di tanaman itu. Mungkin tiap jenis kupu-kupu mempunyai pilihan tanaman kesukaannya sendiri. Jadi pastinya mereka akan berbeda-beda dalam memilih tanamannya.
Tahapan pertama dalam proses metamorfosis ulat menjadi kupu-kupu yaitu peletakan telur. Pada umumnya kupu-kupu suka meletakkan telurnya di bagian bawah daun. Kupu-kupu mempunyai ukuran telur yang sang kecil dan berwarna putih. Saat akan keluar, mereka akan membuat lubang kecil di telur tersebut.
2. Ulat ( Larva )
Larva adalah sebutan lain dari ulat. Pada saat keluar dari telut, ulat sangat berukuran kecil dengan berat hanya sekitar 0,5 mg. Sedangkan untuk panjang sekitar 0,25 cm. Sehari-hari ulat memakan daun dan bisa tumbuh dengan cepat. Hanya dalam kurun waktu 2 minggu ulat kecil sudah berubah menjadi ulat dewasa dan memiliki ukuran yang lumayan besar. Biasanya ukuran ulat dewasa memiliki panjang 5 cm dan mempunyai 8 pasang kaki.
Seiring pertumbuhannya, ukuran ulat aakan melebihi kulitnya sendiri, sehingga mau tak mau dia membuthkan kulit yang baru. Proses pergantian kulit ini disebut molting. Sepanjang tahapan menjadi ulat, biasanya ulat-ulat itu mengganti kulitnya sekitar 4 sampai 6 kali. Saat cukup dewasa, ulat akan pergi jauh dari tanaman yang selama ini ia tempati dan akan terus merangkak sampai menemukan tempat yang aman dan nyaman untuk berubah menjadi kepompong.
Jika telah menemukan tempat yang aman dan nyaman, ulat itu akan membuat alas di permukaannya seperti sutera dan bergantung terbalik. Pada sutra itu terlihat sepasang kaki terakhir mereka melekat kuat. Dalam satu hari penuh ulat akan bergantung dan membentuk huruf alfabet “J”. Kemudian pada proses ini ulat tersebut akan berganti kulit untuk yang terakhir kalinya.
3. Kepompong (Pupa)
Saat ulat memasuki fase ini, dia sudah melepas kapsul kepalanya yang memiliki 6 mata dan delapan pasang kakinya. Pada saat ini, kulit ulat sudah berganti untuk yang terakhir kali dan sudah berubah warna menjadi warna batu giok dan akhirnya tibalah menjadi kepompong.
Walaupun pada awalnya kepompong itu lunak, namun dalam satu jam keompong itu secara perlahan akan mengeras membentuk menyerupai cangkang pelindung. Ketika di dalam kepompong, ulat itu secara perlahan akan berubah menjadi kupu-kupu. Sedikit demi sedikit bagian tubuh ulat itu akan berubah membentuk bagian tubuh kupu-kupu. Untuk proses transformasi ini sendiri akan membutuhkan waktu sekitar 11 sampai 16 hari.
4. Kupu-kupu Dewasa
Setelah mengalami beberapa proses akhirnya kepompong pun berubah menjadi seekor kupu-kupu yang indah. Saat pertama kali keluar, sayap kupu-kupu itu kecil dan basah dan terlihat menempel pada cangkang kepompong. Menurut penelitian, cairan basah itu dikenal sebagai hemolymph yang dipompa ke dalam tubuh kupu-kupu. Cairan ini secara perlahan akan menyebar ke sayap dan seluruh tubuh kupu-kupu. Selain itu, fungsi cairan ini membantu untuk pembesaran sayap dan tubuh kupu-kupu.
Saat keluar dari kepompong sayap kupu-kupu akan basah dan tidak bisa digunakan untuk terbang. Akan tetapi, hanya dalam waktu satu jam saja sayap kupu-kupu itu akan mengering dan siap dipakai untuk terbang mengelili indahnya dunia dan hinggap daru bunga satu ke bunga yang lain, tak terkecuali tanaman bunga anggrek yang indah.
Sebagai tambahan informasi, kupu-kupu betina siap dan bisa kawin dalam kurun waktu 5 sampai 6 hari sesudah keluar dari kepompong. Kemudian, tahapaan serta proses metamorfosis kupu-kupu ini kembali ke tahapan pertama yaitu telut, terus berlanjut sampai keluar dari kepompong lagi. Siklus metamorfosis ini terus berputar dan takkan berhenti.
Demikianlah proses penjelasan Saya tentang proses Terbentuknya Metamorfosis Kupu-Kupu, Semoga penjelasan saya ini bisa menambah pengetahuan untuk Anda dan Seluruh pembaca blog ini, Terima Kasih..
Label:
batu giok,
daunan,
kepompong,
kupu kupu,
larva,
metamorfosis,
pergantian kulit,
telur,
ulat
Langganan:
Postingan (Atom)





