Telur adalah salah satu jenis makanan super yang menjadi sumber protein tinggi bagi anak anak dan orang dewasa. Telur dapat diolah menjadi berbagai menu masakan yang berbeda diantaranya dapat dijadikan sebagai gulai telur, semur telur, dadar telur dan lain-lain. Dimana tidak ada satupun cara mengolah yang dapat mengurangi citarasanya yang selalu lezat. Menu masakan dari bahan dasar telur banyak dijumpai di berbagai kedai makanan dan para penjual keliling, Misalnya siomay dan ketupat sayur .
Telur mengandung beberapa jenis nutrisi yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Dalam satu butir utuh telur terkandung lebih dari 90% kalsium serta zat besi di bagian kuning telurnya. satu butir telur mengandung sekitar 6 gram protein dan 9 asam amino essensial. Selain zat besi, telur juga kaya akan zinc yang penting untuk sistem kekebalan tubuh serta mineral fosfor yang baik untuk menjaga kesehatan tulang dan gigi. Dalam satu butir telur terdapat 70 hingga 85 kalori. Maka tidak heran jika mengkonsumsi telur membuat kita merasa cepat kenyang.
Akan tetapi, meskipun telur mengandung banyak nutrisi penting yang baik untuk menjaga kesehatan tubuh, ternyata mengkonsumsi telur secara berlebih justru berdampak buruk pada kesehatan. Adapun beberapa dampak negatif yang ditimbulkan akibat konsumsi telur berlebihan setiap hari adalah:
1. Meningkatkan Kolesterol
Mengkonsumsi kuning telur secara berlebihan atau setiap hari dapat memicu peningkatan kolesterol dalam tubuh. Bagi orang orang yang memiliki kadar kolesterol yang tinggi dapat beresiko terserang stroke ringan. Kolesterol dalam telur dapat menyumbat aliran darah dan memblokir klelancaran oksigen dalam darah untuk mengalir pada jaringan pembuluh darah.
2. Hormon Menjadi Tidak Seimbang
Konsumsi terlalu banyak telur ternyata juga dapat menyebabkan produksi hormon tidak seimbang. Kondisi semacam ini biasanya sering dialami oleh para wanita. Jika ingin mengkonsumsi telur tanpa harus khawatir timbul permasalahan pada produksi hormon maka ada baiknya Anda mengimbangi konsumsi telur dengan mengkonsumsi sayur dan buah.
3. Menimbulkan Bisul
Telur mengandung lemak cukup tinggi yang jika dikonsumsi lebih dari 3 butir setiap hari maka akan mengacaukan kadar minyak alami yang stabil ada pada lapisan kulit terdalam sehingga dapat menyebabkan munculnya bisul bisul kecil.
4. Meningkatkan Berat Badan Berlebih atau Obesitas
Kandungan lemak yang cukup tinggi pada telur dapat memicu obesitas atau berat badan berlebih. Ada baiknya Anda mengkonsumsi telur setiap 2 atau 3 hari sekali. Perlu Anda tahu, kebanyakan orang telah memiliki cadangan lemak yang cukup, bahkan cenderung berlebih di dalam tubuhnya. Konsumsi telur yang mengandung banyak lemak dapat memicu kenaikan berat badan.
5. Risiko Penyakit Diabetes
Lemak yang ada di dalam telur bisa menyebabkan penyakit kencing manis, terutama pada wanita. Pria yang setiap hari mengonsumsi telur berisiko 55% mengalami diabetes. Sedangkan, wanita 77% mengalami diabetes jika mengonsumsi telur setiap hari.
6. Risiko Penyakit Jantung
Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, konsumsi telur berlebih dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam darah. Tingginya kadar kolesterol dalam tubuh dapat memicu munculnya gangguan jantung. Jumlah kolesterol yang berlebih akan menyebabkan penimbunan kolesterol pada dinding pembuluh darah arteri sehingga menyebabkan penyempitan pembuluh darah arteri. Kondisi tersebut jika semakin parah dan tidak ditangani dapat menyebabkan gangguan pada jantung, salah satunya serangan jantung koroner.
7. Menimbulkan Jerawat
Bukan hanya akan tumbuh bisul jika makan telur terlalu banyak, namun jerawat akan muncul bahkan pada seseorang yang memiliki jenis wajah kering. Lemak dan kolesterol dalam telur berpotensi menyumbat pori pori kulit dan meningkatkan debit minyak yang ada di permukaan kulit wajah sehingga memicu kulit wajah mudah menyerap debu dan radikal bebas yang dipancarkan oleh sinar matahari.
8. Asam urat
Bagi penderita asam urat sebaiknya hindari telur karena lemak dan zat fosfor dapat mengganggu kestabilan jumlah asam urat yang ada di persendian. Lemak pada telur mampu meningkatkan jumlah asam urat.
Itulah berbagai macam bahaya konsumsi telur berlebihan yang harus kita ketahui, memang hal yang berlebihan itu tidak bagus bagi kesehatan tubuh, oleh sebab itu konsumsi dalam batas yang wajar saja.
Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda dan seluruh pembaca sekalian, jangan lupa memberikan komen ya sobat di kolom bawah ini, Terima Kasih...
Tampilkan postingan dengan label kolesterol. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kolesterol. Tampilkan semua postingan
Selasa, 20 Desember 2016
Bahaya Makan Telur Setiap Hari
Label:
asam urat,
bisul,
hormon,
jerawat,
kalsium,
kolesterol,
nutrisi,
obesitas,
sumber protein,
telur,
zat besi
Manfaat Makan Tahu Bagi Kesehatan
Tahu seperti kita ketahui adalah produk olahan dari kedelai, dan banyak memiliki manfaat baik bagi kesehatan, seperti menurunkan risiko kanker, anemia, osteoporosis, dan kadar kolesterol. Tahu merupakan sumber protein yang baik untuk membantu menjaga kesehatan jantung . Tahu, apakah Anda tahu jika makanan ini adalah bahan yang umum untuk masakan seperti Cina sejak berabad-abad lalu?. Tahu sangat populer di Indonesia, bahkan dinegara-negara Asia lainnya, termasuk jepang, walaupun dengan sebutan yang lain yaitu tofu.
Tahu adalah makanan rendah kalori namun tinggi protein yang di dalamnya terkandung berbagai mineral, seperti kalsium, besi, magnesium, fosfor, seng, kalium. Vitamin pada tahu seperti vitamin D, A, B6, C, thiamin, riboflavin, niasin, dan asam folat.
Proses pembuatan tahu sendiri memakan waktu yang cukup lama. Mulai dari mencuci kedelai, merebus kedelai, hingga mencetak ampas kedelai menjadi tahu. Proses yang cukup melelahkan namun setara dengan banyak manfaat yang akan diperoleh bagi siapapun yang mengkonsumsinya.
Rajin mengkonsumsi tahu maka tubuh Anda akan sehat. Manfaat tahu memang tidak kalah dengan ragam makanan yang lain. Dan sudah terbukti dalam sebuah jurnal yang berjudul American Journal of Clinical Nutrition seperti yang disebutkan dalam salah satu media sosial menyatakan tahu dapat mengurangi risiko penyakit kolesterol.
Berikut manfaat Tahu bagi kesehatan yang perlu anda ketahui yaitu :
1. Mengurangi Risiko Penyakit Jantung
Tahu telah diketahui dapat mengurangi risiko penyakit jantung dengan cara mengurangi kadar lipoprotein atau kolesterol jahat di dalam tubuh yang dapat meningkatkan kesehatan jantung. Dalam sebuah penelitian ditemukan bahwa mengkonsumsi 80 mg isoflavon setiap hari dapat meningkatkan aliran darah pada 68% pasien yang menderita risiko penyakit stroke.
Isoflavon pada kedelai diketahui dapat mengurangi peradangan pada pembuluh darah dan meningkatkan elastisitasnya. Selain itu, mengkonsumsi 50 gram protein kedelai setiap hari juga dapat mengurangi risiko penyakit jantung sebesar 10%.
2. Mengurangi Risiko Penyakit Kolesterol
Kadar kolesterol yang tinggi merupakan salah satu penyebab penyakit yang terkait jantung. Banyak orang mencoba untuk menghindari jenis makanan berlemak, seperti minyak goreng dan atau lemak banyak digunakan pada hidangan keluarga. Tahu dapat mengurangi tingkat kolesterol dalam tubuh, karena tahu akan menyerap minyak goreng dan cairan lain yang terakumulasi dalam tubuh yang dapat menyebabkan penyakit.
Dibandingkan dengan daging seperti daging sapi, tahu memiliki tingkat yang rendah asam lemak jenuh daripada kadar asam lemak tak jenuh. Tahu juga merupakan sumber lesitin dan asam linoleat yang yang baik, yaitu yang membantu metabolisme tubuh dan mengikis kolesterol yang tersimpan dalam tubuh.
3. Mengurangi Risiko Penyakit Diabetes
Lebih dari 10 tahun yang lalu, beberapa penelitian pada sel dan hewan menunjukkan bahwa isoflavon pada kedelai dapat mengendalikan gula darah. Dalam sebuah studi pada perempuan menopause yang menderita diabetes, diketahui bahwa dengan mengkonsumsi 30 gram protein kedelai dapat mengurangi kadar insulin sebesar 8,1%, resistansi terhadap insulin sebesar 6,5%, dan mengurangi kadar kolesterol jahat sebesar 7,1%.
Namun, meskipun tahu diketahui dapat mengendalikan gula darah, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk mengkonfirmasinya. Bahkan, dalam penelitian lainnya menunjukkan bahwa mengkonsumsi isoflavon setiap hari selama satu tahun dapat meningkatkan sensitivitas insulin dan lemak darah, ketika mengurangi risiko penyakit jantung.
4. Memperkuat Tulang Dan Sendi
Manfaat kalsium dalam tahu jelas mampu memperkuat tulang dan juga sendi tubuh. Dapat meminimalisir risiko yang sering membuat tulang dan sendi bermasalah. Kepadatan tulang akan terjaga dengan Anda sering mengkonsumsi tahu. Semakin bertambah usia Anda maka tidak akan khawatir tulang dan sendi bermasalah karena selalu mengkonsumsi tahu.
Tahu dan tempe merupakan dua jenis makanan yang kaya protein yang sangat bermanfaat bagi tubuh manusia. Konsumsi tahu secara rutin sangat penting dalam meningkatkan fungsi tubuh dan organ lainnya dalam tubuh. Namun dalam pasar saat ini, banyak yang membuat tahu dengan bahan formalin yang sangat berbahaya bagi kesehatan. Berikut beberapa tips memilih tahu yang baik dan tidak mengandung boraks dan formalin.
5. Meningkatkan Sirkulasi Darah
Tahu menjadi pilihan makanan sehat karena kandungan zat besi dan tembaga di dalamnya dapat meningkatkan sirkulasi darah. Kandungan nutrisi tersebut mencegah gejala anemia dan menjaga organ tubuh tetap bekerja dengan lancar karena oksigenasi yang tepat.
6. Memperlambat Proses Penuaan
Tahu diketahui juga dapat mengurangi proses penuaan dengan mempertahankan elastisitas kulit dan otot-otot wajah yang mengalami penuaan. Mengkonsumsi 40 mg isoflavon kedelai setiap hari dapat mengurangi keriput dan meningkatkan elastisitas kulit setelah 8 sampai 12 minggu. Membuat masker dari tahu juga dapat membantu memelihara kesehatan kulit.
Pada perempuan menopause, tahu dapat mengurangi risiko tulang keropos karena mengandung kalsium yang sangat tinggi. Tahu juga efektif untuk mencegah rheumatoid arthritis, serta dapat membantu menyeimbangkan kadar estrogen pada masa pra-menopause.
7. Menurunkan Kelebihan Berat Badan
Program diet sering mengkaitkan tahu sebagai menu dalam diet sehat. Memang benar karena manfaat tahu yang lain dapat untuk menurunkan kelebihan berat badan. Anda tidak perlu susah-susah untuk melakukan program diet sehat yang harus dengan membayar mahal. Cukup membeli tahu dan olah sendiri di rumah maka jauh lebih murah sebagai diet sehat Anda.
8. Mengurangi Risiko Kanker
Tahu merupakan sumber selenium, yaitu mineral yang dibutuhkan tubuh agar sistem antioksidan berfungsi dengan baik, sehingga dapat melindungi sistem dari kanker usus. Pada pria, mengkonsumsi tahu juga dapat mengurangi risiko kanker prostat.
Selain itu, berdasarkan sebuah penelitian yang dilakukan pada koresponden perempuan, mereka yang mengkonsumsi tahu dalam jumlah yang tepat dapat mengurangi risiko kanker payudara sebesar 60% dibandingkan mereka yang tidak. Hal ini dikarenakan isoflavon mempengaruhi siklus menstruasi dan kadar estrogen pada darah.
Nah itulah hal hal penting yang harus anda perhatikan dalam memilih tahu yang baik untuk kesehatan. Untuk itu anda dapat memanfaatkannya secara maksimal bagi kesehatan tubuh dan anak. Selamat menikmati tahu, dan mendapatkan banyak nutrisi penting yang terkandung didalamnya.
Label:
diabetes,
Kanker,
kesehatan jantung,
kolesterol,
olahan kedelai,
sendi,
sirkulasi darah,
sumber protein,
Tahu,
tulang
Jumat, 16 Desember 2016
Manfaat Buah Ketimun ( Mentimun ) Bagi Kesehatan
Ketimun merupakan jenis sayuran yang masuk ke dalam keluarga tanaman seperti labu dan semangka (keluarga Cucurbitaceae). Kandungan air pada sayuran mentimun sama seperti yang ada pada manfaat semangka, yaitu sebagian besar terdiri dari (95 persen) air, yang berarti mengkonsumsi ketimun pada hari musim panas, dapat membantu tubuh tetap terhidrasi.
Sejarahnya mentimun berasal dari daerah pegunungan Himalaya, di India Utara. Mentimun memiliki banyak varietas tapi pada umumnya mentimun sudah dikenal luas oleh masyarakat Indonesia. Mentimun biasanya dikonsumsi sebagai lalapan, pelengkap menu makanan sehari-hari.
Ketimun terdiri dari 95% air dan secara alami rendah kalori, lemak, kolesterol dan sodium. Menurut USDA National Database Gizi, 1 cangkir irisan mentimun dengan kulitnya (sekitar 119 gram) mengandung :
115 gram air
16 kalori
0,8 gram protein
0,2 gram lemak
2,9 gram karbohidrat (termasuk 0,9 gram serat dan 1,8 gram gula)
Di dalam secangkir ketimun ini, juga mencukupi kebutuhan harian zat seperti 11% dari vitamin K, 4% vitamin C, magnesium, kalium dan mangan dan 2% dari vitamin A, thiamin, riboflavin, B-6, folat, asam pantotenat, kalsium, zat besi, fosfor, seng dan tembaga.
Manfaat ketimun bagi kesehatan sangat beragam, mengkonsumsi ketimun akan menambah asupan berbagai zat yang penting untuk tubuh. Berikut adalah ulasan berbagai manfaat mentimun untuk kesehatan tubuh manusia.
1. Melindungi Otak
Di dalam ketimun terdapat sejumlah zat yang bernama flavanol (fisetin), yang memiliki manfaat dalam peningkatan memori dan melindungi sel-sel saraf, dari penurunan fungsi otak yang berkaitan dengan usia. Pada penelitian yang dilakukan oleh tikus, senyawa fisetin ini memberikan perlindungan secara progresif terhadap gangguan Alzheimer.
2. Mengontrol tekanan darah tinggi
Bagi Sobat yang mengalami tekanan darah tinggi dapat mencoba mengkonsumsi jus mentimun atau mengkonsumsi mentimun langsung. Kandungan kalium, magnesium dan serat alami yang terdapat pada mentimun berkhasiat dalam menurunkan tekanan darah tinggi.
3. Memperlancar pencernaan
Kandungan serat yang terdapat pada mentimun terbukti dapat memperlancar pencernaan. Mengkonsumsi mentimun secara teratur dapat membantu mengatasi masalah pencernaan seperti gastritis, maag, perut mulas atau konstipasi (kondisi susah buang air besar).
4. Asupan Antioksidan
Ketimun memang kaya dengan beragam jenis antioksidan juga terdiRI dari flavonoid, quercetin, apigenin, luteolin, kaempferol, termasuk vitamin C dan beta karoten. Antioksidan dapat membantu melawan pertumbuhan gejala kanker dan menurunkan resiko penyakit kronis termasuk penyakit jantung.
5. Menjaga asupan air bagi tubuh
Ketimun mengandung 96% kadar air yang lebih baik dibanding air biasa. Memekan ketimun, dapat menghindarkan diri dari dehidrasi dan tentunya membantu menetralkan toksin dalam tubuh.
6. Menyehatkan Jantung
Kandungan dalam jus mentimun berupa kalium seperti pada manfaat pisang, juga magnesium dan serat yang sangat baik dikonsumsi bagi penderita darah tinggi atau pun rendah. Keseimbangan kalium di dalam maupun di luar sel-sel sangat penting bagi tubuh, untuk mengontrol keadaan tekanan darah dalam tubuh.
Sebagai elektrolit, kalium adalah ion yang memiliki muatan positif yang harus dipertahankan dalam konsentrasi tertentu (sekitar 30 kali lebih tinggi dalam daripada di luar sel) dalam rangka melaksanakan fungsinya. Hal ini meliputi interaksi zat terhadap sodium, untuk membantu transmisi impuls kontrol saraf, kontraksi otot, dan fungsi jantung.
7. Menyehatkan ginjal
Mentimun ternyata juga mampu menjaga kesehatan ginjal dan kantung kemih. Kandungan air pada mentimun membantu kinerja ginjal dalam memproduksi urine (urinasi).
Artikel terkait kesehatan ginjal lainnya : Jangan Terlalu Banyak Mengkonsumsi Garam Kalau Tidak Ingin Tubuhmu Seperti Ini
8. Menurunkan kadar gula dalam darah
Mengkonsumsi mentimun baik bagi penderita diabetes karena mentimun mengandung mineral mangan yang bermanfaat selama proses sintesa hormon insulin dalam tubuh.
9. Menurunkan kadar kolesterol
Bagi Sobat yang memiliki kolesterol tinggi ada baiknya mulai rutin mengkonsumsi mentimun. Di dalam buah mentimun terkandung senyawa sterol yang berkhasiat dalam menurunkan kadar kolesterol jahat pada tubuh.
10. Membantu menyembuhkan gejala penyakit rematik dan asam urat
Vitamin A, B, Folat, Kalium, Magnesium dalam mentimun yang dicampur dengan jus wortel untuk mendapatkan manfaat wortel, mampu meredakan nyeri astritis dan kadar asam urat dalam tubuh.
Bagaimana Sobat, cukup banyak kan manfaat mentimun. Semoga informasi yang telah kami susun dapat bermanfaat bagi Sobat semua..Terima Kasih..
Label:
asam urat,
asupan antioksidan,
ginjal,
ketimun,
kolesterol,
lemak,
melindungi otak,
menyehatkan jantung,
rendah kalori,
terhidrasi
Kamis, 08 Desember 2016
Jenis Makanan BerKolestrol Tinggi Yang Harus Dihindari
seperti yang telah kita ketahui bahwa beberapa jenis makanan tidak dianjurkan atau dipantang/dilarang dikonsumsi dalam jumlah yang banyak oleh seseorang, karena memiliki kandungan kolesterol yang tinggi pada makanan tersebut. Apabila makanan berkolesterol tinggi dikonsumsi dalam jumlah yang banyak atau tidak wajar maka kolesterol dalam tubuh akan menjadi kurang seimbang, dan bisa meningkatkan resiko seseorang terkena dari beberapa resiko penyakit, diantaranya penyakit jantung dan stroke. Maka dari itu, menjaga asupan makanan dengan seimbang dan tidak berlebihan merupakan hal yang wajib dilakukan agar kesehatan tubuh dapat terjaga.
Kolesterol adalah zat berlemak yang ditemukan pada setiap sel tubuh manusia. Sebenarnya kolesterol didalam tubuh didapat tidak hanya dari makanan namun kolesterol juga dibuat sendiri oleh tubuh pada organ hati. Apabila tubuh mengkonsumsi makanan yang mengandung lemak jenuh yang cukup tinggi, maka kadar kolesterol yang ada dalam tubuh menjadi tidak seimbang sehingga akan menimbulkan masalah kesehatan yang cukup serius dan fatal bila tidak ditangani.
Daftar beberapa makanan dibawah ini merupakan daftar jenis makanan yang memiliki kolesterol tinggi dan tidak dianjurkan dikonsumsi secara berlebihan atau lebih baik dihindari bagi Anda yang memiliki kadar kolesterol LDL yang tinggi.
Mari kita simak daftar makanan berkolesterol tinggi beserta uraian lengkapnya dibawah ini..
1. Kuning telur
kuning telur mengandung kolesterol yang lebih tinggi dibandingkan makanan lain. Setidaknya terkandung 1234 miligram kolesterol dalam 100 gram kuning telur. Jumlah ini sama dengan 411 persen jumlah keseluruhan kolesterol yang boleh dikonsumsi setiap harinya. Jadi jika Anda mengonsumsi kuning telur di pagi hari, sebaiknya hindari makanan yang mengandung kolesterol lainnya setelah itu.
2. Gorengan
Makanan yang diolah dengan cara digoreng bisa mengandung kolesterol. Hal ini dapat terjadi apabila dalam proses menggoreng menggunakan minyak yang telah berkali-kali dipakai atau menggunakan minyak yang sangat panas. Proses menggoreng dengan minyak tersebut akan memberikan dampak pada meningkatnya kadar kolesterol pada seseorang. Apabila minyak goreng semain sering digunakan maka asam lemak jenuhnya juga akan semakin banyak.
3. Lever
Beberapa orang senang mengonsumsi lever. Kolesterol diproduksi oleh lever, untuk itu lever mengandung banyak kolesterol.dalam 100 gram lever terdapat setidaknya 564 miligram kolesterol atau sekitar 188 persen total kolesterol harian. Berdasarkan American Heart Association, orang dewasa dianjurkan untuk tidak mengonsumsi makanan yang mengandung kolesterol lebih dari 300 miligram sehari. Sementara satu ons lever sapi yang dimasak mengandung 331 miligram kolesterol.
4. Otak Sapi
Kandungan kolesterol dalam 10 gram otak sapi bisa sampai 2.500 mg. Oleh karena itu hal ini harus diperhatikan apalagi bagi Anda yang menggemari makanan-makanan hewani yang memiliki kandungan lemak yang cukup tinggi misalnya otak sapi ini. Meskipun belum ada batasan yang pasti tentang konsumsi otak sapi yang dikonsumsi setiap harinya.
Maka dari itu lebih baik mulai mengurangi makanan-makanan yang bersumber dari makanan hewani yang memiliki lemak jenuh yang tinggi dan mulai meningkatkan asupan makanan yang lebih sehat seperti ikan, sayuran dan jenis makanan sehat lainnya.
5. Butter
Margarin, mentega, atau butter digunakan dalam hampir semua makanan, seperti kue, roti, dan masakan lainnya. Berdasarkan healthaliciousness.com, 100 miligram butter mengandung 215 miligram kolesterol. Sementara satu sendok makan saja mengandung 30 miligram kolesterol.
5. Udang
Udang diketahui memiliki kandungan kolesterol yang cukup tinggi. Setidaknya 195 mg kolesterol terkandung dalam setiap 100 mg udang. Kandungan kolesterol dalam satu ons udang setidaknya ada 55 mg dan satu ekor udang yang cukup besar memiliki kandungan kolesterol sekitar 11 mg. Meskipun tidak semua seafood memiliki kandungan kolesterol yang tinggi namun alangkah lebih baik cara pengolahannya direbus daripada diolah dengan cara digoreng.
6. Daging Ayam
Meski daging ayam mengandung sedikit lemak, namun cara memasaknya bisa memberikan perbedaan yang besar. Satu paha ayam dengan kulitnya mengandung lebih banyak lemak dan kolesterol dibanding burger dan es krim. Kulit ayam yang digoreng adalah penyebab ayam mengandung banyak kolesterol.
7. Makanan Cepat Saji
Kandungan kolesterol yang ada pada makanan cepat saji memiliki tingkat yang cukup tinggi. Misalnya biskuit, keripik dan juga telur setidaknya memiliki kandungan kolesterol sebanyak 172mg dari setiap 100mg nya. Selain itu dalam satu biskuit terdapat kandungan kolesterol sekitar 246 mg. Didalam makanan cepat saji umumnya terdapat kandungan minyak jenuh yang menjadikan makanan cepat saji tersebut tinggi akan kolesterol. Lemak jenuh ini adalah hasil dari adanya penambahan hidrogen pada minyak sayur yang pada umumnya dimanfaatkan untuk menggoreng makanan cepat saji.
8. Keju
Keju merupakan sumber protein yang baik bagi para vegetarian. Selain itu, keju juga bisa merupakan sumber kalsium yang baik. Bagi non-vegetarian keju juga makanan yang enak dan biasa digunakan pada masakan, atau kue. Dalam 100 miligram keju terdapat 123 miligram kolesterol. Per satu inci kotak keju terdapat setidaknya 21 miligram kolesterol Jadi berhati-hatilah saat menggunakan keju dalam masakan Anda atau mengonsumsinya sehari-hari.
9. Daging Olahan
Perbandingan antara daging ayam, kambing, domba, dan sapi mungkin tidak ada bedanya ketika sudah diolah. Jumlah kolesterol yang ada pada daging yang telah diolah juga tergantung dari potongan besar daging dan jumlah garam yang digunakan pada saat mengolahnya. Jadi ketika sudah diolah bisa jadi kolesterol yang ada pada jenis daging-daging tersebut setara.
10. Es krim
Apakah Anda tahu bahwa segelas es krim mengandung lemak lebih banyak daripada hamburger dan mengandung lebih banyak kolesterol dibandingkan 10 buah donat? Jika Anda sudah mengonsumsi banyak makanan berkolesterol, sebaiknya lewatkan es krim dan makan buah-buahan segar saja sebagai penggantinya. Buah-buahan segar mengandung lebih banyak serat, vitamin, dan rendah kalori.
Itulah jenis makanan yang paling banyak mengandung kolesterol tinggi dan harus kita hindari mengonsumsi makanan tersebut dalam sehari atau terlalu sering. Mengonsumsi makanan yang mengandung banyak kolesterol setiap hari akan membuat kolesterol jahat menumpuk dalam tubuh anda dan menyebabkan penyakit.
Dengan mengetahui jenis-jenis makanan yang dapat meningkatkan kolesterol diatas, tentu Anda diwajibkan untuk membiasakan diri agar terbiasa memelihara gaya hidup sehat. Mengkonsumsi makanan-makanan bernutrisi tinggi dan seimbang tentu sangat dianjurkan, selain itu rutin berolahraga setiap harinya menjaga tubuh agar tetap bugar dan sehat.
Label:
daging ayam,
es krim,
keju,
kesehatan,
kolesterol,
kuning telur,
udang,
zat berlemak
Inilah Makanan Pantangan Bagi Penderita Tekanan Darah Tinggi (Hipertensi)
Tekanan darah tinggi atau biasa disebut juga Hipertensi merupakan sebuah penyakit yang menyebabkan kinerja jantung akan bekerja lebih cepat. Selain itu penyakit ini bisa menimbulkan beberapa penyakit lain seperti kolestrol meningkat, stroke, jantung, bahkan diantaranya dapat menyulitkan pernapasan
oleh karena itu bagi Anda yang sudah menderita tekanan darah tinggi ada baiknya memperhatikan makanan yang ingin di konsumsi, karena pada dasarnya banyak makanan yang dapat menimbulkan tekanan darah tinggi semakin meningkat. Untuk itu Saya akan mengulas apa saja makanan pantangan bagi penderita darah tinggi yang sebaiknya harus dihindari.
Berikut ini Makanan Pantangan yang harus di perhatikan oleh penderita Tekanan Darah Tinggi (Hipertensi) yaitu :
1. Daging atau ayam beku
Membeli daging atau ayam yang sudah berbumbu dan dalam keadaan beku memang sangat praktis. Namun dibalik itu semua ternyata ada banyak bahaya yang mengintai kesehatan anda dan keluarga. Di dalam daging ayam beku olahan yang sudah dikemas contohnya, terdapat sekitar 800 miligram sodium.
2. Makanan dalam kaleng, termasuk buah kaleng
Buah memang makanan sehat, akan tetapi tidak dengan buah dalam kemasan kalengan. Anda harus menghindari semua jenis makanan dalam kaleng jika ingin penyakit tekanan darah tinggi yang diderita tetap aman. Hal ini karena makanan yang diawetkan dan dikemas dalam kaleng memiliki kandungan sodium yang tinggi. Biasanya pengawetan makanan jenis ini dengan menambahkan banyak garam. Anda juga wajib memeriksa label makanan ketika membeli makanan di toko atau supermarket. Dengan lebih teliti, maka penyakit darah tinggi yang diderita tidak akan jadi semakin parah.
3. Mie Instan
Mengkonsumsi mie instan terlalu sering akan berpengaruh buruk pada kesehatan. Penyakit ginjal hingga hipertensi bisa dibentuk dari konsumsi mie instan yang berlebihan. Mie instan dan kuahnya mengandung bahan pengawet yang tidak sedikit, bumbu dan sodium yang akan membuat tekanan darah menjadi naik.
Untuk beberapa kali konsumsi, mungkin mie instan tidak akan memberi pengaruh yang terlalu signifikan bagi kesehatan. Jadi, jangan terlalu sering mengkonsumsi mie instan walaupun bisa membuat kenyang dengan cepat, anda juga akan merasa lapar lebih cepat
4. Makanan yang banyak mengandung lemak
Sudah kita ketahui, makanan yang banyak mengandung lemak memang sangat berbahaya bagi kesehatan. Asupan lemak yang berlebih pada tubuh bisa menyebabkan obesitas yang akhirnya menyebabkan komplikasi berbagai penyakit. Salah satu jenis penyakit yang bisa disebabkan akibat obesitas yaitu hipertensi akibat naiknya tekanan darah. Ketika tubuh semakin gemuk, maka lemak dapat menghambat pembuluh darah, akibatnya pembuluh darah semakin sempit dan tekanan darah menjadi naik.
5. Pizza
Pizza adalah bentuk makanan junk food yang banyak digemari masyarakat dunia tak terkecuali masyarakat Indonesia. Adonan pizza yang dikombinasikan dengan keju, saus tomat dan daging olahan tentu merupakan suatu hidangan yang akan menggugah selera siapa pun. Namun perlu diwaspadai, campuran dari topping seperti keju yang mengandung banyak lemak jahat, saus tomat atau daging olahan akan berpengaruh pada kesehatan khususnya tekanan darah.
Agar anda bisa menikmati pizza yang sehat dan nikmat, anda bisa mencoba membuatnya sendiri di rumah. gunakan topping keju yang rendah lemak, gunakan juga daging rendah lemak serta perbanyak sayuran di dalamnya. Pizza sehat pun dapat anda nikmati tanpa rasa khawatir akan naiknya tekanan darah anda.
6. Makanan dan minuman yang banyak mengandung gula
Umumnya jenis makanan manis dihindari oleh mereka yang terkena diabetes atau penyakit gula. Tapi Anda yang terkena penyakit tekanan darah tinggi juga harus mengurangi asupan makanan atau minuman yang manis. Permen, kue basah, cokelat dan minuma manis lain tidak boleh dikonsumsi secara berlebihan. Sebab makanan yang dilarang penyakit darah tinggi ini bisa memicu komplikasi penyakit lain.
7. Daging Merah
Sebagian besar orang menyukai olahan yang terbuat dari daging, bisa dari daging kambing atau daging sapi. Daging merah ini bisa menjadi penyebab tingginya tekanan darah. Mengurangi konsumsi daging merah akan membantu tubuh, untuk mengontrol tekanan darah. Contoh daging merah seperti daging Sapi, Kambing, dan Domba.
8. Kafein
Anda penyuka minuman kopi? Ini tidak cocok bagi penderita hipertensi atau penyakit darah tinggi. Hindari minuman kopi atau segala jenis makanan yang mengandung kafein jika Anda terkena serangan darah tinggi. Kafein bisa terdapat pada produk makanan seperti cokelat dan lainnya. Hal ini akan menyebabkan meningkatnya tekanan darah sehingga penyakit tekanan darah tinggi semakin parah.
Itulah beberapa daftar menu dan jenis makanan pantangan bagi penderita tekanan darah tinggi yang sebaiknya di hindari.
Label:
ayam beku,
daging merah,
gula,
hipertensi,
jantung,
kafein,
kolesterol,
mie instan,
pizza,
tekanan darah tinggi
Rabu, 07 Desember 2016
Penyebab Serangan Jantung
Serangan jantung, secara medis disebut infark miokard, adalah kondisi di mana pasokan darah menuju ke jantung terhambat. Ini adalah kondisi medis darurat yang biasanya disebabkan oleh penggumpalan darah atau penumpukan lemak, kolesterol, dan unsur lainnya. Gangguan aliran darah ke jantung ini bisa merusak atau menghancurkan otot jantung dan bisa berakibat fatal.
Untuk menentukan apakah seseorang mengalami serangan jantung, biasanya akan muncul kombinasi dari beberapa gejala. Kondisi ini tidak tergantung kepada keparahan sakit dada yang dirasakan. Sakit dada yang dirasakan belum tentu terjadi pada semua orang yang merasakan sakit jantung. Kadang-kadang rasa sakitnya ringan dan disalahartikan sebagai gangguan pencernaan biasa. Sebaliknya, tidak semua sakit dada adalah akibat serangan jantung.
Adapun beberapa gejala yang mungkin muncul pada penderita serangan jantung seperti sesak nafas, terasa Sakit atau Nyeri di bagian dada, merasa lemah dan pusing dan merasa sangat gelisah atau cemas.
Penyebab utama terjadinya serangan jantung adalah penyakit jantung koroner. Penyakit jantung koroner terjadi karena tersumbatnya pembuluh darah utama yang memasok darah ke jantung (pembuluh koroner) karena timbunan kolesterol berupa plak.
Plak yang retak akan mengakibatkan terjadinya penggumpalan darah. Akhirnya, penggumpalan darah menghambat pasokan darah dan oksigen ke jantung melalui pembuluh koroner. Kondisi inilah yang akhirnya menyebabkan terjadinya serangan jantung.
Inilah beberapa faktor penyebab serangan jantung yang memiliki :
1. Hipertensi (Darah tinggi)
Faktor utama penyebab jantung koroner adalah hipertensi karena hubungannya yang sangat era dengan arteri. Saat seseorang terkena hipertensi, maka akan terjadi kerusakan dinding serta bagian pembuluh arteri sehingga darah pun membeku. Dengan demikian, kerja jantung menjadi terhambat untuk memompa darah. Seiring berjalannya waktu, jika dibiarkan akan meningkatkan resiko serangan jantung.
2. Faktor Penyakit Diabetes (kencing manis)
Banyak juga terjadi kasus faktor penyebab penyakit jantung diakibatkan oleh penyakit diabetes. Para penderita penyakit diabetes dapat mengalami penyakit jantung akibat komplikasi. Para penderita diabetes harus memperhatikan kesehatan karena bisa berdampak sebagai faktor penyebab penyakit jantung.
3. Pola Hidup yang Buruk
Risiko penyakit jantung juga dapat meningkat akibat pola hidup yang tidak sehat. Misalnya kurang berolahraga, sering mengonsumsi makanan berlemak, dan jarang mengonsumsi buah-buahan serta sayur-sayuran.
4. Obesitas (Kelebihan berat badan)
Penelitian tentang penyebab sakit jantung menunjukkan data mencengangkan bahwa saat tubuh kelebihan berat badan, maka penumpukan sel-sel lemak akan membuat kerja jantung lebih berat untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Obesitas juga menyebabkan masalah serius pada organ penting lainnya termasuk ginjal. Masalah obesitas menjangkit masyarakat dengan gaya hidup yang kurang sehat. Sangat disarankan bagi anda untuk mencegah obesitas dengan memenuhi asupan makanan yang tidak berlebihan dan imbangi dengan olahraga atau aktivitas gerak. Obesitas juga merupakan masalah yang terjadi karena efek mengkonsumsi obat-obatan. Dengan timbunan lemak yang menutupi otot, maka otot pun akan lemah dalam bergerak.
5. Stress
Saat tubuh stress dalam waktu yang cukup panjang, kerja jantung untuk membentuk adrenalin akan berat dan tentu akan merusak kesehatan pembuluh jantung. Stress juga bahkan memicu semburan adrenalin yang tinggi, termasuk juga zat katekolamin. Penyempitan pembuluh darah jantung serta denyut jantung yang meningkat akan mengganggu pasokan darah. Buatlah hati anda senang, mulai dari jalan-jalan, yoga, meditasi atau lainnya.
6. Faktor Keturunan Dari Keluarga
Dari beberapa penelitian yang sudah dilakukan, terdapat data yang menunjukkan bahwa jika terdapat riwayat gangguan jantung dalam keluarga baik dari keluarga wanita atau keluarga pria, keturunan mereka lebih cenderung mengembangkan problem yang serupa yaitu penyakit jantung.
7. Faktor Usia dan Jenis kelamin
Pada seorang Wanita di bawah usia 50 tahun memiliki resiko penyakit jantung yang lebih rendah dibandingkan dengan pria / laki-laki pada kelompok usia yang sama. Tetapi Setelah wanita mengalami menopause, resiko seorang wanita bertambah karena penurunan dari hormon estrogen yang bersifat melindungi. Jadi Salah satu faktor penyebab penyakit jantung adalah Faktor usia dan jenis kelamin.
8. Faktor Perokok Aktif atau Perokok Pasif
Pada kenyataannya, banyak perokok yang mengidap penyakit jantung. Kasus terjadinya penyakit jantung yang disebabkan oleh rokok sangatlah tinggi. Penderita penyakit jantung karena kebiasaan merokok kira-kira 20 persen dari semua kematian karena penyakit jantung dan hampir 50 persen dari serangan jantung pada wanita berusia di bawah 55 tahun. Para perokok juga membuat mereka yang tidak merokok namun ikut menghirup asap rokok beresiko mengalami masalah pada jantung. Penelitian menyebutkan bahwa orang-orang yang tidak merokok yang tinggal dengan para perokok memiliki tambahan resiko penyakit serangan jantung.
Itulah tadi beberapa faktor penyebab penyakit jantung yang bisa dijadikan sebagai referensi, dan juga informasi yang bisa digunakan untuk melakukan pencegahan penyakit jantung secara dini. Untuk bisa mencegah penyakit jantung, maka kita harus benar-benar memperhatikan faktor penyebab penyakit jantung tersebut.
Label:
darah tinggi,
jantung koroner,
kencing manis,
kolesterol,
obesitas,
serangan jantung,
sesak nafas,
stress
Langganan:
Postingan (Atom)






