Tampilkan postingan dengan label berlemak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label berlemak. Tampilkan semua postingan

Senin, 19 Desember 2016

Tips Mencegah Penyakit Diabetes


Meningkatnya kadar gula darah secara drastis akan menyebabkan gangguan komplikasi pada tubuh. Penyakit yang pertama kali akan muncul ketika kadar gula darah melonjak tajam adalah penyakit diabetes. Pada umumnya, glukosa sangat dibutuhkan oleh tubuh sebagai sumber energi. Namun, kadar gula dalam darah yang terlalu tinggi justru berakibat buruk pada kinerja organ-organ tubuh kita.

Normalnya, kadar gula darah dalam kisaran yang wajar berada pada angka-angka tertentu. Setelah kita selesai makan, karbohidrat di dalam tubuh kita akan dipecah menjadi gula atau glukosa. Selanjutnya glukosa tersebut akan diserap oleh darah di dalam tubuh kita. Darah akan mengalirkan glukosa tersebut ke seluruh tubuh untuk menghasilkan energi.

Namun, sebelum menjadi energi, terlebih dahulu glukosa harus melewati sebuah pintu agar bisa masuk ke sel-sel di tubuh kita. Hormon yang memiliki peranan untuk membukakan pintu tersebut adalah hormon insulin. Hormon insulin sendiri dihasilkan oleh pankreas.

Adapun kisaran gula darah yang normal adalah:


  • Sebelum makan sebesar 70 sampai 130 mg/dl.
  • Dua jam setelah makan kurang dari 180 mg/dl.
  • Jika tidak makan (puasa) setidaknya selama 8 jam maka kadar gula darah akan kurang dari 100 mg/dl.
  • Menjelang kita tidur kadar gula darah sebesar 100 sampai 140 mg/dl.


Dari angka-angka tersebut kita bisa mengetahui bahwa kadar gula darah yang melebihi angka-angka di atas berakibat pada munculnya penyakit diabetes (kadar gula darah yang terlalu tinggi). Ketika kadar gula darah seseorang melebihi 126 mg/dl (ketika puasa) atau lebih dari 200 mg/dl (ketika tidak puasa) maka orang tersebut dianggap telah menderita penyakit diabetes. Namun, kebanyakan orang akan merasakan gejala dari penyakit diabetes setelah kadar gula darahnya melebihi angka 270 mg/dl.

Orang-orang yang tidak mengidap diabetes biasanya memiliki kadar gula darah atau glukosa sebanyak 4 atau 8 mmol/ L. Anda yang memiliki kadar insulin rendah secara tidak langsung akan memiliki kadar gula darah yang tidak normal. Hal tersebut karena fungsi dari insulin yang penting untuk mengontrol takaran glukosa di dalam darah.




Anda bisa mengontrolnya dan salah satunya adalah dengan cara mencegah penyakit diabetes sejak dini, seperti yang akan Anda ketahui pada pembahasan berikut ini :

1. Kurangi berat badan

Penurunan berat badan dapat mencegah munculnya penyakit diabetes. Ketika Anda memiliki berat badan berlebih atau obesitas, Anda mungkin akan mendapatkan radar bahaya dari ahli kesehatan mengenai penyakit diabetes. Selanjutnya, ketika berat badan Anda turun, misalnya 5%, maka risiko diabetes pun akan turun, bahkan jika Anda tidak berolahraga.

2. Jangan Melupakan Sarapan

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, salah satu kebiasaan yang dapat memicu penyakit diabetes adalah jarang sarapan. Penting bagi Anda untuk tidak menyepelekan sarapan. Penelitian menunjukkan bahwa seseorang yang sering sarapan memiliki kadar gula darah yang lebih rendah dibandingkan orang-orang yang jarang sarapan. Karena itu, jangan sampai melewatkan sarapan.

3. Olahraga

Berolahraga setiap hari membantu menjaga berat badan yang sehat, menurunkan kadar gula darah dan meningkatkan sensitivitas Anda terhadap insulin. Jadi, berolahragalah setiap hari selama minimal 30 menit untuk menjaga tingkat gula darah dalam rentang normal.

4.  Hindari Minuman yang Manis

Beberapa jenis minuman yang manis, seperti minuman bersoda, teh manis, atau minuman manis lainnya tidak diragukan lagi dapat meningkatkan kadar glukosa dalam darah. Untuk meningkatkan metabolisme tubuh dan juga mengontrol kadar gula dalam darah sebaiknya Anda banyak mengkonsumsi air putih. Minumlah air putih setidaknya 8 gelas per hari.

5.  Hindari makanan berlemak

Junk food dan makanan yang biasa Anda beli di jalan umumnya tinggi lemak jenuh, yang dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat di tubuh. Ini pada gilirannya juga dapat mempengaruhi tingkat gula darah dalam tubuh. Jadi, hindari junk food dan makanan berlemak lainnya.

6. Konsumsi Sayuran dan Buah

Semua orang pasti akan sependapat bahwa mengkonsumsi sayur dan buah memberikan banyak manfaat bagi kesehatan tubuh. Mengkonsumsi sayur dan buah akan meningkatkan metabolisme tubuh, termasuk tingkat gula darah. Selain itu, mengkonsumsi sayur dan buah juga akan melancarkan aliran darah sehingga mencegah kerusakan pembuluh darah.

7. Hindari Stres

Seperti yang telah dijelaskan di atas, stres dapat meningkatkan sejenis hormon di dalam tubuh yang dapat menaikkan kadar glukosa darah. Karena itu, hindarilah stres dalam bentuk apapun. Jika stres tidak dapat Anda hindari, Anda harus bisa mengelola stres itu dengan baik, seperti dengan relaksasi, refreshing, atau sekedar mendengarkan musik kesukaan di sela-sela aktivitas.

8. Tidur Cukup

Penuhilah kebutuhan istirahat Anda dengan tidur setidaknya 6 sampai 8 jam per hari. Kurang tidur akan menyebabkan proses metabolisme tubuh terganggu. Selain itu, kurang tidur juga akan merangsang rasa lapar sehingga menyebabkan Anda ingin mengkonsumsi lebih banyak makanan. Akibatnya, kadar gula darah akan mengalami peningkatan. Untuk itu, penuhilah kebutuhan istirahat Anda agar tidak terkena diabetes.




Banyak cara lainnya yang bisa dilakukan sebagai langkah pencegahan dini, salahsatunya menjauhi konsumsi gula berlebih. Apalagi gula sudah diketahui merupakan salahsatu yang berbahaya dikonsumsi apalagi dalam jumlah yang banyak karena bisa memicu berbagai penyakit. Mulailah konsumsi makanan-makanan sehat dan hindari mengkonsumsi gula berlebih karena dapat meningkatkan resiko penyakit diabetes dan penyakit jantung. Selain itu, agar badan tetap sehat, rutinlah berolahraga dan menjaga pola makan.

Inilah beberapa cara mencegah penyakit diabetes. Sebelum terlambat, Anda bisa melakukan pencegahan sejak dini dan memulai gaya hidup sehat.

Kamis, 10 November 2016

Tips Cara Mengecilkan Perut Yang Buncit dan Berlemak Secara Alami




Pada umumnya, orang yang mulai menampakkan perut buncitnya itu senantiasa cenderung akan segera mengalami kegemukan sebab dari perutlah itu menjadi pusat dimana dari segala resiko kesehatan itu dimulai, termasuk di bagian perut itulah sering disebut menjadi sumber dari seluruh penyakit.

Bagi setiap orang yang mempunyai tubuh yang langsing dan tak mengalami adanya penumpukan lemak di tubuhnya mungkin yang akan berkata kalau ‘apa susahnya sih untuk mengembalikan bentuk tubuh yang sudah kelebihan lemak?’ Padahal jika kita balik untuk bertanya kalau seandanya memang mudah untuk mempunyai perut yang datar maka tak ada orang yang mempunyai perut buncit, bukan begitu kan??

Nah, ulasan yang ada dibawah ini berhasil saya rampungkan dari berbagai macam situs terpercaya yang dapat kita jadikan referensi untuk bisa melakukan program diet untuk mengecilkan perut dan berlemak secara alami, yaitu :

1. Cara mengecilkan perut menggunakan makanan

Menu makanan untuk bisa dijadikan cara mengecilkan perut buncit secara alami dan cepat ini sebenarnya bertujuan dalam menghentikan adanya penambahan lemak dibagian perut meski dalam jumlah yang kecil. Adapun untuk hasilnya akan lebih efektif maka tentunya dibutuhkan usaha yang keras untuk dapat melaksanakan olahraga secara rutin pada setiap harinya.

Berikut dibawah ini adalah jenis makanan yang perlu di jaga untuk mengecilkan perut yang buncit dan berlemak yaitu :
  • Buncis
Jenis sayuran yang pertama ini mungkin tidak asing lagi ditelinga kita karena hampir setiap ibu rumah tangga pernah menjadikannya sebagai menu sayuran untuk keluarga mereka, terutama dengan ditumis bersama sayuran lainnya. Buncis dikenal sebagai salah satu sayuran yang mengandung protein yang kaya akan kandungan Flavanoid di dalamnya, yang mana berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan selama 14 tahun lamanya menyimpulkan bahwa kandungan antioksidan tersebut ternyata baik dalam menurunkan atau mengurangi volume lemak pada perut yang besar. Cara mengolahnya sudah disebutkan tadi, yaitu dengan ditumis atau bisa juga dimasak bersama sayuran hijau lainnya pada menu makanan sayur asem yang anda buat.
  • Semangka
Kalau melihat sepintas mungkin kita akan mengira kalau makan banyak semangka malah akan membuat perut lebih buncit lagi karena ia memiliki banyak kandungan air. Tapi, ternyata, berdasarkan hasil research diketahui bahwa semangka dapat membantu proses detoksivikasi dalam tubuh kita dan juga membantu pengeluaran pada kelebihan air dalam tubuh.
  • Yogurt
Sekarang sudah banyak sekali produk olahan susu bernama Yoghurt ini yang dijual di supermarket dan minimarket, sebut saja Cimori…. dan selainnya. Yoghurt diketahui sebagai minuman rendah lemak yang baik dalam membantu kita tampak lebih ramping karena kandungannya dapat mengurangi efek dari perut kembung yang bisa jadi diakibatkan oleh penyakit yang bersarang di pencernaan. Bakteri bernama laktobasilus dalam yogurt inilah yang berperan baik dalam merangsang kerja usus dan juga pencernaan sehingga ia dijadikan salah satu yang baik dalam mengecilkan perut.
  • Kacang-kacangan
Selain kandungan serat yang tinggi dalam kacang-kacangan yang memang dikenal baik dalam melancarkan pencernaan dan menghindari penumpukan lemak pada perut, ini juga dikenal sebagai makanan yang banyak mengandung lemak tak jenuh yang mana dari berbagai studi ditemukan bahwa orang yang mengomsumsi secara teratur kacang-kacangan ini lebih mungkin berhasil dalam menurunkan berat badannya, termasuk lemak yang tidak terkontrol pada berut buncit. Di antara yang direkomendasikan adalah kacang mete, kacang merah, almond dan jenis lainnya yang semuanya umumnya memiliki kandungan serat yang tinggi.
  • Oatmeal
Oatmeal ini adalah salah satu makanan yang paling banyak direkomendasikan untuk tujuan diet, termasuk untuk mengurangi lemak berlebih pada perut, dalam hal ini untuk mengecilkan perut buncit yang tampak menonjol. Selain itu, fungsi untuk menjaga kadar gula dalam darah juga menjadi salah satu kelebihan dari bahan makanan ini, di samping kandungan seratnya yang juga tinggi yang secara tidak langsung mempengaruhi kesuksesan program diet seseorang.

2. Cara mengecilkan perut buncit lewat olahraga

Model latihan fisik yang akan dijalankan ialah gerakan yang mempunyai pengaruh secara langsung pada area otot perut. Mungkin banyak diantara kita yang hanya mengenali olahraga sit up saja, akan tetapi pada dasarnya begitu banyak sekali yang dapat kita lakukan ketika ingin mengecilkan perut. Dan asalkan kita tahu bahwa untuk menurunkan berat badan akan sangat begitu berbeda dengan cara mengecilkan perut buncit, jika yang pertama dapat kita jalankan dengan hanya sekedar mengurangi porsi makanan secara rutin dan beberapa minggu pasti akan terlihat hasil yang diterima, akan tetapi untuk perut yang membesar tak bisa hanya sekedar mengandalkan jalan tersebut sehingga mau tak mau mesti menjalankan olahraga rutin secara khusus untuk dapat mengembalikan bentuknya kembali seperti semula.

Faktanya bahwa memang begitu banyak juga orang memiliki bentuk tubuh yang tak terlalu gemuk akan tetapi malahan perutnya yang nampak menonojol keluar. Nah, berikut beberapa bentuk latihan fisik yang bisa dilakukan untuk mengecilkan perut, membakar kalori/lemak dan menguatkan otot perut :
  • Cara mengecilkan perut buncit dengan sit up
Olahraga sit up ini merupakan salah satu jenis olahraga yang memang khusus diperuntukkan untuk bisa membakar lemak yang berada pada perut buncit. Adapun cara mengecilkan perut buncit ini yaitu pertama-tama tidurlah secara terlentang dimana sambil menghadap ke atas, kemudian bangunlah atau angkat tubuh pada bagian atas dengan tanpa berpegangan dan usahakanlah pada kedua betis dan kaki supaya tetap merapa pada lantai pada saat tubuh anda mulai diangkat supaya terjadi efek pembakaran lemak yang menunjukkan itu bekerja dengan baik.
  • Cara mengecilkan perut buncit dengan jalan kaki
Salah satu latihan cardio yang mudah, murah dan efektif untuk membakar lemak perut adalah jalan kaki. Jika Anda menerapkan diet sehat dikombinasikan dengan olahraga jalan kaki selama 30-45 menit, empat sampai lima hari setiap minggu, lemak di perut Anda akan menghilang dengan cepat.
  • Cara mengecilkan perut buncit dengan berlari
Berlari merupakan salah satu cara terbaik untuk membakar kalori. Menurut sebuah penelitian, jika Anda rutin melakukan olahraga lari setiap minggu, lemak berlebih dalam tubuh Anda akan berkurang secara drastis. Selain bagus untuk pembakar lemak, olahraga ini juga menyehatkan jantung.
  • Cara mengecilkan perut buncit menggunakan Squat
Inilah juga merupakan salah satu jenis bentuk olahraga untuk dapat mengecilkan perut buncit, hanya saja hal ini mungkin akan lebih banyak kita menganl latihan fisik untuk mengecilkan paha yang besar. Akan tetapi meskipun demikian efeknya di perut pada saat menjalankan gerak jongkok secara berulang-ulang juga akan sangat begitu terasa.
  • Cara mengecilkan perut buncit menggunakan Jogging
Joging merupakan jenis olahraga aerobik yang bagus untuk membakar lemak. Ketika Anda jogging, tubuh Anda akan memompa oksigen ke seluruh tubuh untuk membakar lemak dan mengubahnya menjadi energi. Joging selama 20 menit setiap hari juga akan membantu kita menghasilkan defisit kalori sehingga lemak cepat tersingkir.

Demikianlah Tips Cara Mengecilkan Perut Yang Buncit dan Berlemak Secara Alami, Selamat mencoba..Terima kasih..