Tampilkan postingan dengan label pola makan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pola makan. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 24 Desember 2016

Penyebab Seseorang Kelebihan Berat Badan ( Obesitas )


Hallo Sobat..!! Kali ini Saya akan membahas mengenai " Kelebihan Berat Badan " atau dalam dunia medis disebut sebagai Obesitas.  Kelebihan berat badan atau Obesitas merupakan suatu kondisi tubuh yang memiliki lemak secara berlebihan yang terkumpul di bagian tubuh tertentu sehingga bisa mengakibatkan efek samping yang tidak baik bagi kesehatan seseorang.

Seperti yang kita ketahui seseorang yang memiliki berat badan secara berlebihan akan menimbulkan berbagai penyakit seperti penyakit kencing manis atau diabetes, dan bisa juga memicu timbulnya penyakit jantung, serta stamina tubuh menjadi cepat lelah.

Selain itu, kelebihan berat badan juga bisa mengakibatkan Hipertensi ( darah tinggi ),  memicu kolestrol meningkat drastis, mengakibatkan seseorang bisa mengalami stroke, dan yang paling membahayakan adalah menimbulkan berbagai jenis penyakit kanker.

Seseorang bisa dikategorikan telah melebihi berat badan atau obesitas, jika orang tersebut sudah mencapai lebih dari 30 kilogram/m2 dalam hitungan Indeks Massa Tubuh ( IMT ). Yang dimaksud dari Indeks Massa Tubuh ( IMT ) yaitu seseorang akan di ukur dari hasil perincian berat tubuh dalam hitungan kilogram dengan ketinggian badan dalam hitungan meter terhadap orang tersebut.




Salah satu penyebab seseorang mengalami kelebihan berat badan atau obesitas adalah perpaduan pola makan yang di konsumsi secara berlebihan dan kurangnya menjalankan aktivitas olah raga. Disamping itu, hasil survery membuktikan kebanyakan orang mengalami kelebihan berat badan itu disebabkan oleh faktor keturunan atau genetik dan bisa juga dikarenakan mengkonsumsi jenis obat-obatan yang berlebihan. Sehingga membuat pandangan di kalangan masyrakat tentang kelebihan berat badan ini bukan hanya sekedar disebabkan karena konsumsi makanan yang berlebihan.

Secara umum, orang yang memiliki berat badan yang berlebihan tentunya lebih banyak mengeluarkan tenaga yang besar dari pada seseorang yang berbadan kurus. Maka dari itu sudah pasti orang yang mengalami obesitas tentunya akan membutuhkan asupan makanan lebih dari orang yang memiliki badan kurus agar mendapatkan energi yang cukup untuk menjaga kestabilan berat badannya.

Untuk pencegahan terjadinya kelebihan berat badan atau obesitas, bisa juga dilakukan dengan cara mengikuti program diet. Salah satu program diet itu adalah konsumsi buah-buahan secukupnya dan mengurangi makanan yang banyak mengandung lemak dan sukrosa atau gula. Dan tidak lupa juga untuk mengatur pola waktu jam tidur kita, apabila seseorang mengalami susah tidur otomatis orang tersebut akan cenderung mencari makanan untuk menganjal perut agar menghilangkan rasa laparnya di malam hari sehingga menambah jumlah kalori yang sudah terdapat di dalam tubuhnya.

Kegiatan olah raga juga penting dalam mengurangi berat badan yang berlebihan, dengan melakukan olah raga sebanyak tiga kali dalam seminggu tentu akan mengurangi dan membakar jumlah kalori yang ada dialam tubuh kita. Aktivitas olah raga selain bisa mengurangi jumlah kalori juga dapat menyehatkan tubuh bagi kesehatan kita baca juga : Manfaat Olah Raga Di Pagi Hari dan olah raga yang teratur dilakukan bukan hanya di pagi hari saja tapi bisa juga dilakukan pada saat malam hari yang membuat kondisi tubuh kita tetap dalam keadaan segar dan bugar.

Nah, untuk mendapatkan bentuk badan yang ideal baik itu pria maupun wanita, maka anda harus bisa menjaga pola makan yang sehat dan cukup hingga tidak menimbulkan berat badan yang berlebihan, disamping itu juga diperlukan mengatur jam waktu tidur yang normal dengan tidur secukupnya minimal 6 - 8 jam sehari. Dan tetap melakukan aktivitas olah raga yang teratur agar tetap terjaga kebugaran tubuh kita.


Apabila hal-hal diatas masih juga kurang efektif dalma mengatasi berat badan yang berlebihan, maka anda juga bisa melakukan dengan cara medis yaitu operasi penyedotan lemak. Tentunya harus berkonsultasi dengan dokter yang anda kunjungi. Memang untuk menurunkan berat badan membutuhkan waktu yang cukup lama, untuk itu, anda harus bersabar dan tetap menjaga kestabilan tubuh dalam mengikuti program-program tertentu yang anda ikuti. Karena mengurangi berat badan yang berlebihan merupakan idaman bagi setiap orang.

Demikianlah artikel ini saya buat, Semoga bisa bermanfaat dan berguna bagi Anda dan seluruh pembaca sekalian..Terima Kasih..



Senin, 19 Desember 2016

Tips Mencegah Penyakit Diabetes


Meningkatnya kadar gula darah secara drastis akan menyebabkan gangguan komplikasi pada tubuh. Penyakit yang pertama kali akan muncul ketika kadar gula darah melonjak tajam adalah penyakit diabetes. Pada umumnya, glukosa sangat dibutuhkan oleh tubuh sebagai sumber energi. Namun, kadar gula dalam darah yang terlalu tinggi justru berakibat buruk pada kinerja organ-organ tubuh kita.

Normalnya, kadar gula darah dalam kisaran yang wajar berada pada angka-angka tertentu. Setelah kita selesai makan, karbohidrat di dalam tubuh kita akan dipecah menjadi gula atau glukosa. Selanjutnya glukosa tersebut akan diserap oleh darah di dalam tubuh kita. Darah akan mengalirkan glukosa tersebut ke seluruh tubuh untuk menghasilkan energi.

Namun, sebelum menjadi energi, terlebih dahulu glukosa harus melewati sebuah pintu agar bisa masuk ke sel-sel di tubuh kita. Hormon yang memiliki peranan untuk membukakan pintu tersebut adalah hormon insulin. Hormon insulin sendiri dihasilkan oleh pankreas.

Adapun kisaran gula darah yang normal adalah:


  • Sebelum makan sebesar 70 sampai 130 mg/dl.
  • Dua jam setelah makan kurang dari 180 mg/dl.
  • Jika tidak makan (puasa) setidaknya selama 8 jam maka kadar gula darah akan kurang dari 100 mg/dl.
  • Menjelang kita tidur kadar gula darah sebesar 100 sampai 140 mg/dl.


Dari angka-angka tersebut kita bisa mengetahui bahwa kadar gula darah yang melebihi angka-angka di atas berakibat pada munculnya penyakit diabetes (kadar gula darah yang terlalu tinggi). Ketika kadar gula darah seseorang melebihi 126 mg/dl (ketika puasa) atau lebih dari 200 mg/dl (ketika tidak puasa) maka orang tersebut dianggap telah menderita penyakit diabetes. Namun, kebanyakan orang akan merasakan gejala dari penyakit diabetes setelah kadar gula darahnya melebihi angka 270 mg/dl.

Orang-orang yang tidak mengidap diabetes biasanya memiliki kadar gula darah atau glukosa sebanyak 4 atau 8 mmol/ L. Anda yang memiliki kadar insulin rendah secara tidak langsung akan memiliki kadar gula darah yang tidak normal. Hal tersebut karena fungsi dari insulin yang penting untuk mengontrol takaran glukosa di dalam darah.




Anda bisa mengontrolnya dan salah satunya adalah dengan cara mencegah penyakit diabetes sejak dini, seperti yang akan Anda ketahui pada pembahasan berikut ini :

1. Kurangi berat badan

Penurunan berat badan dapat mencegah munculnya penyakit diabetes. Ketika Anda memiliki berat badan berlebih atau obesitas, Anda mungkin akan mendapatkan radar bahaya dari ahli kesehatan mengenai penyakit diabetes. Selanjutnya, ketika berat badan Anda turun, misalnya 5%, maka risiko diabetes pun akan turun, bahkan jika Anda tidak berolahraga.

2. Jangan Melupakan Sarapan

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, salah satu kebiasaan yang dapat memicu penyakit diabetes adalah jarang sarapan. Penting bagi Anda untuk tidak menyepelekan sarapan. Penelitian menunjukkan bahwa seseorang yang sering sarapan memiliki kadar gula darah yang lebih rendah dibandingkan orang-orang yang jarang sarapan. Karena itu, jangan sampai melewatkan sarapan.

3. Olahraga

Berolahraga setiap hari membantu menjaga berat badan yang sehat, menurunkan kadar gula darah dan meningkatkan sensitivitas Anda terhadap insulin. Jadi, berolahragalah setiap hari selama minimal 30 menit untuk menjaga tingkat gula darah dalam rentang normal.

4.  Hindari Minuman yang Manis

Beberapa jenis minuman yang manis, seperti minuman bersoda, teh manis, atau minuman manis lainnya tidak diragukan lagi dapat meningkatkan kadar glukosa dalam darah. Untuk meningkatkan metabolisme tubuh dan juga mengontrol kadar gula dalam darah sebaiknya Anda banyak mengkonsumsi air putih. Minumlah air putih setidaknya 8 gelas per hari.

5.  Hindari makanan berlemak

Junk food dan makanan yang biasa Anda beli di jalan umumnya tinggi lemak jenuh, yang dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat di tubuh. Ini pada gilirannya juga dapat mempengaruhi tingkat gula darah dalam tubuh. Jadi, hindari junk food dan makanan berlemak lainnya.

6. Konsumsi Sayuran dan Buah

Semua orang pasti akan sependapat bahwa mengkonsumsi sayur dan buah memberikan banyak manfaat bagi kesehatan tubuh. Mengkonsumsi sayur dan buah akan meningkatkan metabolisme tubuh, termasuk tingkat gula darah. Selain itu, mengkonsumsi sayur dan buah juga akan melancarkan aliran darah sehingga mencegah kerusakan pembuluh darah.

7. Hindari Stres

Seperti yang telah dijelaskan di atas, stres dapat meningkatkan sejenis hormon di dalam tubuh yang dapat menaikkan kadar glukosa darah. Karena itu, hindarilah stres dalam bentuk apapun. Jika stres tidak dapat Anda hindari, Anda harus bisa mengelola stres itu dengan baik, seperti dengan relaksasi, refreshing, atau sekedar mendengarkan musik kesukaan di sela-sela aktivitas.

8. Tidur Cukup

Penuhilah kebutuhan istirahat Anda dengan tidur setidaknya 6 sampai 8 jam per hari. Kurang tidur akan menyebabkan proses metabolisme tubuh terganggu. Selain itu, kurang tidur juga akan merangsang rasa lapar sehingga menyebabkan Anda ingin mengkonsumsi lebih banyak makanan. Akibatnya, kadar gula darah akan mengalami peningkatan. Untuk itu, penuhilah kebutuhan istirahat Anda agar tidak terkena diabetes.




Banyak cara lainnya yang bisa dilakukan sebagai langkah pencegahan dini, salahsatunya menjauhi konsumsi gula berlebih. Apalagi gula sudah diketahui merupakan salahsatu yang berbahaya dikonsumsi apalagi dalam jumlah yang banyak karena bisa memicu berbagai penyakit. Mulailah konsumsi makanan-makanan sehat dan hindari mengkonsumsi gula berlebih karena dapat meningkatkan resiko penyakit diabetes dan penyakit jantung. Selain itu, agar badan tetap sehat, rutinlah berolahraga dan menjaga pola makan.

Inilah beberapa cara mencegah penyakit diabetes. Sebelum terlambat, Anda bisa melakukan pencegahan sejak dini dan memulai gaya hidup sehat.

Kamis, 27 Oktober 2016

Kesadaran Akan Pola Makan Yang Teratur


Sebagian orang-orang sering kali mengabaikan pola makan yang teratur, dikarenakan aktivitas/kerjaan kita yang menumpuk sehingga tanpa kita sadari kita sudah melewatkan jam waktu atau pola makan yang teratur dalam kehidupan kita sehari-hari.

Memiliki pola makan yang tidak teratur merupakan contoh kebiasaan yang buruk bagi kesehatan kita sendiri. Alangkah baiknya kita mengatur cara pola makan kita dengan baik dan tepat waktu. Seperti yang kita ketahui dalam lingkungan kita sendiri terutama lingkungan kantor kerja, sering kita menemukan teman kantoran tempat kita bekerja adanya seseorang yang tidak makan dengan teratur, dan yang paling sering di abaikan adalah sarapan.

Melewatkan sarapan sangat berbahaya bagi kesehatan kita. Misalnya, orang-orang yang melewatkan sarapan cenderung bertubuh lebih gemuk dan memiliki kadar kolestrol darah yang tinggi dibandingkan mereka yang rutin sarapan.

Apalagi di pagi hari awalnya kita mulai beraktivitas, sangat penting bagi kita untuk sarapan. Karena sarapan akan memberikan nutrisi pada otak sehingga kita menjadi produktif dan fokus dalam melaksanakan aktivitas harian.
Sarapan merupakan salah satu faktor penting untuk menjaga kesehatan. Sarapan juga menjadi salah satu kunci agar rutinitas sehari-hari dapat berjalan dengan baik.

Selain sarapan tentunya kita juga butuh makan siang bahkan makan malam, sebagaimana yang kita ketahui manusia sudah pasti membutuhkan asupan makanan dengan mengatur pola makan menjadi tiga waktu yaitu makan/sarapan pagi, makan siang, makan malam. Dengan sumber makananlah manusia mendapatkan energi yang berpotensi bagi kesehatan tubuh manusia.

Tetapi, tak hanya sekedar makan saja tentunya, agar tubuh tetap dalam keadaan yang sehat dan bugar ada beberapa aturan makan yang harus dilakukan. Aturan makan tersebut digunakan agar tubuh dapat mencerna makanan dengan baik dan proses perubahan dari makanan menjadi energi didalam tubuh bisa berlangsung dengan baik pula.

Jika makan secara tidak teratur dan tidak tepat waktu bisa memicu munculnya berbagai penyakit, misalnya Penyakit Maag, Obesitas sampai Penyakit Jantung. Selain itu apabila tubuh kekurangan asupan makanan, tubuh akan terasa lemas dan kurang fit sehingga aktivitas Anda tentu akan terganggu.

dibawah ini merupakan pola makan yang teratur dan tepat waktu yang bisa kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari sebagai berikut :

1.) Sarapan Pagi

Salahsatu yang wajib dilakukan setiap harinya adalah sarapan. Sarapan sebaiknya tidak kita lewatkan setiap harinya. Berbagai penelitian telah menunjukan bahwa ketika melewatkan sarapan bisa memicu munculnya obesitas, diabetes tipe 2 hingga penyakit jantung. Makanan yang sebaiknya dikonsumsi ketika sarapan yaitu makanan yang mengandung protein dan juga serat. Protein dan Serat memiliki sifat mampu membuat tubuh terasa lebih kenyang selain itu memberikan energi pada tubuh hingga siang hari.

2.) Makan Siang

Waktu makan siang juga harus diperhatikan dengan baik, karena jika terlambat makan siang dan sering melakukannya terlalu sore resiko seseorang terkena penyakit maag meningkat. Jadi makan siang tepat waktu juga penting untuk menjaga tubuh agar tetap sehat. Di beberapa negara di Eropa makan siang berbeda dengan sarapan atau makan malam karena porsi yang dikonsumsi lebih besar dibandingkan yg lain. Ini dikarenakan tubuh masih harus melakukan aktivitas hingga sore dan bisa mendapatkan energi yang cukup.

3.) Makan Malam

Malam hari menjadi waktu yang dimanfaatkan sebagian besar orang untuk istirahat, sehingga untuk makan malam sebaiknya porsi makan tidak terlalu banyak. Bagi Anda yang memiliki kebiasaan mengemil sebelum tidur sebaiknya dihindari. Setelah makan malam jangan langsung berbaring di tempat tidur, sebaiknya beri jarak sekitar dua hingga tiga jam. Jenis makanan yang sebaiknya dikonsumsi ketika makan malam yaitu makanan ringan dan juga mudah dicerna tubuh, sebaiknya tidak memilih makanan yang mengandung serat dan juga protein karena makanan yang mengandung serat dan protein lebih lama dicerna oleh tubuh.

Nah, dengan menjaga aturan makan setiap harinya diharapkan tubuh menjadi lebih terjaga kesehatannya. Dengan asupakan makanan yang cukup dan memenuhi gizi seimbang dan makan secukupnya (tidak berlebihan) Anda bisa mendapatkan energi yang cukup untuk beraktivitas setiap harinya. Ngemil juga bukanlah masalah, jika cemilan yang digunakan merupakan makanan sehat seprti buah-buahan atau makanan lainnya yang dapat menyehatkan tubuh.

Semoga artikel ini bermanfaat dan dapat menambah wawasan Anda dalam menerapkan gaya hidup sehat setiap harinya. Menjaga kesehatan dengan melakukan makan teratur adalah salahsatu penerapan gaya hidup sehat, berbagai faktor lain tentu masih dibutuhkan untuk tetap menjaga kesehatan tubuh, misalnya berolahraga secara teratur. Maka dari itu makan teratur saja belumlah cukup, mari lakukan kebiasaan-kebiasaan lainnya agar tubuh dapat tetap sehat. Salam Sehat Selalu..