Tampilkan postingan dengan label debu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label debu. Tampilkan semua postingan

Selasa, 13 Desember 2016

Penyebab Alergi kulit


Alergi merupakan salah satu bentuk reaksi tubuh pada zat yang menurutnya tidak cocok dan mengganggu kondisi atau keadaan tubuh seseorang.

Alergi kulit merupakan suatu indikasi bahwa kulit anda mengalami iritasi. Biasanya ditandai dengan gatal-gatal, memerah, dan timbul bintik-bintik. Beberapa orang yang sudah dalam kondisi alergi parah sampai muncul kantung cairan berisi nanah. Di dunia kedokteran lebih terkenal dengan istilah vesikel.

Banyak di antara kita yang mengalami alergi namun tidak sadar akan hal itu, terlebih mengenai penyebab alergi apalagi pengobatannya. Padahal dengan mengenali ciri-ciri alergi dan mengetahui apa yang menyebabkannya akan memudahkan kita dalam mengatasi alergi dengan tuntas.

Alergi merupakan penyakit atau kondisi medis yang tidak menular. Seseorang akan memiliki kecenderungan untuk mengalami alergi apabila memiliki riwayat genetik (faktor keturunan) dan faktor lingkungan. Kedua faktor tersebut tidak dapat dipisahkan, karena alergi terjadi karena interaksi antara kedua faktor tersebut yaitu ketika tubuh yang mempunyai genetik sensitif mengalami kontak dengan zat alergen (penyebab alergi).

Sebenarnya hanya ada tiga hal yang paling berpengaruh pada kondisi seseorang yang terkena alergi kulit. Tiga hal tersebut adalah bahan makanan, obat-obatan, dan kosmetik (terutama wewangian).

Namun, secara meluas penyebab alergi kulit itu bisa juga di akibatkan beberapa faktor yaitu :

1. Keturunan Genetis

penyakit maupun kelainan adalah hal yang paling bisa diturunkan dari orang tua kepada anaknya. Dalam kasus alergi ini, anak bukan memiliki gangguan alergi sejak lahir. Namun ia ‘berbakat’ atau ‘sangat rentan’ untuk alergi suatu hal tertentu yang sifatnya mirip atau sama dengan orang tua.

2. Debu

Penyebab alergi kulit juga dapat disebabkan oleh debu,Bagi kulit yang sensitif maka akan sangat rentan sekali alergi terhadap debu.

3. Logam Nikel

Penyebab alergi kulit juga dapat disebebkan oleh perubahan logam nikel. Seseorang yang mengenakan kalung atau gelang perhiasan dari logam nikel, apabila mengalami gatal-gatal dan kulit merah pada leher atau pergelangan tangan, itu menandakan orang tersebut alergi terhadap nikel.

4. Aroma Parfum

Aroma parfum tertentu yang mengandung zat balsam peru (Myroxylon pereirae) mampu memicu adanya alergi. Bahan ini ada pada getah potoh. Menurut penelitian yang dilaksanakan di klinik Mayo, dari 1500 pasien, allergen getah pohon paling berpengaruh ini menduduki posisi nomor 3.

Biasanya ditandai dengan ruam yang memerah. Terjadinya hal ini menjadi indikasi bahwa kulit mengalami infeksi. Sebaiknya penggunaan parfum tersebut dihentikan sebelum semakin parah.

5. Kandungan Zat Tertentu Pada Antibiotik

Antibiotik yang dimaksud dapat berupa salep ataupun krim yang digunakan tanpa petunjuk dokter seperti contoh pada obat tropical yang digunakan pada pertolongan pertama pada kecelakaan seringkali menimbulkan masalah baru yaitu munculnya alergi pada kulit, terutama yang disebabkan oleh zat Neomycin Sulfate. Jadi jika kulit anda sensitif, maka tidak disarankan menggunakan krim tersebut.

6. Makanan Laut/ Seafood

Seafood memang sangat enak, namun ada beberapa orang yang tidak bisa mengkonsumsinya karena dapat menimbulkan alergi, biasanya orang yang alergi terhadap seafood tidak dapat mentolelir bau amis dan garam yang terdapat didalamnya. Letakan saja seafood seperti udang diatas kulit, orang yang punya alergi maka kulitnya akan segera merespon dengan munculnya rasa gatal dan bintik bintik merah.

7. Bahan Antiseptic

Kandungan antiseptic juga memicu terjadinya alergi pada kulit. Zat tersebut dikenal dengan nama thimerosal. Salah satu senyawa merkuri yang banyak digunakan sebagai pengawet baik pada antiseptic dan vaksin.

8. Pengawet Cat dan Kertas

Selain pengawet pada makanan, zat yang digunakan untuk mengawetkan kertas dan cat juga berpotensi meningkatkan resiko alergi. Hal ini disebabkan adanya kandungan formaldehida, salah satu zat kimia yang sifatnya keras. Bahkan ketika anda secara tidak sengaja terkena cairan pada kulit, langsung bereaksi gatal-gatal sampai memerah. Zat ini banyak ditemukan pada obat-obatan, pembersih rumah tangga serta beberapa produk yang menggunakan bahan dasar kain.

9. Logam pada Pewarna Rambut

Banyak wanita yang gemar berganti cat pada rambutnya sangat rentan terkena alergi kulit. Sebab kandungan logam yang ada dalam pigmen mengandung Cobalt chloride. Zat inilah yang menyebabkan kulit anda mudah teriritasi.

10. Pengawet Pada Shampoo

Selain produk kosmetik, adanya pengawet pada shampoo juga beresiko meningkatkan alergi. Hal ini disebabkan adanya zat Quaternium 15 dalam bentuk pengawet agar produk tersebut tahan lama dan tidak rusak nutrisinya dalam kemasan. Bukan hanya pada shampoo, namun pada pengawet cat kuku, tabir surya, serta beberapa produk lilin dan cat juga menggunakanya.

Demikianlah beberapa penyebab alergi kulit, oleh sebab itu sangat disarankan untuk selalu menggunakan sabun Lifebuoy yang akan menjaga kulit kita dari berbagai kuman penyebab alergi. Selain itu perlu adanya upaya dari kita seperti menjauhi semua faktor pemicu alergi, dengan demikian alergi kulit dapat diatasi dengan tindakan preventif yang kita lakukan.



Rabu, 26 Oktober 2016

Bagaimana Terbentuknya Matahari ?



Bagaimana Proses Terbentuknya Matahari? ika Anda ingin jawaban untuk pertanyaan-pertanyaan ini, dengan membaca artikel ini mudah-mudahan akan menjadi pengalaman yang mencerahkan. Proses pembentukan Matahari adalah yang pertama dari serangkaian peristiwa penciptaan jagad raya. Baca terus, untuk mengetahui bagaimana bola api yang dahsyat itu menyala.

Matahari adalah poros sentral di seluruh sistem tata surya kita. Sejak zaman dahulu, dari awal peradaban manusia, Matahari disembah sebagai sumber energi, kehidupan, dan harapan. Tidak ada pemandangan yang bisa dibandingkan dengan keindahan Matahari merah, muncul saat fajar dalam segala kemuliaan. Pemikiran semakin meningkat, Matahari memancing rasa ingin tahu dari dalam diri kita, bagaimana bola api super besar ini terbentuk.

Matahari terbentuk dari awan gas dan debu yang mengerut. Partikel gas di tepi luar awan itu, atau nebula, mulai jatuh ke pusat, dan gravitasi partikel-partikel ini bersama-sama menarik atom lebih banyak lagi. Selama 10 juta tahun, awan gas itu bertambah mampat dan panas. Kemudian suatu perubahan penting terjadi pada intinya. Karena tarikan gravitasi, tekanan yang makin besar memaksa inti-inti atom berpadu dalam proses fusi nuklir, dan mengeluarkan energi sangat besar. Begitu api intinya menyala, Matahari telah menjadi bintang

Berikut ini adalah beberapa proses terbentuknya Matahari :

1. Runtuhan Awan Gas Dipengaruhi Tekanan Gravitasi
Semua struktur besar yang pernah dibuat di alam semesta dipengaruhi oleh gravitasi. Sekitar 6 miliar tahun yang lalu, awan Hidrogen besar ultra dingin, yang berisi sisa-sisa bintang mati dari masa lalu, runtuh di bawah tekanan gravitasi. Sisa-sisa bintang sebelumnya terkandung di gumpalan awan campuran debu dan gas (Nebula) ini, dalam bentuk elemen berat yang disintesis menjadi komposisi bintang, yang bisa disebut pendahulu Matahari. Alam semesta terus mendaur ulang materi-materi sepanjang waktu.
Jadi, awan gas dan debu antarbintang mulai runtuh di bawah pengaruh gravitasi. Runtuhnya ini telah dipicu oleh ledakan supernova terdekat atau peristiwa lain dengan output energi tinggi. Karena elemen berat yang mengandung gas ini mulai runtuh, maka energi potensial gravitasi mengubahnya menjadi energi panas dan gas hingga terus mengembang.

2. Tarikan Gravitasi
Selagi nebula terus berputar, gravitasi menarik materi ke pusat. Atom gas yang tertarik jatuh ke tengah menuju inti semakin banyak, sehingga kemampatan dan suhu terus meningkat. Akibatnya, inti dalam yang panas mulai memijar.

3. Hampir Menjadi Bintang
Dengan mengerut lebih jauh lagi, inti yang cerah itu mengecil sampai kira-kira 50 kali ukuran Matahari sekarang. Atom-atom terus jatuh ke dalam inti, dan di situ gravitasi yang sangat kuat memampatkannya menjadi sangat padat.

4. Sebuah Bintang Lahir
Setelah mengecil terus selama 10 juta tahun, Matahari muda menjadi mantap pada ukuran sedikit di atas ukurannya sekarang. Suhu intinya telah mencapai 10 juta° Kelvin dan reaksi inti pun mulai.

5. Matahari sekarang
Pada umurnya sekarang 4,6 miliar tahun, Matahari telah membakar kira-kira setengah hidrogen dalam intinya. Pembakaran ini akan terus berlangsung lima miliar tahun lagi.

Jadi ini adalah proses terciptanya Matahari yang berasal dari debu dan gas dari bintang sebelumnya. Matahari awal ini memiliki cakram yang memutar materi di sekitarnya, yang akhirnya terkondensasi ke dalam sistem tata surya, seperti yang kita tahu saat ini.