Tampilkan postingan dengan label sikat gigi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sikat gigi. Tampilkan semua postingan

Minggu, 06 November 2016

Penyebab, Pencegahan dan Cara Mengatasi Sakit Gigi





Tentunya sebagian dari Anda, keluarga, teman atau diri saya sendiri pernah mengalami yang namanya sakit gigi. Sakit gigi sungguh sangat tidak enak dan menyiksa. Ketika sakit gigi, keluhan yang dirasakan tak hanya berupa nyeri dan perih pada gigi dan sekitar rongga mulut, namun dapat juga menimbulkan keluhan-keluhan lainnya, seperti pembengkakan, rasa sakit atau pusing di kepala, demam, gangguan tidur dan makan. Untuk sakit gigi yang cukup parah, keluhan nyeri yang dirasakan juga dapat menyebar ke pipi, telinga, dan rahang.

Nyeri yang dirasakan ketika sakit gigi dapat timbul terus-menerus, atau mungkin juga hilang timbul secara berulang-ulang. Tingkat keparahan sakit gigi bervariasi, mulai dari nyeri dan ngilu ringan, sampai ke nyeri yang berat dan sangat tidak tertahankan.

Dan percayalah rasanya sangat-sangat tidak enak dan menyakitkan. Jika disuruh memilih, mungkin saya lebih baik memilih sakit hati daripada sakit gigi. Kalau sakit hati mah sudah biasa, hehe. Walaupun bukan kategori penyakit turunan, menular, dan mematikan, Dan untuk bisa menghindarkan kita dari sakit gigi, sudah seharusnya kita mengenali apa saja penyebab yang membuat gigi kita sakit.

Kalau dipikir -pikir, sebenarnya apa sih yang menyebabkan kita sakit gigi ?. Jarang atau tidak pernah gosok gigi ?. Saya rajin kok sikat gigi, tapi nyatanya saya sering juga terkena penyakit yang satu ini. Lantas apa dong ?. Berikut ini adalah hal-hal yang menyebabkan kita sakit gigi dan pencegahan awal yang bisa dilakukan..

1. Gigi berlubang.
Saya rasa gigi berlubang adalah salah satu penyebab utama kenapa kita sakit gigi. Gigi geraham saya berlubang di sebelah kiri belakang, dan di bagian gigi inilah saya paling sering sakit gigi. Untuk pencegahan awal agar gigi berlubang tidak menyebabkan sakit adalah dengan menambal gigi yang lubang tersebut ke dokter gigi. Apabila kondisi gigi sudah tidak mungkin untuk ditambal, sebaiknya gigi tersebut segera dicabut. Apabila masih tidak sempat juga, bersihkan gigi berlubang dari sisa makanan yang masuk kedalam dan biasakan menyikat gigi sehabis makan.

2. Faktor makanan dan minuman.
Makan dan minum terlalu panas atau terlalu dingin, Bisa juga makan atau minum yang terlalu manis bisa menyebabkan gigi kita sakit. Terlebih lagi buat anda yang punya gigi sensitif. Hawa atau kondisi sekitar yang terlalu dingin sementara perut kita dalam kondisi kosong bisa juga memicu sakit pada gigi. Pencegahan awal: hindari memakan atau minum makanan atau minuman yang terlalu panas atau terlalu dingin, hindari juga yang terlalu manis. Jaga pola makan agar perut tidak sampai kosong, terlebih di musim penghujan yang bersuhu dingin. Jangan langsung menyikat gigi sehabis makan makanan asam, zat asam bisa mengikis lapisan email pada gigi. Tunggu sampai zat asam tersebut netral di mulut, kemudian baru menyikat gigi.

3. Cara menyikat gigi yang tidak tepat.
Menyikat gigi yang tidak tepat juga bisa menyebabkan kita sakit gigi. Bukan tidak mungkin saat menyikat gigi, lapisan pelindung gigi ataupun bagian bawah akan terkikis. Lambat laun hal ini akan mengakibatkan nyeri dan sakit pada gigi, terlebih pada gigi yang sensitif. Untuk mencegah hal ini terjadi, mulai lah menyikat gigi secara benar. yaitu secara melingkar berlawanan dengan arah jarum jam. Pakailah pasta gigi khusus untuk jenis gigi sensitif. Jika dilakukan secara teratur, maka sakit gigi bisa dihindari sejak dini.

4. Faktor cuaca dan lingkungan.
Seperti yang sudah saya singgung diatas, bahwa perubahan suhu yang terlalu ekstrim dapat memicu timbulnya nyeri pada gigi. terlebih pada gigi yang sudah berlubang dan gigi sensitif. Lakukan cara diatas untuk mencegah munculnya nyeri saat menjumpai perubahan suhu yang ekstrim di lingkungan kita. Jaga kondisi tubuh tetap fit, karena perubahan cuaca ini bisa juga menjadi penyebab datangnya penyakit lain selain sakit gigi.

Selain itu, penyebab sakit gigi juga dikarenakan terjadinya  peradangan pada bagian tengah gigi yang disebut pulpa. Pada bagian pulpa tersebut terdapat banyak ujung-ujung saraf yang sangat sensitif terhadap rasa sakit.

Peradangan pada bagian pulpa dapat disebabkan karena gigi yang berlubang. Sisa-sisa makanan (terutama makanan manis) yang tertinggal pada gigi dapat menjadi media subur bagi bakteri untuk tumbuh.

Bakteri-bakteri di gigi tersebut akan menghasilkan asam yang dapat merusak enamel (lapisan pelindung gigi), sehingga akhirnya menimbulkan lubang pada gigi.
Rasa sakit pada gigi yang berlubang terasa semakin parah terutama setelah makan atau minum sesuatu yang manis, panas, atau dingin.

Selain karena gigi berlubang, peradangan pada pulpa juga dapat disebabkan karena beberapa hal, seperti abses (nanah pada bagian dasar gigi akibat infeksi bakteri), gigi retak, penyusutan gigi, dan tumbuh gigi baru yang terjepit di antara gigi lainnya.

Cara Mencegah Sakit Gigi

Agar terhindar dari sakit gigi, berikut beberapa langkah pencegahan yang perlu kita lakukan:


  1. Kurangi konsumsi gula. Makanan-makanan manis yang tinggi kandungan gula seperti permen, kue-kue, cokelat, dan lain-lain, dapat menimbulkan kerusakan gigi yaitu gigi berlubang. Gigi berlubang akan memicu timbulnya peradangan pada gigi sehingga menyebabkan sakit gigi.
  2. Jagalah selalu kebersihan dan kesehatan gigi dan rongga mulut dengan cara rajin menggosok gigi (setidaknya 2 kali sehari) dan berkumur-kumur dengan obat kumur (cairan pembersih mulut) yang mengandung antikuman.
  3. Memeriksakan gigi ke dokter gigi secara teratur setiap 6 bulan sekali juga dapat membantu untuk mencegah timbulnya sakit gigi.


Cara Mengatasi Sakit Gigi

Ketika mengalami sakit gigi, tentunya kita perlu melakukan langkah-langkah penanganan dan pertolongan pertama sebelum ke dokter untuk meredakan nyeri dan ngilu yang dirasakan.
Berikut ini beberapa pertolongan pertama yang perlu dilakukan saat mengalami sakit gigi :


  • Segera berkumur-kumurlah dengan air hangat.
  • Gunakan dental floss atau benang gigi untuk membersihkan sisa-sisa makanan yang menyelip di antara sela-sela gigi.
  • Gunakan obat-obatan antiseptik untuk membersihkan bagian yang diduga sebagai sumber penyebab sakit gigi.
  • Minum obat-obatan penghilang rasa sakit seperti parasetamol untuk meredakan nyeri sakit gigi. Selain itu, kita juga dapat menggunakan obat-obat khusus untuk mengobati sakit gigi. Obat-obatan tersebut dapat kita beli di apotik.

Obat-obatan kima tertentu memang dapat menghilangkan rasa sakit. Namun, satu hal yang perlu diingat adalah jangan pernah menggunakan obat-obatan kimia tersebut dengan cara langsung dibubuhkan ke bagian yang sakit, karena dapat merusak jaringan gusi.

Selain melakukan langkah-langkah pertolongan pertama di atas, kita juga dapat menggunakan bahan-bahan alami untuk meredakan nyeri sakit gigi. Jika sakit gigi berlanjut sampai pada tahap yang sangat menyakitkan segeralah periksa ke dokter spesialis gigi dan minta resep dokter untuk mengobati sakit nyeri pada gigi Anda.

akan tetapi tidak boleh dicabut jika gigi masih terasa sakit dan hal ini tidak dianjurkan oleh dokter spesilis gigi atau dokter umum, karena ini bisa mengakibatkan fatal bagi kondisi dan stamina tubuh kita, seperti infeksi pada bagian gigi yang telah dicabut sehingga mengakibatkan demam tinggi yang bisa mengancam nyawa Anda.

Demikianlah informasi Saya tentang penyebab, pencegahan, dan cara mengatasi sakit gigi. Semoga bermanfaat bagi Anda dan seluruh pembaca ya artikel blog ini ya..Terima kasih..















Kamis, 27 Oktober 2016

Pentingnya Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut


Dari berbagai hasil penelitian menunjukkan bahwa orang yang kurang memperhatikan atau menjaga kesehatan gigi dan mulut dapat berakibat atau menyebabkan berbagai penyakit yang serius. Gigi merupakan  salah satu bagian yang sangat penting pada tubuh manusia, jika gigi Anda bermasalah (sakit gigi) maka Anda akan mengalami kesulitan berbicara, makan dan menyebabkan aktivitas sehari-hari akan terganggu.

Jika kita mengabaikan kesehatan gigi dan mulut, maka akan menjadi sarang kuman di dalam rongga mulut yang dapat berakibat kerusakan gigi. Kerusakan gigi diawali dengan proses terjadinya karies dan peradangan yang berawal dari sisa-sisa makanan yang dibiarkan sehingga lama kelamaan akan terjadi pembusukan dimana kuman yang ada di rongga mulut (Lactobacillus acidophillus)mengubah sisa makanan menjadi asam.

Gigi dan mulut adalah panca indra vital yang patut diutamakan pemeliharaannya. Oleh sebab itu menjaga kebersihan mulut dan gigi sangat wajib Anda lakukan sebelum terlambat atau penyakit lain datang. Salah satu cara yang sederhana untuk menjaga kebersihan mulut dengan menyikat gigi secara rutin dengan pasta gigi Winz dan dilengkapi dengan penggunaan obat kumur (mouthwash) yang efektif dan aman (tidak menimbulkan iritasi pada mukosa).

Meskipun banyak orang  yang sudah merasa nyaman membersihkan gigi dan mulut dengan hanya menyikat gigi saja. Namun, ada sebagian orang yang masih belum lengkap dan nyaman rasanya jika belum menggunakan mouthwash. Bagi sebagian orang, menjaga kesehatan mulut tidak hanya dengan rajin menggosok gigi secara teratur. Menggunakan mouthwash bisa menjadi alternatif tambahan agar kesegaran mulut dapat terus terjaga.

Menggunakan mouthwash setiap hari secara rutin dapat mencegah plak mengeras, serta membantu mengurangi kemungkinan penyakit gusi, gigi berlubang dan infeksi bakteri pada mulut. Namun, terlalu banyak juga tidak baik bagi kesehatan mulut lantaran dapat menyebabkan plak gigi berlubang dan penyakit gusi.

Untuk menhindari resiko kesehatan yang serius, inilah tips menjaga kesehatan gigi dan mulut agar selalu fresh :


  • Melakukan Cek-up ke Dokter Gigi


Kebanyakan mereka yang mengalami masalah pada gigi dan mulutseperti gigi berlubang, bau mulut dikarenakan plak yang menempel dan sebagainya, takut untuk pergi kedokter gigi dikarenakan kemungkinan mengikuti persepsi orang lain atau dirinya sendiri. Gigi dan Mulut sangat erat kaitannya. Misalnya saja permasalahan bau mulut yang berkemungkinan besar berasal dari sisa-sisa yang terdapat pada sela-sela gigi, gigi yang sudah berlubang, karang gigi dan sebagainya.

Berkunjung kedokter gigi tak mesti jika gigi baru mengalami sakit.melakukan cek-up rutin pada ukuran normalnya
setiap 6 bulan sekali. Dokter gigi akan memberikan solusi terbaik pada gigi anda.


  • Membersihkan Mulut dan Gigi Secara Rutin


Aktivitas menggosok gigi perlu dilakukan rutin minimal 2 kali dalam sehari, pagi dan malam hari. Hal ini untuk menjaga nafas agar tetap fresh dan menghilangkan bakteri dan kuman dalam mulut. Dalam menyikat gigi, sikatlah dengan benar, misalnya pada sela-sela, bila perlu gunakan benang gigi untuk menghilangkan sisa makanan yang menyangkut (flossing).

Hal ini juga perlu dilakukan pada bayi, membersihkan dengan lembut gigi bayi yang baru tumbuh, gusi dan lidahnya dengan kain yang hieginis dan lembut. Begitu juga pada anak-anak, perkenalkan sejak dini untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut.


  • Mengkonsumsi Makanan dan Minuman Yang Sehat


Menjaga asupan makanan dan minuman adalah hal yang tepat. Seperti tidak merokok ataupun meminum-minuman beralkohol. Mengkonsumsi makanan yang tidak mengandung gula berlebih. Atay anda dapat membaca tips minuman dan makanan pencegah bau mulut.


  • Kumur-Kumur Sebelum dan Sesudah Makan


Sebelum makan sebaiknya kumur-kumur terlebih dahulu agar kuman dan bakteri tidak ikut terkunyah atau masuk ke dalam sistem pencernaan secara berlebih. Begitu juga sebalinya, sesudah makan sangat dianjurkan untuk berkumur, hal ini dilakukan untuk menghindari sisa-sisa makanan yang masih menempel disela-sela gigi.


  • Menjaga Kebesihan Sikat Gigi


Tak banyak orang yang menyadari, sikat gigi begitu banyak mengandung kuman dan bakteri. Sebaiknya sebelum bersikat, sikat gigi dicuci terlebih dahulu. Ini untuk mengurangi penyebaran kuman dan bakteri masuk ke mulut saat menyikat gigi.

Nah, inilah tips tentang pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut, karena Dengan memperhatikan kesehatan gigi dan mulut, selain membuat tubuh sehat juga dapat memberikan rasa percaya diri dalam melakukan aktivitas harian Anda. semoga Anda juga sering merapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Terima Kasih..