Tampilkan postingan dengan label bakteri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bakteri. Tampilkan semua postingan
Senin, 19 Desember 2016
Manfaat Petir Bagi Kehidupan Manusia
Ketika Tuhan menciptakan Makhluk hidup, bumi beserta isinya dan alam semesta, tentunya setiap zat, benda dan makhluknya itu tidaklah diciptakan semata-mata hanya sebagai pelengkap, namun tentunya beserta segala manfaat dan kegunaannya. Jadi dengan kata lain, bahwa semua ciptaan tuhan pasti ada manfaatnya, baik itu bisa diketahui secara langsung maupun yang belum diketahui dan masih menjadi misteri.
Seperti halnya petir, biasanya orang-orang menganggap bahwa petir hanyalah suatu peristiwa alam yang hanya membuat manusia ketakutan. Petir dianggap berbahaya karena memiliki muatan listrik yang cukup besar juga memiliki daya hancur yang luar biasa. selain itu, sambaran petir bisa mengakibatkan kerusakan di permukaan bumi.
Petir terjadi melalui suatu proses elektrifikasi di awan, muatan listrik statis terbentuk karena adanya gesekan antara udara panas dengan awan yang membawa partikel-partikel bermuatan dari sumber air laut maupun daerah industri. Proses charging ini terus menerus terjadi di awan selama masih ada beda tekanan udara, yang mengakibatkan udara panas terus bergerak menerabas awan.
Sehingga sampailah, muatan listrik statis yang terbentuk di awan ini menjadi sangat banyak dalam orde Mega Coloumb. Hal ini menjadikan kuat medan listrik menjadi sangat tinggi. Jika kuat isolasi udara sudah tidak lagi mampu menahan medan listrik yang tinggi ini, maka akan akan mengalirlah muatan listrik dari awan menuju bumi, dan terjadilah petir. Petir dianggap berbahaya karena memiliki daya hancur yang luar biasa, tetapi ternyata selain membuat kerusakan di permukaan bumi
Berikut ini adalah beberapa manfaat petir bagi kehidupan manusia yang masih jarang diketahui :
1. Petir Dapat Memproduksi Ozon (O3)
Kita tentu tahu bahwa bumi diselimuti oleh lapisan ozon. Lapisan ozon adalah sekumpulan udara di atmosfer yang melindungi bumi dari radiasi sinar matahari yang berbahaya bagi kehidupan di bumi seperti sinar ultraviolet (UV) sehingga sinar UV yang sampai di bumi dalam jumlah yang tidak berbahaya.
Hubunganya petir dengan lapisan ozon adalah bahwa lapisan ozon berperan membentuk lapisan ozon. Lapisan ozon merupakan senyawan O3. Petir berperan meicu terjadinya reaksi kimia dari O2 atau oksigen menjadi O3. Sederhanya tiga senyawa O2 akan pecah menjadi enam senyawa O dan akhirnya terbentu 2 senyawa O3. Proses tersebut tidak akan terjadi tanpa bantuan dari petir.
2. Petir Bermanfaat Untuk Menjaga Kesuburan Tanah
Manfaat lain petir adalah bagi kesuburan tanah. Saat petir menyambar tidak hanya terjadi pembentukan lapisan ozon saja, tapi banyak terjadi reaksi-reaksi kimia lain antara udara dengan air hujan yang sedang turun. Misalnya nitrogen dengan air sehingga saat air sampai dibumi menjadikan tanah lebih subur karena mendapat pasokan nitrogen lebih banyak berupa unsur Hara. Proses yang terjadi di alam raya ini ibarat sebuah pabrik pupuk urea yang menghasilkan pupuk urea berkadar Nitrogen tinggi.
Sebagaimana diketahui, bahwa para petani menggunakan pupuk urea untuk membantu proses penyuburan tanah. Sebagai tambahan informasi, Pupuk urea yang diproduksi oleh Pabrik Pupuk Sriwijaya (PUSRI) jenis pupuk tunggal berkadar Nitrogen 46%. Hal ini menunjukkan bahwa, Nitrogen merupakan unsur yang penting dalam proses menyuburkan tanah. Dan gas Nitrogen N2 ini tersedia melimpah di udara dengan kandungan hingga 72% dari udara.
3. Petir Bermanfaat Untuk Membunuh Kuman dan Bakteri
Kita tahu kan bahwa udara disekitar kita ini banyak mengandung kuman maupun bakteri. Jadi salah satu manfaat petir adalah pada sambaran petir yang merupakan aliran muatan listrik yang akan memanaskan udara disekitarnya, sehingga kuman dan bakteri mati. Oleh karena itu, saat terjadi hujan disertai dengan kilat dan petir yang menggelar, juga sedang terjadi proses pembersihan udara dari kandungan kuman dan bakteri yang melayang, disebabkan oleh plasma petir yang sangat tinggi.
Setelah hujan reda, petir sudah selesai, maka udara akan terasa nyaman. Mari kita rasakan dengan seksama, karena apa yang terjadi di sekitar kita termasuk hujan dan petir, pasti ada manfaat yang besar, dibalik ancaman yang sangat menakkutkan.
4. Petir Bermanfaat Untuk Sumber Energi Listrik
Manfaat petir untuk listrik sudah mulai ditemukan titik terang oleh ilmuwan Brasil. Kerja awal ini dipelopori oleh Fernando Galembeck dan tim nya. Sekelompok peneliti yang dipimpin oleh Fernando Galembeck, di laboratorium mengatakan mereka menemukan proses dengan mensimulasikan reaksi uap air dengan partikel debu yang biasanya reaksi kimia yang terjadi di atmosfer bumi.
Sekelompok ahli kimia dari Universitas Campinas di Brazil mengeluarkan pernyataan bahwa mereka telah mengadakan penelitian dan mengklaim bahwa mereka telah mengetahui bagaimana listrik terbentuk dan dilepaskan di atmosfer dengan hasil sambaran petir dengan tujuan penelitian untuk mengetahui manfaat sambaran petir untuk listrik.
Itulah penjelasan beberapa manfaat petir bagi kehidupan manusia, Semoga artikel ini bisa bermanfaat bagi Anda dan seluruh pembaca sekalian, Terima Kasih..
Label:
awan,
bakteri,
elektrifikasi,
kesuburan tanah,
kuman,
lapisan ozon,
mega coloumb,
muatan listrik,
permukaan bumi,
petir,
udara panas
Sabtu, 17 Desember 2016
Penyebab Usus Buntu
Penyakit usus buntu adalah peradangan atau pembengkakan apendiks atau usus buntu. Sedangkan usus buntu adalah organ berbentuk kantong kecil dan tipis berukuran 5 hingga 10 cm yang terhubung pada usus besar. Hingga saat ini, alasan kenapa kita memiliki usus buntu masih belum diketahui.
Pengangkatannya pun tidak memengaruhi kondisi kesehatan. Namun penyakit usus buntu atau apendisitis berpotensi memicu komplikasi yang serius. Apendisitis merupakan penyakit umum yang bisa menyerang siapa saja. Tetapi, kalangan muda yang berusia 10 sampai 30 tahun adalah kelompok orang yang paling sering mengalami kondisi ini.
Usus buntu dalam bahasa medis disebut dengan Appendix vermicularis adalah suatu organ di dalam saluran pencernaan yang berbentuk tabung, organ ini terletak pada pangkal usus besar yang berada pada perut bagian kanan bawah. Jadi usus buntu merupakan suatu organ, dan penyakit usus buntu bukanlah suatu keadaan dimana usus mengalami kebuntuan sehingga makanan dan minuman yang dimakan tidak dapat keluar melalui dubur, tetapi adalah suatu peradangan yang terjadi pada organ usus buntu atau Appendix vermicularis yang dalam bahasa medis disebut sebagai Appendisitis.
Penyebab radang usus buntu dimulai ketika usus buntu mengalami sumbatan, paling sering oleh tinja yang keras yang merupakan 30 % hingga 40 % penyebab radang usus pada anak – anak. Penyebab usus buntu lainnya adalah biji – bijian, batu empedu, cacing usus Oxyuris vermicularis, reaksi limfatik, infeksi bakteri Salmonella dan Shigella, invasi parasit seperti Entamoeba, Schistosoma, Ascaris, tumor, kanker, dan benda asing diketahui pernah menimbulkan sumbatan pada usus buntu.
Sumbatan pada usus buntu akan menyebabkan terjadinya hambatan untuk keluarnya cairan usus dari usus buntu, Kapasitas normal usus buntu adalah menampung 01, ml, penumpukan cairan sebesar 0,5 ml akan menyebabkan tekanan di dalam usus buntu meningkat dan usus buntu akan mengalami peregangan. Hal ini akan merangsang saraf nyeri pada saluran pencernaan, yang mengakibatkan timbulnya sensasi nyeri yang samar – samar menyebar hingga ke perut bagian tengah atau perut bagian ulu hati. Peregangan tersebut juga akan menimbulkan refleks mual, muntah yang disertai dengan penurunan nafsu makan.
Usus buntu yang mengalami sumbatan merupakan tempat yang baik bagi terjadinya perkembangbiakan bakteri. Hal ini akan menyebabkan terjadinya gangguan pada aliran limfatik di dalamusus buntu sehingga mengakibatkan pembengkakan yang lebih hebat. Tekanan di dalam usus buntu juga akan semakin meningkat dan menyebabkan gangguan pada aliran darah di dalam usus buntu yang mengakibatkan jaringan di dalam usus buntuk megalami kekurangan nutrisi sehingga mengalami kematian dan kemudian membusuk.
Kemudian bakteri yang telah berkembangbiak akan melakukan invasi ke dinding usus buntu. Pada saat ini penderitanya akan mengalami demam, da peningkatan sel darah putih akibat terjadi reaksi peradangan. Saraf nyeri juga akan lebih terangsang sehingga nyeri akan dirasakan lebih jelas dan terpusat pada lokasi usus buntu di perut bagian kanan bawah yaitu pada titik Mc Burney’s.
Penyakit usus buntu yang tidak diobati berisiko untuk pecah dan dapat berakibat fatal. Segera hubungi rumah sakit jika sakit perut Anda mendadak makin parah dan menyebar ke seluruh perut. Ini mengindikasikan kemungkinan pecahnya usus buntu yang dapat memicu sejumlah komplikasi seperti:
- Peritonitis. Ini adalah peradangan peritoneum, yaitu jaringan tipis yang melapisi dinding perut bagian dalam dan organ-organ di dalam rongga perut. Peradangan ini disebabkan oleh bakteri dari dalam usus buntu yang pecah. Gejalanya meliputi sakit perut yang parah dan terus-menerus, muntah, detak jantung cepat, demam, daerah perut yang membengkak, serta napas pendek dan terengah-engah. Komplikasi ini biasanya ditangani dengan pemberian antibiotik dan operasi pengangkatan usus buntu
- Abses, yaitu kantong kumpulan nanah yang terasa sakit. Komplikasi ini muncul sebagai usaha alami tubuh untuk mengatasi infeksi akibat usus buntu yang pecah. Penanganannya dilakukan dengan penyedotan nanah dari abses atau terkadang dengan antibiotik. Jika ditemukan dalam operasi, abses dan bagian di sekitarnya akan dibersihkan dengan hati-hati dan diberi antibiotik.
Dengan mengetahui hal-hal apa saja yang bisa menjadi penyebab radang usus buntu, kami berharap kita semua dapat mencegah penyakit ini dan senantiasa mewaspadai setiap gejala yang diderita.
Label:
appendix vermicularis,
bakteri,
mual,
pembengkakan,
peradangan,
sumbatan,
ulu hati,
usus buntu
Selasa, 06 Desember 2016
Bahaya Gigi Berlubang Jika Tidak Dicabut
Gigi merupakan salah satu organ terpenting yang dimiliki oleh manusia dan hewan, karena gigi organ pertama yang dibutuhkan untuk mengawali proses pencernaan. Ketika makan, maka makanan yang masuk ke dalam mulut akan dikunyah dan juga dihaluskan dengan bantuan gigi, agar kemudian menjadi mudah untuk ditelan dan kemudian dicerna oleh organ-organ pencernaan di dalam tubuh, seperti usus dan juga lambung. Selain membantu mengawali proses pencernaan, gigi juga terkadang memiliki manfaat lain, diantaranya adalah sebagai tolak ukur kesehatan dan perawatan diri individu.
Apabila seseorang memiliki gigi yang bersih dan juga terawat dengan baik, maka hal ini dapat menunjukkan bahwa orang tersebut adalah orang yang sangat menjaga kesehatan tubuhnya.
penyakit gigi berlubang merupakan penyakit yang banyak dialami oleh kalangan dari anak-anak hingga orang tua. Tidak sedikit diantara kita karena ketidaktahuannya menganggap penyakit gigi berlubang ini adalah penyakit sepele.
Namun demikian masih banyak yang belum menyadari bahaya gigi berlubang, sehingga menimbulkan masalah yang dapat menghampiri kesehatan gigi anda. Dan juga sebagian besar dari masalah-masalah yang mempengaruhi kemunculan masalah tersebut, yakni diakibatkan akibat dari kurangnya perawatan pada gigi anda, salah satunya tidak rajin menggosok gigi.
Hal inilah yang menyebabkan banyak kuman yang menempel dan juga menyebabkan gangguan pada gigi. Berikut ini adalah beberapa ganguan kesehatan yang dapat menyerang gigi anda yaitu gigi berlubang, karang gigi, abrasi gigi, dan gigi kuning yang mengakibatkan tidak sehat bagi kesehatan gigi.
Salah satu penyebab utama gigi berlubang adalah disebabkan oleh bakteri perusak gigi. Bakteri perusak gigi ini berasal dari sisa-sisa makanan yang ada pada gigi. Maka dari itu bila gigi kurang sering dibersihkan atau bahkan sama sekali tidak pernah dibersihkan akan membuat gigi cepat mudah menjadi berlubang.
Ada beberapa makanan yang sangat cepat membuat gigi menjadi berlubang, yaitu makanan yang manis-manis seperti permen dan coklat. Makanan ini sangat cepat sekali merusak lapisan email gigi sehingga gigi akan mudah mengalami kerusakan. Oleh karena itu supaya Anda bisa terhindar dari masalah gigi berlubang harus selalu membersihkan gigi setiap hari minimal 2 kali sehari dan hindari permen dan coklat.
Selanjutnya hindari juga makanan yang terlalu panas dan terlalu dingin. Sebab makanan yang terlalu panas dan terlalu dingin akan membuat gigi menjadi ringkih alias tidak kuat. Jika gigi sudah tidak kuat lagi akan mudah sekali dirusak oleh bakteri yang ada di gigi sehingga akan membuat cepat gigi berlubang.
Hindari minuman yang bersoda. Sebaliknya perbanyaklah makan makanan yang mengandung kalium supaya tulang gigi menjadi kuat. Seperti diantaranya makan kacang-kacangan, makan telur, dan lain sebagainya. Itulah beberapa cara merawat gigi supaya kuat dan tidak gampang berlubang.
Berikut ini adalah beberapa bahaya yang di timbulkan akibat gigi berlubang yaitu :
1. Infeksi Pembuluh Darah
Bahaya pertama yang dapat muncul karena gigi berlubang adalah dapat menyebabkan terjadinya infeksi pada pembuluh darah. Hal ini dapat disebabkan karena kuman, bakteri dan juga kotoran yang berasal dari gigi yang berlubang dapat masuk dan menginfeksi ke dalam pembuluh darah. Infeksi di dalam pembuluh darah ini sangat berbahaya. Selain dapat mengganggu kelancaran dari peredaran darah, infeksi tersebut bisa juga menyebar ke seluruh organ tubuh yang dialiri oleh pembuluh darah yang sudah terinfeksi tersebut.
2. Syaraf Gigi Hancur
Bukan hanya pembuluh darah yang terinfeksi, gigi berlubang pun bisa menyebabkan syaraf gigi Anda rusak bahkan hancur. Kuman dan virus yang bersarang di gigi berlubang itu kemudian menyerang syaraf-syaraf gigi Anda sehingga membuat jaringan syaraf gigi rusak dan mati rasa. Kondisi bisa membuat Anda tidak merasakan lagi gigi Anda atau gigi Anda mengalami sakit yang luar biasa.
3. Gigi terasa sangat ngilu
Bahaya gigi berlubang yang merupakan salah satu efek langsung dari gigi berlubang yang oleh penderitanya adalah ngilu yang berlebihan. Kondisi ini akan menyebabkan penderita gigi berlubang akan merasakan sakit dan juga ngilu, tidak hanya ketika makan, namun juga ketika sedang tidak melakukan aktivitas. Kemungkinan gigi akan terasa sakit dan juga terasa sangat ngilu, apalagi ketika gigi yang berlubang sudah masuk ke dalam syaraf gigi, yang pastinya akan sangat berbahaya dan menyakitkan.
4. Kegagalan Organ
Gigi berlubang tidak hanya membuat Anda merasa ngilu melainkan juga membuat Anda diliputi demam hebat akibat peradangan gigi luar biasa. Parahnya lagi, radang gigi ini kemudian menyebar ke sejumlah organ-organ tubuh penting lainnya seperti ginjal, hati bahkan jantung sehingga dapat menganggu bahkan merusak atau membuat organ-organ tersebut mengalami kegagalan menjalankan fungsinya.
5. Radang pada gigi bisa menyebar ke organ lainnya
Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, gigi yang berlubang dapat menyebabkan munculnya peradangan pada bagian gigi. Selain peradangan, yang tentu saja dapat menyebabkan rasa sakit yang luar biasa, hal ini juga dapat membuat munculnya peradangan pada organ-organ lainnya. Hal ini dapat terjadi ketika sel-sel yang mengalami peradangan dapat menyebabkan munculnya gangguan pada organ lain, seperti organ ginjal dan juga organ paru-paru. Peradangan ini sangatlah berbahaya, karena akan menyebabkan fungsi dari organ yang pastinya menjadi tidak optimal dan juga maksimal.
6. Sinusitis
Bahaya lainnya dari gigi berlubang yang tidak segera diatasi dengan cepat dan juga tepat adalah dapat menyebabkan munculnya gangguan sinusitis. Gangguan sinusitis memang memiliki jaringan yang syarafnya saling berdekatan dan juga berhubungan dengan syaraf gigi. Sehingga, dengan adanya sakit gigi yang tidak ditangani secara tepat, akan menyebabkan munculnya gangguan sinusitis.
Sinusitis ini juga bisa terjadi karena kondisi seperti : seringnya mandi malam, mandi saat masih berkeringat, dan pada saat keringat dingin.
7. Terjadi Keompongan dan kehilangan gigi
Bahaya gigi berlubang adalah dapat menyebabkan keompongan dan jufa kehilangan gigi. Hal ini dapat terjadi karena gigi berlubang yang bertambah parah dan juga tidak diobati dan juga disembuhkan secara total, akan membusuk dan juga tidak dapat berfungsi seperi biasanya. Apabila hal ini terjadi, maka tidak ada pilihan lain untuk mencabut gigi anda.
Pencabutan gigi ini tentu saja, selain dapat menyebabkan keompongan, juga akan menyebabkan terjadinya gangguan pada proses pencernaan dan juga penghalusan makanan. Masalah kehilangan gigi ini, juga bisa berakibat pada penyebab darah rendah, bahaya penyakit vertigo, dan penyakit akibat kekurangan protein.
8. Komplikasi dan bisa mengakibatkan kematian
Bahaya yang terakhir adalah kematian mendadak. Ya, apabila gigi berlubang sudah semakin parah dan juga tidak diatasi secara medis dengan tepat dan benar, maka hal ini akan menyebabkan munculnya komplikasi pada organ lainnya. Hal bukan tidak mungkin akan menyebabkan berbagai macam gangguan lain, seperti kanker, tumor yang dapat menyebabkan kematian.
Bahaya komplikasi pada organ ini juga bisa disebabkan oleh bahaya anemia, bahaya gigitan kelabang, gula darah tinggi
Untuk itu, Sebaiknya jika gigi berlubang jangan dibiarkan. Sebab jika gigi yang berlubang itu dibiarkan bisa menimbulkan penyakit pada organ tubuh lainnya. Karena bakteri penyebab gigi berlubang tersebut akan dapat menyebar ke tubuh anda. Bisa juga masuk ke dalam tubuh dan menempel pada organ tubuh Anda seperti jantung, paru-paru, bronkitis, ginjal dan lain sebagainya.
Jika bakteri itu menempel pada organ tubuh lainnya bisa menimbulkan penyakit baru. Oleh karena itu jika gigi berlubang sebaiknya segera diperiksakan ke dokter gigi supaya langsung mendapatkan penanganan darinya.
Label:
anemia,
bakteri,
gigi berlubang,
ginjal,
jantung,
Kanker,
kegagalan organ,
paru-paru,
sinusitis,
tumor
Senin, 21 November 2016
Penyebab Timbulnya Jerawat Pada Wajah
Tentunya anda pasti mengalami timbulnya jerawat pada wajah, ketika memasuki masa puber baik pria maupun wanita pasti mengalami timbulnya jerawat pada wajah anda. Jerawat dapat muncul ketika folikel rambut tersumbat oleh percampuran sel kulit mati, kotoran, dan sebum (zat yang diproduksi kelenjar minyak yang berfungsi mencegah kekeringan pada kulit). Kemudian, dapat terjadi infeksi bakteri yang menyebabkan peradangan pada daerah sumbatan tersebut.
Pada kasus komedo hitam, sumbatan folikel tersebut membuka pori-pori kulit. Sebaliknya pada kasus komedo putih, sumbatan folikel tersebut berada tidak jauh di bawah permukaan kulit dan menciptakan tonjolan. Jerawat biasa dan komedo sebenarnya tidak boleh dianggap enteng karena kondisi tersebut bisa berkembang menjadi jerawat parah, misalnya berkembang menjadi pustula, papula, nodul, atau bahkan kista apabila sumbatan folikel turut dijangkiti oleh bakteri kulit.
Ada beberapa faktor yang dapat memicu atau meningkatkan risiko seseorang mengalami jerawat, di antaranya:
1. Perubahan hormon
Diperkirakan bahwa jerawat yang terjadi pada orang-orang dewasa disebabkan oleh perubahan kadar hormon. Delapan dari sepuluh kasus jerawat pada orang dewasa, terjadi pada wanita, karena wanita lebih sering mengalami perubahan hormon pada masa-masa tertentu, yaitu ketikamenstruasi dan kehamilan. Jerawat kerap muncul pada sebagian wanita menjelang periode menstruasi. Sedangkan pada wanita hamil, jerawat biasa muncul pada tiga bulan pertama kehamilan. Bagi wanita yang mengalami kondisi yang disebut sindrom ovarium polikistik, selain munculnya jerawat, naiknya berat badan serta munculnya kista kecil di dalam ovarium juga bisa terjadi.
2. Masa pubertas
Hal ini biasanya dialami oleh remaja. Pada masa pubertas, produksi sebum oleh kelenjar minyak akan meningkat seiring dengan tingginya produksi hormon testosteron. Dan terkadang, produksi sebum tersebut melebihi kuantitas yang dibutuhkan oleh kulit.
3. Produksi Minyak Berlebih
Jerawat tidak selamanya muncul karena kita kurang menjaga kebersihan wajah, namun juga dapat dipengaruhi faktor internal atau dari dalam tubuh. Jerawat terjadi karena kondisi kulit abnormal yang diakibatkan gangguan dari kelebihan produksi kelenjar minyak (Sebaceus Gland) sehingga menyebabkan terjadinya penyumbatan pada saluran folikel pori-pori dan rambut di kulit. Sebab terjadinya jerawat yang paling umum adalah tumpukan minyak, hormon, atau bisa juga sabun yang berkolaborasi dengan bakteri pada kulit wajah.
4. Bakteri
Bakteri merupakan salah satu penyebab jerawat yang paling serius. Bakteri yang disebut p. acne biasanya ada pada kulit dan cenderung untuk terus berkembang biak dalam kelenjar sebaceos yang mengalami penyumbatan sehingga menimbulkan iritasi didaerah sekitarnya. Kelenjar tersebut dapat pecah ketika proses pembengkakan membesar yang mengakibatkan peradangan pada kulit disekitarnya dan menimbukan rasa sakit pada wajah. Inilah salah satu sebab timbulnya jerawat batu yaitu jenis jerawat yang membesar dan terasa sakit dan ketika sembuh bisa mengakibatkan lubang-lubang seperti bekas luka cacar.
5. Iritasi akibat benda yang dikenakan
Bintik jerawat juga bisa muncul akibat gesekan atau tekanan dari material yang kita pakai terhadap kulit secara terus-menerus. Contohnya bintik yang muncul di kening akibat terlalu sering mengenakan ikat kepala dan bintik di punggung akibat rutin memakai ransel.
6. Efek samping obat-obatan
Hal ini biasanya terjadi pada penggunaan obat lihium, steroid, dan antiepilepsi. Suplemen vitamins B2, B6, dan B12 juga dapat menyebabkan efek samping berupa jerawat.
7. Sel-Sel Kulit Mati
Pada umumnya jerawat terjadi karena semakin banyaknya produksi hormon androgen sehingga mengakibatkan kelebihan kelenjar minyak. Akhirnya jerawat mulai muncul karena bakteri bercampur dengan sel-sel kulit mati. Penyumbatan yang terbentuk karena sel-sel kulit mati tersebut bercampur juga dengan sabun hingga campuran tersebut menebal sehingga menimbulkan bintik hitam atau putih pada wajah. Jerawat pada umumnya memang menyerang muka, namun jerawat juga bisa menyerang bagian tubuh lainnya seperti punggung, lengan atas, dada bahkan kulit kepala.
8. Efek samping obat-obatan
Hal ini biasanya terjadi pada penggunaan obat lihium, steroid, dan antiepilepsi. Suplemen vitamins B2, B6, dan B12 juga dapat menyebabkan efek samping berupa jerawat.
9. Keturunan
Jika kita memiliki orang tua yang pernah yang bermasalah dengan jerawat, maka kita berisiko besar mengalami hal yang sama. Bahkan tingkat keparahan jerawat bisa saja lebih tinggi terutama sebelum memasuki usia dewasa. Selain itu, apabila orang tua kita masih memiliki masalah dengan jerawat, maka kita juga berisiko mengalami hal yang sama meski sudah memasuki usia dewasa.
10. Adanya Friksi Atau Tekanan Pada Kulit
Jerawat juga bisa dipicu oleh tekanan pada kulit seperti helm, kerah baju, ponsel, dan berbagai macam benda lainnya yang tanpa kita sadari hal tersebut dapat menimbulkan jerawat. Selain dari tekanan pada kulit bakteri atau benda-benda yang menempel tadi jika tidak bersih merupakan pemicu utamanya.
Nah demikianlah beberapa faktor-faktor penyebab munculnya jerawat pada wajah, dada, punggung atau bagian-bagian lainnya. Semoga dengan kita mengetahui penyebab-penyebab tersebut kita bisa tahu cara menghilangkan jerawat dengan benar dan melakukan pencegahan sesudahnya.
Label:
adanya friksi,
bakteri,
iritasi,
jerawat,
keturunan,
masa pubertas,
perubahan hormon,
poripori kulit,
sel kulit mati
Minggu, 06 November 2016
Penyebab, Pencegahan dan Cara Mengatasi Sakit Gigi
Tentunya sebagian dari Anda, keluarga, teman atau diri saya sendiri pernah mengalami yang namanya sakit gigi. Sakit gigi sungguh sangat tidak enak dan menyiksa. Ketika sakit gigi, keluhan yang dirasakan tak hanya berupa nyeri dan perih pada gigi dan sekitar rongga mulut, namun dapat juga menimbulkan keluhan-keluhan lainnya, seperti pembengkakan, rasa sakit atau pusing di kepala, demam, gangguan tidur dan makan. Untuk sakit gigi yang cukup parah, keluhan nyeri yang dirasakan juga dapat menyebar ke pipi, telinga, dan rahang.
Nyeri yang dirasakan ketika sakit gigi dapat timbul terus-menerus, atau mungkin juga hilang timbul secara berulang-ulang. Tingkat keparahan sakit gigi bervariasi, mulai dari nyeri dan ngilu ringan, sampai ke nyeri yang berat dan sangat tidak tertahankan.
Dan percayalah rasanya sangat-sangat tidak enak dan menyakitkan. Jika disuruh memilih, mungkin saya lebih baik memilih sakit hati daripada sakit gigi. Kalau sakit hati mah sudah biasa, hehe. Walaupun bukan kategori penyakit turunan, menular, dan mematikan, Dan untuk bisa menghindarkan kita dari sakit gigi, sudah seharusnya kita mengenali apa saja penyebab yang membuat gigi kita sakit.
Kalau dipikir -pikir, sebenarnya apa sih yang menyebabkan kita sakit gigi ?. Jarang atau tidak pernah gosok gigi ?. Saya rajin kok sikat gigi, tapi nyatanya saya sering juga terkena penyakit yang satu ini. Lantas apa dong ?. Berikut ini adalah hal-hal yang menyebabkan kita sakit gigi dan pencegahan awal yang bisa dilakukan..
1. Gigi berlubang.
Saya rasa gigi berlubang adalah salah satu penyebab utama kenapa kita sakit gigi. Gigi geraham saya berlubang di sebelah kiri belakang, dan di bagian gigi inilah saya paling sering sakit gigi. Untuk pencegahan awal agar gigi berlubang tidak menyebabkan sakit adalah dengan menambal gigi yang lubang tersebut ke dokter gigi. Apabila kondisi gigi sudah tidak mungkin untuk ditambal, sebaiknya gigi tersebut segera dicabut. Apabila masih tidak sempat juga, bersihkan gigi berlubang dari sisa makanan yang masuk kedalam dan biasakan menyikat gigi sehabis makan.
2. Faktor makanan dan minuman.
Makan dan minum terlalu panas atau terlalu dingin, Bisa juga makan atau minum yang terlalu manis bisa menyebabkan gigi kita sakit. Terlebih lagi buat anda yang punya gigi sensitif. Hawa atau kondisi sekitar yang terlalu dingin sementara perut kita dalam kondisi kosong bisa juga memicu sakit pada gigi. Pencegahan awal: hindari memakan atau minum makanan atau minuman yang terlalu panas atau terlalu dingin, hindari juga yang terlalu manis. Jaga pola makan agar perut tidak sampai kosong, terlebih di musim penghujan yang bersuhu dingin. Jangan langsung menyikat gigi sehabis makan makanan asam, zat asam bisa mengikis lapisan email pada gigi. Tunggu sampai zat asam tersebut netral di mulut, kemudian baru menyikat gigi.
3. Cara menyikat gigi yang tidak tepat.
Menyikat gigi yang tidak tepat juga bisa menyebabkan kita sakit gigi. Bukan tidak mungkin saat menyikat gigi, lapisan pelindung gigi ataupun bagian bawah akan terkikis. Lambat laun hal ini akan mengakibatkan nyeri dan sakit pada gigi, terlebih pada gigi yang sensitif. Untuk mencegah hal ini terjadi, mulai lah menyikat gigi secara benar. yaitu secara melingkar berlawanan dengan arah jarum jam. Pakailah pasta gigi khusus untuk jenis gigi sensitif. Jika dilakukan secara teratur, maka sakit gigi bisa dihindari sejak dini.
4. Faktor cuaca dan lingkungan.
Seperti yang sudah saya singgung diatas, bahwa perubahan suhu yang terlalu ekstrim dapat memicu timbulnya nyeri pada gigi. terlebih pada gigi yang sudah berlubang dan gigi sensitif. Lakukan cara diatas untuk mencegah munculnya nyeri saat menjumpai perubahan suhu yang ekstrim di lingkungan kita. Jaga kondisi tubuh tetap fit, karena perubahan cuaca ini bisa juga menjadi penyebab datangnya penyakit lain selain sakit gigi.
Selain itu, penyebab sakit gigi juga dikarenakan terjadinya peradangan pada bagian tengah gigi yang disebut pulpa. Pada bagian pulpa tersebut terdapat banyak ujung-ujung saraf yang sangat sensitif terhadap rasa sakit.
Peradangan pada bagian pulpa dapat disebabkan karena gigi yang berlubang. Sisa-sisa makanan (terutama makanan manis) yang tertinggal pada gigi dapat menjadi media subur bagi bakteri untuk tumbuh.
Bakteri-bakteri di gigi tersebut akan menghasilkan asam yang dapat merusak enamel (lapisan pelindung gigi), sehingga akhirnya menimbulkan lubang pada gigi.
Rasa sakit pada gigi yang berlubang terasa semakin parah terutama setelah makan atau minum sesuatu yang manis, panas, atau dingin.
Selain karena gigi berlubang, peradangan pada pulpa juga dapat disebabkan karena beberapa hal, seperti abses (nanah pada bagian dasar gigi akibat infeksi bakteri), gigi retak, penyusutan gigi, dan tumbuh gigi baru yang terjepit di antara gigi lainnya.
Cara Mencegah Sakit Gigi
Agar terhindar dari sakit gigi, berikut beberapa langkah pencegahan yang perlu kita lakukan:
- Kurangi konsumsi gula. Makanan-makanan manis yang tinggi kandungan gula seperti permen, kue-kue, cokelat, dan lain-lain, dapat menimbulkan kerusakan gigi yaitu gigi berlubang. Gigi berlubang akan memicu timbulnya peradangan pada gigi sehingga menyebabkan sakit gigi.
- Jagalah selalu kebersihan dan kesehatan gigi dan rongga mulut dengan cara rajin menggosok gigi (setidaknya 2 kali sehari) dan berkumur-kumur dengan obat kumur (cairan pembersih mulut) yang mengandung antikuman.
- Memeriksakan gigi ke dokter gigi secara teratur setiap 6 bulan sekali juga dapat membantu untuk mencegah timbulnya sakit gigi.
Cara Mengatasi Sakit Gigi
Ketika mengalami sakit gigi, tentunya kita perlu melakukan langkah-langkah penanganan dan pertolongan pertama sebelum ke dokter untuk meredakan nyeri dan ngilu yang dirasakan.
Berikut ini beberapa pertolongan pertama yang perlu dilakukan saat mengalami sakit gigi :
- Segera berkumur-kumurlah dengan air hangat.
- Gunakan dental floss atau benang gigi untuk membersihkan sisa-sisa makanan yang menyelip di antara sela-sela gigi.
- Gunakan obat-obatan antiseptik untuk membersihkan bagian yang diduga sebagai sumber penyebab sakit gigi.
- Minum obat-obatan penghilang rasa sakit seperti parasetamol untuk meredakan nyeri sakit gigi. Selain itu, kita juga dapat menggunakan obat-obat khusus untuk mengobati sakit gigi. Obat-obatan tersebut dapat kita beli di apotik.
Obat-obatan kima tertentu memang dapat menghilangkan rasa sakit. Namun, satu hal yang perlu diingat adalah jangan pernah menggunakan obat-obatan kimia tersebut dengan cara langsung dibubuhkan ke bagian yang sakit, karena dapat merusak jaringan gusi.
Selain melakukan langkah-langkah pertolongan pertama di atas, kita juga dapat menggunakan bahan-bahan alami untuk meredakan nyeri sakit gigi. Jika sakit gigi berlanjut sampai pada tahap yang sangat menyakitkan segeralah periksa ke dokter spesialis gigi dan minta resep dokter untuk mengobati sakit nyeri pada gigi Anda.
akan tetapi tidak boleh dicabut jika gigi masih terasa sakit dan hal ini tidak dianjurkan oleh dokter spesilis gigi atau dokter umum, karena ini bisa mengakibatkan fatal bagi kondisi dan stamina tubuh kita, seperti infeksi pada bagian gigi yang telah dicabut sehingga mengakibatkan demam tinggi yang bisa mengancam nyawa Anda.
Demikianlah informasi Saya tentang penyebab, pencegahan, dan cara mengatasi sakit gigi. Semoga bermanfaat bagi Anda dan seluruh pembaca ya artikel blog ini ya..Terima kasih..
Label:
bakteri,
gigi berlubang,
nyeri,
peradangan,
perih,
pulpa,
rahang,
sakit gigi,
sikat gigi
Kamis, 27 Oktober 2016
Pentingnya Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut
Dari berbagai hasil penelitian menunjukkan bahwa orang yang kurang memperhatikan atau menjaga kesehatan gigi dan mulut dapat berakibat atau menyebabkan berbagai penyakit yang serius. Gigi merupakan salah satu bagian yang sangat penting pada tubuh manusia, jika gigi Anda bermasalah (sakit gigi) maka Anda akan mengalami kesulitan berbicara, makan dan menyebabkan aktivitas sehari-hari akan terganggu.
Jika kita mengabaikan kesehatan gigi dan mulut, maka akan menjadi sarang kuman di dalam rongga mulut yang dapat berakibat kerusakan gigi. Kerusakan gigi diawali dengan proses terjadinya karies dan peradangan yang berawal dari sisa-sisa makanan yang dibiarkan sehingga lama kelamaan akan terjadi pembusukan dimana kuman yang ada di rongga mulut (Lactobacillus acidophillus)mengubah sisa makanan menjadi asam.
Gigi dan mulut adalah panca indra vital yang patut diutamakan pemeliharaannya. Oleh sebab itu menjaga kebersihan mulut dan gigi sangat wajib Anda lakukan sebelum terlambat atau penyakit lain datang. Salah satu cara yang sederhana untuk menjaga kebersihan mulut dengan menyikat gigi secara rutin dengan pasta gigi Winz dan dilengkapi dengan penggunaan obat kumur (mouthwash) yang efektif dan aman (tidak menimbulkan iritasi pada mukosa).
Meskipun banyak orang yang sudah merasa nyaman membersihkan gigi dan mulut dengan hanya menyikat gigi saja. Namun, ada sebagian orang yang masih belum lengkap dan nyaman rasanya jika belum menggunakan mouthwash. Bagi sebagian orang, menjaga kesehatan mulut tidak hanya dengan rajin menggosok gigi secara teratur. Menggunakan mouthwash bisa menjadi alternatif tambahan agar kesegaran mulut dapat terus terjaga.
Menggunakan mouthwash setiap hari secara rutin dapat mencegah plak mengeras, serta membantu mengurangi kemungkinan penyakit gusi, gigi berlubang dan infeksi bakteri pada mulut. Namun, terlalu banyak juga tidak baik bagi kesehatan mulut lantaran dapat menyebabkan plak gigi berlubang dan penyakit gusi.
Untuk menhindari resiko kesehatan yang serius, inilah tips menjaga kesehatan gigi dan mulut agar selalu fresh :
- Melakukan Cek-up ke Dokter Gigi
Kebanyakan mereka yang mengalami masalah pada gigi dan mulutseperti gigi berlubang, bau mulut dikarenakan plak yang menempel dan sebagainya, takut untuk pergi kedokter gigi dikarenakan kemungkinan mengikuti persepsi orang lain atau dirinya sendiri. Gigi dan Mulut sangat erat kaitannya. Misalnya saja permasalahan bau mulut yang berkemungkinan besar berasal dari sisa-sisa yang terdapat pada sela-sela gigi, gigi yang sudah berlubang, karang gigi dan sebagainya.
Berkunjung kedokter gigi tak mesti jika gigi baru mengalami sakit.melakukan cek-up rutin pada ukuran normalnya
setiap 6 bulan sekali. Dokter gigi akan memberikan solusi terbaik pada gigi anda.
- Membersihkan Mulut dan Gigi Secara Rutin
Aktivitas menggosok gigi perlu dilakukan rutin minimal 2 kali dalam sehari, pagi dan malam hari. Hal ini untuk menjaga nafas agar tetap fresh dan menghilangkan bakteri dan kuman dalam mulut. Dalam menyikat gigi, sikatlah dengan benar, misalnya pada sela-sela, bila perlu gunakan benang gigi untuk menghilangkan sisa makanan yang menyangkut (flossing).
Hal ini juga perlu dilakukan pada bayi, membersihkan dengan lembut gigi bayi yang baru tumbuh, gusi dan lidahnya dengan kain yang hieginis dan lembut. Begitu juga pada anak-anak, perkenalkan sejak dini untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut.
- Mengkonsumsi Makanan dan Minuman Yang Sehat
Menjaga asupan makanan dan minuman adalah hal yang tepat. Seperti tidak merokok ataupun meminum-minuman beralkohol. Mengkonsumsi makanan yang tidak mengandung gula berlebih. Atay anda dapat membaca tips minuman dan makanan pencegah bau mulut.
- Kumur-Kumur Sebelum dan Sesudah Makan
Sebelum makan sebaiknya kumur-kumur terlebih dahulu agar kuman dan bakteri tidak ikut terkunyah atau masuk ke dalam sistem pencernaan secara berlebih. Begitu juga sebalinya, sesudah makan sangat dianjurkan untuk berkumur, hal ini dilakukan untuk menghindari sisa-sisa makanan yang masih menempel disela-sela gigi.
- Menjaga Kebesihan Sikat Gigi
Tak banyak orang yang menyadari, sikat gigi begitu banyak mengandung kuman dan bakteri. Sebaiknya sebelum bersikat, sikat gigi dicuci terlebih dahulu. Ini untuk mengurangi penyebaran kuman dan bakteri masuk ke mulut saat menyikat gigi.
Nah, inilah tips tentang pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut, karena Dengan memperhatikan kesehatan gigi dan mulut, selain membuat tubuh sehat juga dapat memberikan rasa percaya diri dalam melakukan aktivitas harian Anda. semoga Anda juga sering merapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Terima Kasih..
Label:
bakteri,
kesegaran mulut,
kesehatan gigi,
kuman,
membersihkan mulut,
mouthwash,
mulut,
panca indra,
rongga mulut,
sikat gigi
Langganan:
Postingan (Atom)





