Senin, 07 November 2016

Benarkah Naga Itu Nyata di Dunia ini atau Hanya Sebuah Legenda ?




Misteri mengenai keberadaan ular naga sangat menarik untuk dikupas lebih lanjut. Banyak orang yang percaya akan keberadaan naga. Di China, keberadaan naga sangat diakui dan merupakan simbol dari kekuatan dan juga spiritual. Naga dianggap sebagai mahluk yang menandakan karma baik dan juga memberikan pembinaan bagi mereka yang ingin belajar ilmu spiritual dalam waktu yang lama. Dalam hal ini, tentu saja naga memperoleh kedudukan yang sangat terhormat.

Dalam beberapa agama dan keyakinan tentu saja ada beberapa jenis naga yang memiliki definisi tersendiri. Dalam agama budha, anda akan menemukan bahwa naga merupakan simbol dari pendamping dan juga pelindung untuk umat Budha.

Naga adalah mahluk yang berbentuk seperti ular. Bedanya adalah naga memiliki tangan dan kaki yang menyerupai kadal. Selain itu, beberapa filosofi bahkan mengatakan bahwa naga memiliki kemampuan untuk menyemburkan api. Inilah yang kemudian membuat naga tersebut memiliki bentuk dan juga ketangguhan yang sangat luar biasa. Naga juga memiliki beberapa keunikan tersendiri. Contohnya adalah ketika anda mendengar nama Hydra. Hydra adalah naga yang sangat terkenal dalam mitos Yunani. Jenis naga yang satu ini memiliki kepala dengan jumlah 5 buah dan tentu saja memiliki kekuatan yang sangat luar biasa. Naga jenis yang satu ini juga memiliki kulit yang kuat sehingga akan mampu untuk memberikan sesuatu yang sangat luar biasa. Bukan hal yang mustahil jika naga ini juga menjadi sebuah simbol yang sangat luar biasa.

Akan tetapi, ada juga naga lainnya yang berasal dari kepercayaan china yaitu naga yang memiliki tanduk dan biasa disebut dengan naga yang memiliki kulit putih. Bagaimana asal-usul dari naga tersebut? Banyak yang mengatakan bahwa naga adalah mahluk yang dulu pernah ada dan hidup di masa lalu. Naga tersebut juga memiliki bentuk yang sangat mengerikan dan besar sebagaimana T-Rex atau Gigatosaurus. Tentu saja penampilan dari naga tersebut juga beda dibandingkan dengan yang anda bayangkan. Ada juga yang mengatakan bahwa naga itu dulunya merupakan jelmaan dari komodo raksasa. Dengan adanya naga tersebut maka banyak para ilmuwan yang ingin meneliti lebih jauh mengenai keberadaan dari mahluk yang satu ini.

Naga merupakan salah satu unsur terpenting dalam kehidupan bangsa China. Hal ini dapat dilihat dari budaya China yang hampir semuanya berhubungan dengan hewan legenda ini. Sebaliknya, para peneliti telah lama meyakini bahwa naga hanyalah merupakan mahkluk khayalan semata yang hanya hadir dalam legenda-legenda klasik.

Namun sebuah penemuan pada tahun 1996 seolah menjawab keragu-raguan para ahli. Para arkeolog di China berhasil menemukan fosil naga ini di Desa Guanling, Kota Anshun, China. Penemuan ini membuktikan bahwa hewan yang dikeramatkan ini pernah ada.

Dalam bingkai ilmu pengetahuan, naga merupakan reptil yang hidup di samudra pada masa Triasik sekitar 200 juta tahun yang lalu. Naga merupakan makhluk amfibi, ia banyak menghabiskan waktunya di air dan terkadang berjalan ke daratan. Naga merupakan legenda yang tidak bisa dipisahkan dengan kehidupan masyarakat China. Hewan dari masa lalu ini, sering hadir dalam kisah-kisah masa lalu China dan dianggap sebagai makhluk yang istimewa. Orang Mandarin juga meyakini bahwa mereka adalah titisan dari naga.

Hal inilah yang membuat penemuan pada tahun 1996 ini di sambut baik masyarakat. Fosil naga yang ditemukan di Desa Guanling itu dilengkapi dengan sepasang tanduk di atas kepalanya. Wujud dari naga ini menyerupai hewan legenda yang sering terdapat dalam legenda. Fosil ini dalam kondisi baik dengan Panjangnya keseluruhan mencapai 7,6 m, kepalanya 76 cm dan lehernya 54 cm. Tubuhnya memiliki panjang 2,7 m serta lebar 68 cm, dan buntutnya 3,7 m.

Kepala naga ini berbentuk segitiga, dengan lebar mulut 43 cm. Bagian terlebar di kepala naga ini mencapai 32 cm, kedua tanduknya, dengan bentuknya yang simetris menjulang dari bagian terlebar tersebut dan berukuran 27 cm. Tanduknya berbentuk agak sedikit melengkung serta condong ke samping, sehingga semakin membuat fosil tersebut menjadi seperti naga dalam legenda. Fosil itu pada akhirnya dipamerkan pada tahun 2007 di Xinwei Ancient Life Fossils Museum di Anshun, Guizhou, China.

Tak pelak lagi, penemuan ini benar-benar mengegerkan masyarakat. Karena ini adalah pertama kalinya bagi China untuk menemukan sebuah fosil “naga” yang dilengkapi sepasang tanduk. Penemuan ini menyajikan bukti tentang kemungkinan naga memiliki tanduk. Penemuan fosil ini memberi informasi ilmiah yang penting bagi manusia untuk melacak asal-usul legenda naga di China.

Penemuan lainnya terjadi di Provinsi di dekat sebuah desa di Fuyuan, China baratdaya pada tanggal 22 Januari 2007. Penduduk setempat menemukan fosil naga berukuran kecil yang telah melekat pada lempengan batu di dalam sebuah gua di atas sebuah bukit.

Sebelumnya, untuk membuktikan keberadaan naga itu, para arkeolog China melakukan ekskavasi sejak tahun 1983 di beberapa lokasi yang diyakini pernah ditinggali oleh peradaban China kuno. Ekskavasi pertama dilakukan di sekitar Desa Niuheliang, di kaki Gunung Merah (Red Mountain). Tepatnya, berada di lokasi lembah Sungai Liachoe. Dari beberapa temuan membuktikan, bahwa di daerah ini pernah ditinggali sebuah peradaban kuno yang cukup maju ribuan tahun silam.

Pada penggalian pertama, para arkeolog menemukan dua potongan batu giok berbentuk seekor naga. Giok naga ini diukir secara halus, berwarna hijau transparan. Penemuan pertama ini, menurut para arkeolog sangat berharga. Dari bukti itu terlihat peradaban ribuan tahun silam memang sudah mengenal budaya ukiran yang sangat halus dan tak kalah indah dengan hasil pahatan zaman sekarang

Penggalian hingga tahun 2003 itu melibatkan puluhan arkeolog dari Research Institute of Lioning Province, dan telah menyelesaikan pekerjaan pada 16 situs. Mereka mengaduk-aduk situs pada areal 1.576 meter persegi. Menggali enam kuburan kuno yang diduga adalah kuburan para pimpinan masa itu.

Dari hasil penggalian itu, ditemukan 479 potong bukti-bukti yang mengarah tentang keberadaan ular naga, dalam bentuk fosil rahang dan bagian tubuh lainnya yang diduga merupakan bagian tubuh dari seekor ular besar. Termasuk tiga potong patung naga yang terbuat dari batu giok halus, yang ditemukan dari kuburan kuno. Konon temuan giok patung naga itu, hampir sama dengan temuan hasil ekskavasi di Desa Sanxingtala pada tahun 1970. Desa ini masuk dalam wilayah Kota Cipeng di Monggolia Dalam.

Profesor So Bingqi, seorang arkeolog terkenal di China dan merupakan Ketua Asosiasi Arkeolog Cina mengungkapkan, temuan terbaru itu masih harus diteliti lebih jauh. Terutama dengan uji karbon, untuk menentukan umur binatang purba itu dan merekonstruksi seluruh bentuk fisiknya.

Penggalian dilakukan lebih dalam lagi, untuk mencari bagian fosil lainnya yang bisa membuktikan, apakah fosil itu merupakan binatang melata biasa atau memang seekornaga yang diduga hidup lebih muda beberapa ribu tahun dari zaman binatang purba Dinosaurus, T-Rex, Brontosaurus dan binatang-binatang purba lainnya.

Namun dari ukuran tubuh, yang bentuknya lebih kecil dibandingkan dengan sejenis dinosaurus, diduga kuat temuan itu memang adalah sejenis ular pemangsa. Karena terlihat dari taringnya yang sangat tajam yang mengarah ke dalam, seperti halnya pada binatang pemangsa lainnya yang ditemukan lebih dahulu seperti T-Rex.

Naga yang ada dalam sejarah China ada banyak sekali jumlahnya. Dalam hal ini, naga dalam mitologi China juga akan mampu untuk memberikan sebuah penampilan yang sangat tangguh dan juga istimewa. Tentu saja hal ini akan mampu membuat naga tersebut sangat mudah untuk dikenal oleh banyak orang. Naga merupakan sosok yang sangat luar biasa dan istimewa. Tidak heran jika naga bisa menjadi sosok mahluk yang disukai oleh banyak orang di seluruh dunia.


Nah, bagaimana menurut Anda apakah Naga itu memang nyata atau hanya sebuah legenda?


3 komentar:

  1. AJOQQ menyediakan 8 permainan yang terdiri dari :
    Poker,Domino99 ,BandarQ,BandarPoker,Capsa,AduQ,Sakong,Bandar66 ( NEW GAME )
    Ayo segera bergabung bersama kami di AJOQQ :)
    Bonus : Rollingan 0.3% dan Referral 20% :)

    BalasHapus
  2. AJOQQ menyediakan 8 permainan yang terdiri dari :
    Poker,Domino99 ,BandarQ,BandarPoker,Capsa,AduQ,Sakong,Bandar66 ( NEW GAME )
    Ayo segera bergabung bersama kami di AJOQQ :)
    Bonus : Rollingan 0.3% dan Referral 20% :)

    BalasHapus
  3. Daftar sekarang dan pasang jagoammu (Upd4te Bett1ng)
    minimal depo/wd hanya 50rb

    BalasHapus